Rela Ditiduri Kapolsek Asal Ibu Bebas, AKP Sofyan Siap Gugat Balik


sumber : Pos Metro Medan
HEADLINE
Rabu, 17 Maret 2010

CM yang "diperkosa" itu (Photo/PM/Darwis)

STABAT-Saat menjemput pembebasan ibunya dari sel Polsek Brandan, seorang cewek 21 tahun malah ditiduri sang Kapolsek. Kisah pilu ini diulang korban bersama ibunya, Nafsiah (43), pada sejumlah anggota DPRD Langkat di Stabat, dua hari (15/3) lalu.

Menurut korban, CM, aib padanya terjadi di ruang kerja Kapolsek Brandan AKP M Sofyan, sore 8 Desember 2009. Sore itu, dengan tubuh dibalut daster, CM mendatangi Mapolsek Brandan guna menjemput ibunya, Nafsiah, yang telah 5 hari dibui akibat kasus penganiayaan (baca: ‘Rusa’ Polisi Awal Petaka). Tapi kedatangan CM belum serta merta membuat ibu kandungnya bebas. Pembebasan Nafsiah masih menunggu tanda tangan Kapolsek.

”Dibilang bapak polisi itu, kalau sudah ditandatangani Kapolsek surat pelepasannya, mamak barulah bisa pulang,“ kata CM yang tiba di Polsek Brandan sekitar pukul 16.00 WIB.

Beberapa saat setelah melihat ibunya di dalam sel, masih di Polsek itu, CM didatangi Puput. Inilah lelaki yang membuat ibunya meringkuk di bui. Agar ibunya cepat bebas, Puput mengajak CM ke ruangan Kapolsek. Tapi usai masuk ke ruangan orang nomor satu di Polsek itu, Puput meninggalkan CM berdua dengan AKP Sofyan, sang Kapolsek.

Lalu, kata CM, “Aku disuruh mijitin badan bapak itu. Katanya kalau aku nggak mau, nanti dia nggak mau menandatangani surat bebas dan mamakku nggak bisa dikeluarkan. Karena kasihan melihat mamak di dalam sel, aku turuti saja perintah bapak Kapolsek. Begitu tanganku memijit bahunya, ia langsung merangkul tubuhku dan menidurkanku di atas kursi sofa.”

Sadar akan dicabuli, CM pun melawan. “Aku berontak sekuat tenaga melepaskan cengkaramannya, tapi badan bapak Kapolsek yang tinggi tegap itu tak mampu kulawan, apalagi dia bilang kalau aku nggak mau melayaninya mamakku nggak akan dibebaskannya. Dengan terpaksa aku membiarkan saja pakaian dalam yang kukenakan dipeloroti bapak itu.” Ya, CM mengaku ditiduri AKP Sofyan.

“Udah siap dia menyetubuhiku, Kapolsek lalu menyuruh aku membelikannya sebotol Aqua, pakai uangku sendiri. Setelah Aqua kubelikan, bapak itu masih sempat marah denganku. ‘Kok lama kali kau beli Aqua aja’.“ Tapi agar ibunya cepat bebas, CM mengaku diam saja meski dibentak usai ditiduri.
Sore itu, sekira pukul 17, Nafsiah dikeluarkan dari selnya. CM pun menyambut ibunya guna pulang ke rumah mereka di kawasan Kel. Brandan Timur. Tapi saat perjalanan pulang, CM yang tak bisa menahan aib yang baru dirasanya, langsung menceritakan aksi Kapolsek pada ibunya.
“ Mak! Tadi aku diperkosa sama Kapolsek di ruangan kerjanya,“ ketus CM kepada ibunya yang kontan kaget setengah mati. “Kalau memang Kapolsek minta imbalannya anumu, bagusan aku nggak keluar penjara seumur hidup,“ Nafsiah berurai air mata mengenang tragedy itu. Tak ingin puterinya hamil, Nafsiah langsung membawa CM ke bidan. Peristiwa ini pun mereka rahasiakan pada ayah CM, Abdul Malik (45).

Praktisi Hukum Temukan Bukti

Begitu bebas dari bui, Nafsiah langsung jatuh sakit. Itu karena dia stress memikirkan aib yang dialami puterinya. “Kami nggak tau lagi mau mengadu ke mana, karena setiap kali kami hendak melapor semua orang bilang nanti bahaya melaporkan Kapolsek karena dia aparat penegak hukum,” kata Nafsiah.

