Sumber : Harian Sumut Pos
11:09 | Friday, 6 November 2009
Dugaan Korupsi Panthergate Langkat
LANGKAT- Selama 10 jam menjalani pemeriksaan untuk dimintai keterangan di hadapan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Rasuna Said Jakarta Selatan Rabu (4/11) lalu, bukan membuat Abdullah Abdurrahim takut. Mantan anggota DPRD Langkat periode 1999-2004 dari Partai Bulan Bintang (PBB) malah senang dan lega. Soalnya ia telah mengungkapkan semua persoalan terkait kasus dugaan korupsi APBD Langkat TA 2000-2007 senilai Rp102 miliar kepada KPK.
“Rabu kemarin (4/11), saya dimintai keterangan KPK selama 10 jam, mulai dari pukul 10.00 hingga pukul 20.00 WIB, meski pemeriksaan berlangsung lama, tapi saya lega setelah memberikan keterangan yang diminta penyidik KPK,” bilang Abdullah ketika dikonfirmasi via selulernya, Kamis (5/11).
Dalam pemeriksaan tersebut, dirinya dicecar banyak pertanyaan. “Wah, nggak tahu lagi saya berapa jumlah pertanyaannya, bayangkan dari jam 10 pagi hingga jam 8 malam hanya tiga kali istirahat, mungkin ratusan pertanyaan sudah saya jawab,” akunya bersemangat. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: ARTIKEL, Curhat, Google Adense, Melayu, NGO, PILGUBSU 2008, Paypal, Paypal preview, Pilgubsu, Polri, Selebritis, Syamsul Arifin, Tak Berkategori, berita, berita utama, eBook adense, education, hukum, hukum dan kriminal, ijazah palsu di indonesia, ijazah palsu pejabat sumut, kemiskinan, kesehatan, korupsi, kriminal, langkat, lintas berita, north sumatera, opini, pendidikan, penjajahan, perguruan tinggi, policy and sex, politik, scandal, sumatera, sumatera utara, tokoh indonesia, umum | 1 Komentar »
































