sumber : Harian Sumut Pos
Friday, 5 February 2010

Beginilah kualitas rehab sekolah SDN 057215 Paya Rengas, Kec. Hinai, Langkat mempergunakan DAK. Terlihat jelas bahwa jalusi kusen pintu adalah kayu berkualitas buruk yang tidak sesuai dengan Juknis Permendiknas No.3 tahun 2009. Photo diambil tanggal 1 Pebruari 2010 (Dok.K-SEMAR)
LANGKAT-Rehabilitasi SD penerima dana alokasi khusus (DAK) di Langkat disoal. Pasalnya, banyak keganjilan pada bangunan gedung yang direhab, antara lain di SDN 057215 Paya Rengas, Kecamatan Hinai, Langkat.
Menurut informasi, sekolah yang dipimpin Awaluddin ini telah menerima DAK sejak tahun 2007 sebesar Rp250 juta dan tahun 2009 sebesar Rp210 juta. Tahun 2007 pihak sekolah hanya membangun tiga kelas dan satu kamar mandi. Tahun 2009, juga dibangun 3 kelas, satu ruang guru dan ruang UKS. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: ARTIKEL, Curhat, Google Adense, Melayu, NGO, PILGUBSU 2008, Paypal, Paypal preview, Pilgubsu, Polri, Selebritis, Syamsul Arifin, Tak Berkategori, berita, berita utama, eBook adense, education, hukum, hukum dan kriminal, ijazah palsu di indonesia, ijazah palsu pejabat sumut, kemiskinan, kesehatan, korupsi, kriminal, langkat, lintas berita, north sumatera, opini, pendidikan, penjajahan, perguruan tinggi, policy and sex, politik, scandal, sumatera, sumatera utara, tokoh indonesia, umum | 1 Komentar »
