Ibu CM ini bercerita. Beberapa hari lalu dia didatangi beberapa orang mengaku oknum wartawan dan LSM. “Waktu itu mereka menawarkan agar tetap merahasiakan masalah ini kepada siapapun dan untuk uang tutup mulut sebesar Rp 10 juta dari Kapolsek. Tapi kami nggak mau uang, harga diri kami sudah diinjak-injak. Biarlah kami anak-beranak mati tak makan di sini, tapi kami nggak terima diperlakukan seperti ini,“ isak Nafsiah sambil memegan kepalanya yang ditempel koyok.

Menyusul Nafsiah dan CM mengadu ke gedung DPRD Langkat di Stabat, sejumlah praktisi hukum mengaku siap mendampingi anak beranak itu menempuh jalur hukum.

Syahrial SH dari Divisi Advokasi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak ((P2TP2A) Kabupaten Langkat adalah salah satu yang siap meneruskan kasus ini Propam Poldasu.

“Kita sekarang sedang mencari alat bukti atau bukti yang dapat menguatkan adanya kejadian ini. Sejauh ini kita ada menemukan beberapa bukti petunjuk, seperti orang yang membawa korban masuk ke dalam ruangan Kapolsek waktu itu serta yang melihat korban keluar maupun masuk ke dalam ruangan itu,“ kata Syahrial.

Sementara, anggota DPRD Langkat dari PKS, Makruf, yang datang sendiri ke rumah Nafsiah guna mendengar kisah ini, mengaku amat prihatin. “Kalau lah benar perbuatan Kapolsek itu, jelas oknum ini harus diberikan sanksi hukum yang tegas, bila perlu Kapolres Langkat atau bapak Kapoldasu yang baru memecat petugas tak bermoral seperti ini. Kita sangat mendukung langkah korban yang akan membawa kasus ini ke ranah hukum biar persoalan ini jelas. Untuk itu kita juga siap mendampingi korban, karena tidak tertutup kemungkinan ada korban lain lagi yang tidak berani buka mulut, “ beber Makrub.

Dipolitisir?

Kapolsek Brandan AKP M Sofyan ketika kemarin dikonfirmasi POSMETRO MEDAN lewat seluler, mengaku semua keterangan CM palsu. Karena itu, kata AKP Sofyan, cewek itu harus siap menanggung resiko gugatan balik darinya.

Sofyan bahkan mengaku siap menanggung resiko kalau tudingan CM terhadapnya benar dan terbukti secara hukum. “Tapi kalau bicara masalah penyidikan kan harus ada pembuktian, jadi bisa nggak saya dibuktikan melakukan perbuatan itu, jangan direkayasa,“ kata Sofyan.

Sofyan menduga, kasus ini telah dipolitisir. Ia lalu menduga kaitannya dengan mutasi seorang anak buahnya, Aiptu Jendra Kesuma, ke Polres Langkat, belum lama ini. “Selama ini Jendra itu bertugas di Polsek Brandan, tapi beberapa waktu lalu terkena mutasi dan dipindahkan ke Polres Langkat. Mutasi itu bukanlah wewenang saya tapi Kapolres (Langkat). Kebetulan istri Jendra salah seorang anggota DPRD Langkat. Mungkin saat ini mereka tidak puas dan mengangap saya yang salah dan disalahkan dalam hal perpindahan itu. Beberapa Minggu lalu setelah mutasi itu dikeluarkan, ada seorang anggota DPRD melakukan intervensi kepada saya atas pindahnya Jendra,“ terang Sofyan.

“Waktu itu,” sambungnya, “anggota DPRD Langkat itu menanyakan kepada saya soal dasar pemindahan Jendra ke Polres. Dan sekarang saya direkayasa lagi dengan menuduh saya telah melakukan pelecehan seksual terhadap seorang anak perempuan. Anak perempuan itu siapa, perempuan baik-baik atau perempuan tidak baik? Atau memang (tudingan itu sengaja) diciptakan? Kalau saya terbukti melakukan, saya siap menangung resikonya. Tapi kalau tidak terbukti, dia juga harus siap menangung resikonya. Ini sudah pembunuhan karakter namanya.”(wis)

‘Rusa’ Polisi Awal Petaka

DUA Desember 2009. Kawasan Jl. Stasiun, Kel. Brandan Timur, Pangkalan Brandan, mendadak ricuh. Seorang lelaki yang di lingkungan itu acap disebut sebagai ‘rusa’ atau kibus polisi, duel dengan seorang ibu rumah tangga. Nafsiah, dialah wanita nekat itu.

“Cemana saya nggak marah, masak limbah tahu yang bau itu disiramnya ke halaman rumah saya. Malah entah apa saja ulah Puput itu sama saya, makanya saya kesal kali,“ ujar Nafsiah soal sengketanya dengan Syahputra alias Puput Babe (26), ‘rusa’ itu.

