Istri Gus Dur Salat Magrib di Aula Gereja


Ni berita baru basi lagi dari abu syaima, berkenaan dengan keluarga Gusdur, kali ini kami akan mengangkat beritanya ibu Sinta Nuriyah,
emang sih udah basi tapi tidak ada salahnya jika kami angkat kembali, agar bisa dibandingkan dengan sekarang, dan kami juga minta pendapatnya dari para pengunjung blog kami, mungkin memberikan pendapatnya tentang kasus ini, benar atau salah silahkan kasih komentar and masukannya…………..
khususnya bagi ulama atau orang yang faham tentang diin, mungkin bisa ngasih masukan tentang hukum dari kasus ini, supaya ummat tidak dibuat bingung……………….

Tak banyak tokoh di Indonesia seperti keluarga Gus Dur yang berani “melanggar kebiasaan” jamaknya umat muslim.

Berikut adalah berita Detik News yang juga dikutip sejumlah koran terbitan daerah maupun Jakarta.

MENGUSUNG ISU MULTIKULTURALISME, istri Gus Dur, Shinta Nuriyah Wahid berbuka puasa bersama dan shalat Maghrib di Gereja Salib Suci di Jalan Kemuning Bandung, Sabtu (15/9/2007). Buka puasa bersama yang diprakarsai oleh LSM Puan Amal Hayati ini, melibatkan sedikitnya seratus anak jalanan di Bandung.

Sekitar pukul 17.20 WIB, Shinta dan rombongan datang yang disambut oleh anak jalanan yang sudah berkumpul sejak pukul 16.00 WIB. Acara buka puasa ini dilakukan di halaman samping gereja. Sementara di dalam gereja sendiri sedang dilaksanakan misa. (more…)

11 Tanggapan

  1. mau mengundang untuk acara kopdar BloggerSumut tanggal 20 juli ini
    silahkan mampir di blog saya , dan juga di postingan ini
    bloggersumut.wordpress.com
    terima kasih

  2. nih orang makin error aja, kayaknya mesti di restat, apa klo perlu di turn of aja…..

  3. ck ck ck. makin kacau aja ni orang

  4. Dulu ketika Umar menaklukkan Jerusalem, rahib setempat mempersilakan sholat di gereja. Umar menolak dan berkata, kalau aku shalat di gerejamu, orang-orang setelah aku akan mengikutiku dan gereja-gerejamu akan diruntuhkan.
    Toleransi diajarkan dalam Islam, tetapi hanya masalah duniawi. Untuk ibadah, tidak ada toleransi. Silakan beribadah di tempatnya sendiri dengan caranya sendiri. Gitu aja kok repot!

  5. pada error deh orang2

  6. sempat-sempatnya sholat digereja. padahal tidak semua orang islam mau sholat, tapi karena tidak sempat di mesjid, jadi sholat digereja. kira-kira hukumnya sholat digereja gimana ya?

  7. saya kira bukan tempatnya (kebetulan gereja) akan tetapi memenuhi syarat atau tidak. Mesjid Al Aqso dan Beberapa Mesjid di Turki juga dulunya gereja, tapi kemudian distandarisasi sesuai dengan Islam.

    Bagaimanapun, kita hormati keputusan orang cacat itu, toh kalau dia bisa jalan sendiri, saya yakin dia akan melangkah ke mesjid terdekat…..

  8. salam hormat.

    umur yang semakin tua, mudah-mudahan menyadarkan untuk segera bertobat.

  9. yang penting niatnya mas
    allah swt tau mana yang bener
    jangan su’udzon

  10. Sejauh yg saya tahu,..Alloh.swt belum pernah melarang manusia mau berbuat apa saja, apalagi melaksanakan ibadah, karena alloh tidak perlu ibadahnya manusia,..itu terserah mereka mau ibadah atau tidak. Begitu juga mau gimana cara ibadahnya dan di mana ibadahnya. Dan kalaupun ada himbauan / contoh seperti yg telah di contohkan oleh orang sebelum kamu itu hanyalah pendapat nya saja sebagai manusia sesuai kemampuan dan kondisinya pada saat dia berpendapat,…menurut saya masalah hukumnya istri gus dur sholat di halaman gereja. tanya aja niat dan tujuannya,..karena menurut saya dari niat dn tujuan nya itu akan tercermin hukumnya..!

  11. saya dukung istrinya gus-dur, Allah mustahil membenci tindakannya

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: