Dugaan Penyelewengan Raskin Rp1 M, Dilapor ke Kejari Stabat

sumber : www.harianorbit.com

Langkat-ORBIT: Ada aroma penyimpangan pendistribusian Beras untuk Masyakat Miskin (Raskin) di Desa Securai Selatan, Kecamatan Babalan, Langkat.
Informasi dihimpun Harian Orbit, Rabu (29/8), setelah melakukan investigasi atas kasus itu, Kelompok Studi dan Edukasi Masyarakat Marginal (K-SEMAR) menduga penyelewengan itu mengakibatkan negara merugi hingga Rp1 miliar. Baca lebih lanjut

K-SEMAR Tuding Kejari Stabat ‘Peti-eskan’ Korupsi Langkat

sumber : www.harianandalas.com

Stabat- andalas, Kejaksaan Negeri (Kejari) Stabat tahun 2011 lalu diduga sengaja “mempetieskan” sejumlah perkara tindak pidana korusi yang kemungkinan merugikan keuangan negara milyaran rupiah.

Padahal bukti-bukti permulaan terjadinya Tindak Pidana Korupsi (TPK) tersebut jelas terlihat pada laporan pengaduan dan lampiran yang disampaikan oleh Kelompok Studi dan Edukasi Masyarakat Marginal (K-SEMAR) Sumut sebagai pelapor.

Dugaan ini disampaikan oleh Koordinator K-SEMAR Sumut, Togar Lubis, SH, MH, kepada sejumlah wartawan di Stabat, usai melaporkan kembali perkara-perkara tersebut kepada Kejari Stabat, Senin (16/4). Baca lebih lanjut

K-SEMAR Ungkap Penipuan CPNS di Langkat 2010

sumber : http://www.harianorbit.com

Medan-ORBIT: Dugaan penipuan dan pemalsuan Surat Keputusan (SK) pengangkatan PNS Langkat menggunakan kop surat Badan Kepegawaian Nasional (BKN) menguak ke permukaan.
Kelompok Studi dan Edukasi Masyarakat Marginal (K-SEMAR) Sumatera Utara, meminta Kabareskrim Polri memerintahkan Poldasu menyelidiki kasus yang terjadi di Kabupaten Langkat tahun 2010 lalu. Baca lebih lanjut

Kades di Tj Pura Gunakan Gelar Sarjana ‘Aspal’

sumber : http://harianandalas.com

Stabat-andalas, Sejumlah kepala desa (Kades) di Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, diduga menggunakan ijazah kesarjanaan aspal (asli tapi palsu). Salah seorang di antaranya adalah Kades Pantai Cermin berinisial SY, yang mencantumkan gelar Sarjana Ekonomi (SE) di depan namanya.

Hal ini diungkapkan Koordinator Kelompok Studi dan Edukasi Masyarakat Marginal (K-SEMAR) Sumut, Togar Lubis SH MH, kepada sejumlah wartawan di Stabat, kemarin. Baca lebih lanjut

Ribuan Hektar Hutan SM Langkat Timur Laut Jadi Kebun Sawit

sumber : http://www.analisadaily.com

Stabat, (Analisa). Koordinator Kelompok Study dan Edukasi Masyarakat Marginal (K-SEMAR) Sumut, Togar Lubis SH mengatakan, saat ini ribuan hektar hutan kawasan Suaka Margasatwa (SM) Langkat Timur Laut yang meliputi Kecamatan Secanggang dan Tanjung Pura Kabupaten Langkat, kini beralih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit milik penguasa dan pengusaha di Sumut.
“Ribuan hektar kawasan hutan Suaka Marga Satwa Langkat Timur Laut yang meliputi Kecamatan Secanggang dan Tanjung Pura, kini telah beralih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit. Namun kenapa BBKSDA terkesan diam saja, padahal kerusakan kawasan ini menyebabkan penderitaan bagi masyarakat sekitar, khususnya para nelayan tradisional yang bermukin di pesisir pantai,” ujar Togar Lubis kepada Analisa, Senin, (2/4) di Stabat. Baca lebih lanjut

MEMBANGUN KESADARAN KRITIS “Mengkritisi Tanpa Melukai”

MEMBANGUN KESADARAN KRITIS

“Mengkritisi Tanpa Melukai”

Oleh : Togar Lubis *

A.     Pendahuluan

Kata kritik dirasa berkonotasi buruk, lihat saja, tidak sedikit orang yang merasa terhina jika mendapatkan kritik dari orang lain. Dalam ilmu Marketing, Kritik adalah hal yang diharamkan, bahkan Motivator dan Inspirator serta pendiri Carnegie Insititute terkenal Amerika Serikat Dael Carnegie mengatakan, Kritik adalah hal yang sia-sia karena menempatkan seseorang dalam posisi defensif dan biasanya membuat orang itu berusaha mempertahankan dirinya. Kritik itu berbahaya, karena melukai rasa kebanggaan seseorang, melukai perasaan pentingnya dan membangkitkan rasa benci. Baca lebih lanjut

P2TP2A : Guru Diminta Lindungi Anak Didik

sumber : http://www.medanbisnisdaily.com

MedanBisnis –Langkat. Para kepala sekolah dan dewan guru diminta bertanggung jawab atas keamanan, kenyamanan baik secara fisik maupun kejiwaan termasuk memberikan perlindungan terhadap anak didik selama mengikuti proses pembelajaran di sekolah.

Foto: SOSIALISASI Para kepala sekolah mulai tingkat SD, SMP dan SMA/SMK termasuk penilik dari Kecamatan Babalan P Brandan terlihat sedang serius mengikuti acara sosialiasi Undang-Undang Perlindungan Anak di Gedung PKK Stabat yang digelar oleh KPAI dan Dinas P&P Langkat. (n medanbisnis/ilyas effendy)


Permintaan itu disampaikan Koordinator Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP 2A) Kabupaten Langkat Togar Lubis SH, saat menyajikan makalah Undang-Undang Perlindungan Anak dan Prilaku Kekerasan di Dunia Pendidikan dalam acara Sosialisasi UU Perlindungan Anak yang digelar KPAI bekerja sama dengan Dinas P&P Langkat sejak Senin (21/11) hingga Selasa (6/12) di Gedung PKK Stabat. Baca lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.