Versi Nafsiah, saat bertengkar, Puput mencabut Senpi dan menodongkan senjata api itu ke arahnya. Tapi Nafsiah yang mengaku telah lama diperlakukan semena-mena, tak gentar. Puput bahkan dipukulnya. Inilah yang kemudian mengantar wanita ini ke bui. Ya, Puput melaporkan Nafsiah ke Polsek Brandan.

Terlihat beda dengan pengaduan Puput yang langsung direspon Polsek Brandan, pengaduan Nafsiah soal pengancaman Puput terhadapnya dengan menggunakan senpi malah seperti tak diterge aparat Polsek itu.

“Ibu jangan macam-macam, ibu bisa dijerat dengan pasal memberikan keterangan palsu yang ancamannya 7 tahun penjara,“ Nafsiah mengutip ucapan seorang oknum Polsek Brandan ketika akan mengadukan Puput.

Kecewa pengaduannya tak ditanggapi Polsek Brandan, Nafsiah lalu melapor ke Polres Langkat di Stabat. Di sana, pengaduannya diterima dengan bukti Nomor: STPL/452/XII/2009/LKt, ditandatangani Ka SPK B Aiptu R Sinurat tertanggal 2 Desember 2009. Tapi rupanya kabar Nafsiah melapor ke Polres Langkat sampai ke telinga aparat Polsek Brandan.

Sehari usai Nafsiah melapor ke Polres, tanpa ada panggilan dari Polsek Brandan, wanita ini pun ditangkap oleh Satuan Reskrim Polsek Brandan. Itu terjadi saat Nafsiah jalan-jalan dengan anaknya, CM.

“ NgGak ada surat panggilan dari polisi, tiba-tiba mamak ditangkap polisi dan langsung dimasukkan ke dalam sel,” bilang CM. Begitu ibunya gol, menurut CM, dengan lantangnya Kapolsek Brandan AKP M Sofyan berkata padanya. “Mana deking mamakmu, saya suka kalau ada dekingnya.”

Pihak keluarga lalu berupaya mengeluarkan Nafsiah dari dalam sel. Caranya, tentu lewat berdamai dengan Puput agar dia mencabut pengaduannya di Polsek. Setelah Nafsiah berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya serta memberi uang perdamaian senilai Rp 1,5 juta kepada Puput, maka pada 7 Desember 2009 perdamaian itu pun dilaksanakan, disaksikan beberapa saksi, seperti Zainal Abidin M (Kepling), Abdul Malik (suami Nafsiah), serta Lurah Brandan Timur Drs Jaman Ritonga. Demi mengurus perdamaian kasusnya, Nafsiah harus rela menjual sepeda motor kesayangannya.

Perdamaian dan pembebasan Nafsiah diakui Kapolsek AKP Sofyan. Menurutnya, penangguhan penahanan Nafsiah yang diminta sejumlah tokoh masyarakat Brandan

dilakukan karena tersangka harus mencari nafkah untuk anak-anaknya. Tapi, “Setelah kita lepaskan kok muncul masalah seperti ini, mungkin mereka inilah yang diperalat oleh istri Jendra itu untuk mengdiskreditkan saya biar citra saya jelek dan saya keluar dari Polsek Brandan ini. Saya sudah membaca tujuan mereka, saya sudah menemui Ketua Komisi I DPRD Langkat dan menjelaskan masalah ini. Saya sudah katakan, kalau kalian ingin majukan kasusnya silahkan saja, tapi kalau nantinya nggak terbukti karena kasus ini harus ada pembuktian maka kalian siap-siap saya tuntut,“ kata Sofyan. (wis)

131 Tanggapan

  1. g jelas lw kawan,,, lw aparat atau apiritttttttttttt….
    mati aj Polisi g jelasssssssssssss…….

  2. mati aj lw kawan,,, lw aparat atau apiritttt..
    polisi g jelas lw….

  3. Siapa yg menanam dialah yg menuai…….. Siapa yg salah pasti kan mendapatkan balasannya……

  4. Andaikan kejadian itu benar adanya …
    Inilah bukti kalau Seragam dan kekuasaan bisa menjadi predator kaum yg lemah.. bahasa kerennya Uniform homini Lupus.. Seragam adalah serigala bagi manusia lainnya.. hehehe
    Jgn terus jadikan bangsa ini bangsa ironis, orang yg pnya kuasa, punya pendidikan, punya sumpah, tahu ranah hukum terus2an memanipulasi hati nuraninya dan menjadikan kaum yg lemah sebagai Sarana hawa nafsunya..
    Sementara yg jujur dan berjalan lurus hny mjadi kaum marjinal.. Piss

  5. pening gw bacanya

    ya ampun police lg police lg oh no

  6. wah…semakin merusak citra korps sendiri nih…. ya para pimpinan, Tugas itu amanah bukan buat menakuti dan mengancam rakyat…

  7. Berita yang sangat menarik dan menggugah hati. Salut terhadap pos metro medan yang berani menuliskan permasalahan rakyat kecil. Mudahan keadilan bisa ditegakkan.

  8. ini polisi yang kaya gini nih harus di hajar berani nya pake senjata tangan kosong jg pasti kalah bakar ja klw terbukti bersalah

  9. Tak mungkin berani melaporkan seorang aparat kalau tak benar…pasti itu memang fakta yang nyata…

  10. polisi memang harusnya dibubarkan.mending diganti pramuka. siap…. grak!!!
    salam kenal

  11. ckckckckck……..??????????
    membingungkan……….

  12. Aparat oh aparat……

  13. klo emang benar ada kasus “pencabulan”, sungguh TERLALU

  14. Dengan Seragam Dan Kekuasan …. , Se Enak’a Melakukan Tindakan Yang Merugikan Kaum Lemah dan Ta’ Berdaya …

    Uwalah … Dimana Letak Hukum Dan Keadilan Bangsa Indonesia kalau Penegak Hukum’a Aja Seperti itu

  15. loh katanya polisi dah reformasi???

  16. f*cking bastard asshole. .

  17. anjriiit…..di potong aja kemaluan sang KAPLOSEK bejat

  18. [...] berharap mbak manis itu tidak diapa-apakan oleh polisi. Karena membaca beberapa berita miring  tentang polisi timbul was-was dalam hatiku. Aku hanya bisa berdo’a semoga Allah melepaskan beban yang [...]

  19. astaga
    bis agitu ya???

  20. Sangat disayangkan andai itu benar adanya…

  21. rasanya aku ingin keluar saja dari bangsa ini, aku takut (T_T)

  22. aduh,,,, pakpolisinya emang kecam yeah….
    udah di tiduri, malah disuruh belik aqua, pakek uang sendiri lagi :D

  23. Tetap saja mereka yg menang , toh mereka punya kekuasaan dan pintar memutar balik kan fakta ,rakyat kecil hanya bisa diam dan melihat saja

  24. POLISI MEMANG ANJINGGGGGGGGGGGGGGG!!!!

  25. kampret tu polisi.. emang udah sewajarnya negara ini gak usah pake polisi lagi.. udah dinaikin gaji, ternyata banyak yang belagu.. mending pake KPK aja..
    oh iya, http://www.thenoock.com

  26. biadab tu polisi.. mending gak usah pake polisi deh KPK aja udah cukup buat indonesia..

  27. Bukan rahasia lagi, banyak oknum polisi selalu menggunakan kekuasaandan pistolnya guna menakuti masyarakat, tetangga saya baru2 ini didatangi oknum polisi lengkap dengan mobil treknya, minta dibantu 1 kubik kayu, katanya untuk pembangunan kantor, yang tidak ada anggarannya, untungnya tetangga saya itu tidak memberikan. Bagaimana mungkin polri mau jadi penegak hukum, orang masuk polri aja harus bayar puluan sampai ratusan juta, belum kalau dinas keluar tidak diberi uang perjalanan oleh pimpinannya, belum lagi kebanyakan yang diterima polisi adalah orang-orang yang sudah putus sekolah.

  28. parah bener ya…cek..cek..cek…polisi terkadang begitu yah??

  29. polisi lagi polisi lagi…cape dyeeeehhhh… *sigh*

  30. Kapan yg namanya pejabat bs jaga nama baek, ancur mulu isinya

  31. Membaca saja udah jijik apalagi mengalaminya,si puput ini jg polisi ya? Aduh.. hampir semua polisi tdk berkelakuan baik.. selalu uang yg jd tujuan.moga yg benar itu benar dan yg salah itu salah.. tp sesungguhnya manipulasi dan korupsi dinegeri ini kian parah dr tingkat desa hingga pusat.. Maaf sdkit menyimpang

  32. terlalu…kata rhoma irama…

  33. oknum seperti itu pecat bae

  34. hahaha, hukum bisa di tukar guling ama selangkangan neh gan,kahwkahkhwkhakhwkhaaaak :lol:

  35. makanya butuh reformasi yang benar2 sinergi jangan dilakukan aparat saja tapi juga diawasi masyarakat secara transparan. infonya ditiap daerah bakal dibentuk badan anti mafia hukum, sayangnya yang direkom anggotanya kok aparat dan kejaksaan??? cape de????dagelan lagi??huahahahahaha

  36. gima mau bebas merdeka lagi klo negara kita acak adul….

  37. makanya seleksi calon polisi harus transparant, gak pake pelicin. apa adanya…

  38. Astagfirullahaladzim, bener2 dunia sudah edan.

  39. betapa bejatnya moralmu pak kapolsek

  40. Bawa aja polisinya dulu ke media cetak atau elektronik, biar para petinggi negara juga tahu kalau polisi sebagai pengayom masyarakat hanya sekedar selogan saja tapi nyatanya sebagai racun di masyarakat kita. semoga para bapak-bapak berdasi mendengarkan tangisan rakyat jelata, rakyat kurang mampu, rakyat yang butuh keadilan, rakyat butuh kenyamanan bermasyarakat bukan rakyat yang seenak-enaknya dijadikan kambing hitam atau melampiaskan otak bejat si para pejabat terhormat seperti polisi. semoga masuk neraka polisi tersebut bila berbohong. amin ya robbal alamin…..

  41. Indonesia makin hancur aja moralnya aparat penegah hukumnya aja tidak bermoral

  42. Baru kapolsek,arogannya bukan main, betapa bejatnya anda, bagaimana jika anakmu dibegituin orang lain…sadarlah kau..

  43. Manstaf Gan….pancung aja polisinya….

  44. blogwalkin’..

    Oknum Polisi yang seharusnya menjaga masyarakat untuk mematuhi hukum malah melanggar hukum. Bagi oknum polisi yang melakukannya seharusnya dihukum dengan hukuman yang lebih berat dari masyarakat biasa karena mereka orang yang lebih mengerti hukum.

    RAJAM PATUT DIBERIKAN BILA AKP SOFYAN BENAR TERBUKTI.

    http://cipnip.wordpress.com where news and entertainment collaborate..

  45. Sudah gk heran lagi, aparat bgitu.
    mgkin aku gk salah, udah dari dlu aku gk suka dengan oknum polisi…….
    tahunya kenyataan…… huhhhhh

  46. Kalau ada satu kasus terungkap, barangkali ada ribuan lain kasus serupa, gitu kata mbak Oprah yang waktu kecilnya juga pernah diperkosa

  47. Aparat hukum yang melindungi rakyat kecil malah melanggar Hukum.

    Salam

    http://iklanbaris-gratis.org

  48. polisi kn emg manusia yg kadang arogan dgn pangkat dan seragam, pantas saja rakyat benci dgn polisi, dah masuknya pake korupsi, eh dah jabat, semena2, biar Allah yg akan menghukumi kalian

  49. MASYA ALLAH….DITAMBAH LG KETERANGAN KOMBES SUSNO TTG MARKUS YANG JENDERAL….LENGKAPLAH SUDAH…..

    APA KATA DUNIA..???

  50. yah ini contoh sewbagaian kecil aparat penegak hukum di negara kita parah kalu semua rakyat berani pasti semua yang gak baek gusur aja demokrasi untuk rakyat hanya saja rakyat lalai , takut coba saja rakyat berani bersatu anggap saja aparat2 yang tidak baik adalah penjajajah hak asasi kita bangkit indonesia satu menuju kehidupan yang demokrasi yang baik salam kenal om/tante kunjungan perdana

  51. Aduh pak Polisi,,,insyaf donk….ingat kalian adalah pengayom masyarakat,bukan kucing garong…

  52. koruptor… bakal tersaingi nih.. stelah wajah mereka yg sering muncul d TV.. sekarang giliran Polisi…

  53. dasar oknum aparat gila, oknum polisi yang bejat yang harus di pecat dan harus segera di lakukan penyelidikan biar dihukum gantung sekalian.

  54. Klo dah kyk gini polisi ama penjahat cmn beda diseragam doank otaknya sama bejatnya

  55. hanya polisi tidur ma patung polisi yg jujur kata Gusdur

  56. weiks,.. polisi apaan tuh… polisi tapi kelakuan seperti penjahat aja!!!

  57. wah …edaaaan … kekuasaan memang membuat orang bisa seenaknya …

  58. Polisi kayak gini harus di tindak tegas dan di beri hukuman seberat beratnya

    Gabung di Bisnis Kliks, Dapatkan Penghasilan Double

  59. Memang zaman sudah ue..dannnnn !
    Harusnya menegakkan hukum….eeee..malah melakukan pelanggaran hukum.

    Salam kenal !

  60. Wahaiiiii….. tak ingatkah ada hidup sesudah mati…?
    Wahaiii …. tak rasakah sakiti sesama adalah sakiti diri sendiri..?
    Wahaii.. ada balasan untuk tiap perbuatan…….. sekecil apapun itu…. debu sekalipun…. tak ada yang liat sekalipun …

  61. Kalau benar! Sangat terlewat,dan harus aparay tersebut harus dipecat!

  62. duh aparat,,

  63. kalau itu benar maka anak keturunannya akan mengalami seperti itu….allah tidak tidur

  64. gak aneh, dari dulu kan polisi berotak kotor dan bermental korup, jadi sebagai orang waras maafkan sajalah ……….

  65. Maka barang siapa mencerca mereka, maka atasnyalah kutukan Allah dan para malaikat-Nya an segenap manusia. Allah tidak akan menerima di hari Kiamat para pembela mereka yang bisa memalingkan mereka dari azab Allah.”(HR Al-Laalikai dan Hakim, Shahih)

    Saya Jarang mengutuk karna Konsekuensi kutukan saya besar.
    Tapi jika hal ini memang benar atas ridhonya
    ku Kutuk aparat aparat yang terkain akan mendapatkan getah nistanya sebelum meminta maaf dengan kedua korban dan ke3 generasinya.

  66. Saya yakin kasus ini akan pelik…soalnya yang dituntut kapolsek..!!!Orang yang berkuasa atas hukum mana bisa dituntut…pastinya akan ada permainan di dalamnya…!!!

    Ah…kasihan bu nafsiah, rakyat jelata yang selalu jadi korban…!!!

  67. begitulah org klo ud berkuasa suka sok kuasa dan se enaknya :-|

  68. nma na aprat two cmn menang d pangkat . . .
    smoga az anag na d gtu in . . .

  69. itu mah bukan APARAT, tapi KEPARAT….

  70. tegakkan lah hukum.. yg salah harus d hukum..walaupun dia punya kekuasaan dan seragam di pemerintahan… kepada orang2 hukum yg d brandan bantulah ibu itu… bukti sudah akurat.. jgn gara2 polisi satu buat rusak citra kepolisian semakin buruk…kasih hukuman yg setimpal buat orang sperti it..hukum bukalah matamu….

  71. Harapan kepada pimpinan POLRI, supaya tdk melindungi aparat yg moralnya rendah…

  72. Judulnya salah tu, diakan gak rela tapi terpaksa dan diperkosa…

  73. penegak hukum kok malah melanggar hukum.

  74. Beginilah nasib rakyat, sdh hidup susah, bertemu dg aparat yg keparat pula, di dunia seperti di neraka, semoga di akhirat si aparat itu yg masuk neraka!!!

  75. [...] Rela Ditiduri Kapolsek Asal Ibu Bebas, AKP Sofyan Siap Gugat Balik sumber : Pos Metro Medan HEADLINE Rabu, 17 Maret 2010 STABAT-Saat menjemput pembebasan ibunya dari sel Polsek Brandan, [...] [...]

  76. gimana mau naik gaji neh?

  77. Tingkah laku polisi seperti ini, apa skr masih percaya ama kinerja polisi?memuakan!

  78. tukar guling…

  79. pepatah jawa berkata “sing salh seleh, sing ra’ jujur ajur.”

    APARAT atau KEPARAT tu..?

  80. kepolisian benar2 ternodai oleh peristiwa ini

  81. lalu, apa yang bisa dilakukan oleh Blogger ??????

    ……………
    ,mestinya harus ada gerakanmoral
    bukanhanya kopi paste dari situs dan hanya jadi obrolan tak karuan

    salam hangat
    blogger kampung
    ilyas afsoh
    tinggal di semarang

  82. kalau itu benar, aku kasihan ma cwe itu, lalu percaya kapolsek itu akan dapat kado dari “Yang Maha Tinggi”, entar putrinya dikerjain orang. kalau kapolsek benar, maka biarlah pelaku, konspirasi itu dihukum.

  83. satu lagi korban perempuan yg tertindas, sehingga menambah barisan perempuan yang terintimidasi secara moral, dan fisik. kalau benar adanya, Kapolsek bejat tersebut. sebaiknya dipecat, selanjutnya dihukum khisas atau direjam (dilempari dengan batu kecil-kecil sampai mati oleh masyarakat saja, jika pemerintah tidak memiliki hukum tersebut maka rakyatlah yang akan menghakimi oknum polsek tersebut.

  84. hukum tidak pandang buluh!walau ia seorang penegak hukum,,kalau eamang terbukti bersalah harus di tuntut!
    kalau tidak akan ada korban yg lain!

  85. wah polisi yang seharus nya menjadi palindung dan mengayomi masyarakat malah kayak gitu. apa gak mikir sebab akibate dari perbutanya. dan yang paling penting seorang yang melakukan zina slama 40thn sluruh amalnya gak bakal dtrima. dan zina azabnya akan langsug terjadi di dunia dan akhirat.

  86. satu berbuat seribu yang kena,bagusnya kapolsek itu dicopot dan diadili,moralnya sangat bejat.

  87. semoga semua dapet balasan Allah, kalau benar aparat berbuat seperti itu, maka matilah hati dan negara ini

    Salam,
    Cak Arif

  88. Udah ngaku n jujur aj deh jgn sok gak brsalah dgn brlagak mau nuntut balik…bikin malu instansi aja.klo oknumnya gak mengakui kslhnnya sampai akhrnya trbukti brsalah lbh d hukum mati aj..sy rasa pembaca smua setuju

  89. wah.. semakin banyak aja mafia hukum dinegara kita. harus dinbasmi sampai akar2nya nih!!

  90. inilah negara thoghut dimana semuanya seperti setan termasuk aparatnya. tak ada lagi keadilan di negeri ini karena penegak hukumpun kini menjadi penjahat. Yang kek gini yang mesti dibinasakan dasar thogut

  91. Sy sndr sbg anggt polri mengaku sangat kecewa dgn oknum tsb..sangat2 amat mncoreng nama baik polri. memang btl tdk mgkn krban berani mlporkan kejadian yg menimpa dirinya ke DPRD kalau apa yg dialaminya tdk benar.olehnya itu kpd para pembc mohon maaf yg sebesar2nya atas kelakuan rekan kami n kami ihklas menerima cibiran cemohan n sgla macan makian krn itu memang konsekuensinya instansi polri sbg plndg pngym n plyn msyrkt.mohon sllu d monitor kasus ini apabila ada kejanggalan dlm proses hukum silahkan adukan ke KOMPOLNAS

  92. Gw yakin oknum ini gak prnh shalat n suka pake narkoba.

  93. Tragis juga kisah-nya, benar2 menghina qt sebagai satu saudara, sebangsa dan se-tanah air, Apalagi beliau ini aparat penegak hukum yang tugas-nya adalah menegakkan hukum tapi kalo begini gimana bs qt mengadu kalo…… ya para penegak hukumnya seperti itu.

  94. Waktu blm jadi . . .g boleh ngrokok & mabok2an. . .udah jdi malah ngrokok & mabok2an. . .malah bikin ulah lgi. . .bknya tambah baik. . .malah tambah dosa. . .

  95. selama ini di indonesia yg menang adalah yg mempunyai jabatan atau kekuasan dan yg kalah adalah yg rendah dan rakyat kecil

    hiduplah indonesia raya

  96. oh indonesia ku….
    ada apa dengan mu…….

  97. klo di dunia yg salah ndak bisa di adili….kelak di akhirat….balasannya lebih mengerikan….yg sabar ya nduk…

  98. bagaimana polisi mau bagus dan melayani masyarakat, kalau mau masuk jadi anggotanya saja harus membayar 400 juta. Tuh yang ngomong istri polisi yg mau memasukkan keponakannya jadi polisi gagal karena uang suapnya cuma 100 juta! Polisi yang baik, utopia belaka, nunggu reformasinya sampai ….capek,..deh!

  99. indonesia—kapan kau akan merdeka….hemmm

  100. wah,payah bangetz ntu pemimpin,klo mang gga bsa menahan hawanafsu,mendingan di coliin aja dari pada harus merugikan orang lain,malu dunkz sama jabatan.

  101. Penegak hukum apa perusak hukum ioi polisi?apa gak inget sama sang pencipta dimana semuanya akan dipertanggungjawabkan ingatlah,…ingatlah terus tetap waspadalah

  102. mohon bantuan Saudara-saudara agar Kami Memiliki Kewarganegaraan Yang Jelas, Ibu Kami Adalah Warga negara Indonesia Juga, Mohon bantu kami ?

  103. KLO MAU TEGAKIN HUKUM TEGAKIN DULU TUH MORAL!!!!

  104. MORALNYA MANA?
    …..?…..
    INGAT!!!! tuhan itu maha adil semuannya akan di di bongkar dan di adili nanti pada saatnya

  105. Itulah yang namanya KEPARAT POLISI INDONESIA

  106. haruz’y pol!ce beg!tu d! Pecat,bukan member! Perl!ndungan malah merusak nama ba!k kepol!cean.sungguh d! Sayangkan sekal!.saya benar2 kecewa dengan p!hak pol!ce.jangan mentang2 punya jabatan jad! Seenaknya send!r!.BEJA….AAAT.

  107. Astagfirlullah…Kepada pimpinan Tertinggi POLRI YG ter hormat bpk Bambang Hendarso Danuri tolong tindak tegas anggota mu itu baru jadi kapolsek dah belagu apa lagi jadi jendaral?? hukum harus ditegakan! pecat ,,dan perlakukan dgn tidak hormat yg telah merusak nama baek POLRI..
    TRIMAKASIH

  108. Wajar lah. Masuknya aja bayar puluhan juta. Orang2 junkies alias make narkoba aja bisa masuk dgn syarat bayar uang pelicin saat tes kesehatan. Polisi tuh cuma kumpulan org2 IQ jongkok kalo orang pintar mana mau jadi polisi. Kalo otaknya pintar y pasti jadi engineer, dokter, peneliti dll. Cuma otak dengkul alias IQ jongkok aja yg mau jd polisi.

  109. sadar ooeee klo benar malu dunk ma diri ndiri hi..hi so pikir 1000 sebelum beraksi boss =))

  110. Baik polantas maupun yg lainnya semuanya bejat!!!

    BENCI GUE LIAT APARAT HUKUM DI NEGARA INI!

    GUE SENENG LIAT TNI PERANG AMA POLRI, BIAR MAMPUS TUCH!

  111. biar dapet karma ntar….

  112. kagak ada kata lain selain “BIADAB”

  113. hukum harus ditegakan kalaupun itu sirna keadaan yang akan membalasnya

  114. PERSETAN TUH SOFYAN.. CASING DOANG SEBAGAI PROMOTOR MORAL, INTERNAL MORALNYA SENDIRI BEJAT. … DIA KIRA DIA UDAH CUKUP PINTAR DAN HEBAD SAMPE SEGITUNYA. BAHKAN MENURUT GW DIA LEBIH KOTOR DARIPADA KOTORAN MANUSIA.. !!

  115. klo itu kejadiannya benar benar terjadi maka:

    “pukimai kau kapolsek”tidurin istri mu jangan kau tidurin anak orang, please de…!!!

  116. good, ‘I HATE POLICE, FOREVER’ abadan abidin pokok nya gw benci sama yang namanya polisi titik!

  117. potong aja bandolnya pak kapolri ………….. l

  118. aparat opo keparat…….! dasar……!

  119. Citra polisi sekarang dipertaruhkan, dirusak oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Kiranya pihak yang berweweng dapat mengusut tuntas kasus ini.

  120. walaupun kita benar, tapi klo tidak ada bukti maka tidak akan ada gunanya. so, tetep semangat untuk mendapatkan bukti itu … Allah Maha Adil .. :)

  121. kalau itu benar kejadiannya lebih baik pecat polisi yang tidak bermoral sehingga menjadi shock terapi bagi polisi lain

  122. Sebaiknya polisi sperti itu dipindahkan saja atau dipecat

  123. sukses bt kapolsek!! saya dukung km dari sini..trus maju!! jangan mau pangkat km diturunin ntar jd gelandangan km.. klo bs banyakin lg korbannya.. jangan cm gadis itu az.. klo perlu bantuan ku,dateng az ke alamat ini: kota mati jln. kuburan kampung setan. aku tungguinnya.. tp awas km jangan menyerah bgt saja ok!!

  124. nambahin rekor hitam dan aja nih kasus..

  125. kalomemang polisinya begitu mending langsung potong aja tu ….spy tau rasa…………

  126. potong aja barangnya polisi itu biar kapuk. memang polisi di indonesia kerjanya koropsi aja
    metang-metang berkuasa. biar mati nya nanti masuk neraka
    walaupun benar, tapi klo tidak ada bukti maka tidak akan ada gunanya. so, tetep semangat untuk mendapatkan bukti itu … Allah Maha Adil .. :)

  127. Satu kataaa… polisiiii bangsaaaaaaaaaaatttttt

  128. Sekarang pasti dah siap2 gmana caranya agar hukum tak menyentuh tuh kapolsek. Dia pasti gunakan berbagai macam cara… Dasar polisi bangsat…

  129. polisi sudah gak bisa di percaya lagi….lebih aman hidup tanpa polisi,karena polisi kerjanya cuma memeras…

  130. buat polisi KAU ADALAH TERORIS NEGARA yang sebenarnya
    dan yang namanya puput babe,INGAT kau ya !!!
    suatu saat yang nyabut nyawa kau itu bukan malaikat,melainkan aku yang nyabut nyawa kau !!!!

  131. Memang polisis ini sdh ga bener ya…..setperti di kampung saya, yg seharusnya polisi mengamankan org yg main petasan, tp malah polisi tersebut yg main petasan besar, membuat gaduh kampung….salah didik kali ya :-….bgm cara melaporkan dia ke atasannya ya

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: