Logiskah Ijazah H.Syamsul Arifin,SE Hilang di Rumah Dinas ???


Ijazah H. Syamsul Arifin,SE HILANG ATAU DIHILANGKAN

Berdasarkan  surat tanda penerimaan laporan kehilangan barang yang dikeluarkan oleh Polsek Stabat Nomor Pol. : STPL.KB/286/XII/2002 tanggal 12 Desember 2002 diketahui bahwa Ijazah SMEP dan SR H. Syamsul Arifin hilang di rumah Binas bupati Langkat. Dalam laporan/ pengaduannya ke Polsek Stabat, H. Syamsul Arifin yang saat itu menjabat sebagai Bupati Langkat mengaku telah kehilangan satu lembar ijazah asli Surat Tamat Belajar Sekolah Rakyat Negeri (SR) dan ijazah asli SMEP dengan Nomor Ijazah LPA 060169 bertanggal 9 Nopember 1970. H. Syamsul Arifin juga mengaku bahwa kedua ijazah tersebut hilang dirumah dinasnya Jl. Proklamasi No. 41 Stabat.          

            Sedangkan tentang ijazah SMEA-nya, dari sejumlah pihak di Langkat berhasil dihimpun data yang menyebutkan bahwa H. Syamsul Arifin mengaku kehilangan ijazah SMEA-nya pada tahun 1995 sesuai dengan Surat Keterangan Polsek Pangkalan Brandan tanggal 23 Agustus 1995 dengan nomor Pol. SK /116/VIII/1995/Sbr. Atas Surat keterangan inilah Kanwil P dan K Sumut mengeluarkan surat keterangan pengganti STTB yang hilang dengan nomor 1020/105/MN/1996.S dan ditandatangani Ponijan Asri selaku Kabid. Dikmenjur. Surat keterangan pengganti ijazah STTB ini jugalah yang diajukan H. Syamsul Arifin sebagai syarat dalam pencalonannya menjadi Bupati Langkat periode pertama tahun 1998 lalu. 

            Ada hal lain yang menarik soal kehilangan ijazah tersebut, yaitu kehilangan ijazah di rumah dinas yang dijaga puluhan petugas keamanan dan dalam hidupnya H. Syamsul Arifin 2 kali mengalami kehilangan ijazah. Soal kehilangan ijazah di rumah dinas menimbulkan berbagai asumsi bagi publik. Pertama, situasi keamanan langkat berarti tidak kondusif. Kedua, jika memang diambil maling maka malingnya berarti sangat bodoh. Sebab ijazah SMEP H. Syamsul Arifin hanya ijazah exteranen yang tidak jelas no. induknya dan nilai ijazahnyapun hanya lepas makan. Apalagi ijazah SMEA-nya, lima mata pelajaran bernilai 5, dua mata pelajaran bernilai 7 dan selebihnya nilai 6 (aneh, kok bisa lulus ya.. nilai gitu).

           Menurut Ketua DPK Masyarakat Pancasila Indonesia (MPI) Kabupaten Langkat, Ikhwan Razali Purba (35), seharusya ketika melaporkan kehilangan barang kepada polisi, seharusnya H. Syamsul Arifin juga mengaku bahwa yang hilang itu bukan hanya ijazah. Tapi ada barang berharga lainnya, seperti uang dan emas. Sehingga menimbulkan asumsi bahwa ijazah tersebut dipergunakan si maling sebagai pembungkus uang dan emas yang dicurinya dari rumah dinas.

            Jika sedikit saja ada pemikiran seperti itu saat melaporkan kehilangan barang, mungkin issu tentang dugaan ijazah palsunya tidak akan mencuat ke publik seperti selama ini. Tapi, entahlah. Polri harus menuntaskan kasus tersebut sehingga tidak terus menjadi dugaan dan fitnah.

9 Tanggapan

  1. anda salah lae togar ,ijazah itu gak bisa dimakan.kalau kertas bisa dimakan gak mungkindong ada yang mati kelaparan dan kurang gizi seperti di makassar itu.Seharus nya “hal” itu yang harusanda urus dan singgung serta proteske pemerintah.Protes maslah kemiskinan dan kelaparan.jangan masalah ijazah bang syamsul.Anda terkesan emosional dan keliatannya hanya segelintir orang kok yang jadi pengikut anda.menurut saya ,anda cocok bikin partai khusus mengurus ijazah bermasalah.Apa gak capek tuh , kalau sikit2 lapor ke polisi dan bukannya masyarakat yang diurus.Lagipula banyak yang suka bang syamsul kok dan itu realitas dan bukanlah satu mimpi.Suksesuntukmu lae Togar.He…he…

  2. memangnya anda sudah punya surat kuasa dari TUHAN memvonis kami bersalah. Soal kelaparan dan gizi buruk, bukan hanya terjadi di Makasar tapi juga terjadi di Langkat, tapi terkesan ditutupi. Cari tu datanya di RSUD Tanjung Pura dan tanya sama Bupatinya kenapa itu bisa terjadi ?. Soal pengikut ? kami tidak ambil pusing berapa pengikut kami. Bagi kami yang utama kualitas bukan kuantitas. Tentang banyak masyarakat yang suka dengan Syamsul Arifin, itu REALITA. Sama dengan REALITA dugaan IPAL-nya.

  3. Begini aja bung Rudy, minta aja penyidik menerbitkan SP3 kasus tersebut seperti kasus dugaan ipal Rudolf. Jika sudah SP3 semuanya selesai. Kita tidak akan protes kenapa diterbitkan SP3, karena itu dibenarkan undang-undang. Saya tidak ada urusan dengan kasus dugaan Ipal Rudolf karena saya bukan pelapornya. Tapi dalam dugaan Ipal Sdr. Syamsul Arifin, saya adalah pelapornya dan saya berhak untuk berkomentar dan memberitahukannya kepada publik. Jika anda mengatakan REALITA, saya berharap anda tidak terlalu jauh berkomentar mendahului Polri sebagai Penyidik Tunggal Tindak Pidana Umum dalam perkara tersebut. Jangankan anda dan teman-teman anda meengatakan kasus tersebut telah selesai atau tidak ada masalah. Satu juta orangpun berkomentar seperti anda namun Polri belum mengeluarkan SP3 maka kasus tersebut belum dianggap selesai. salam

  4. anda laki-laki atau perempuan ya, enggak ada bosan2nya ngerepet

  5. TS SAMSUL tu bang togar….

    ORANG BODOH KOQ DI TUTUP2IN SIIIIIH…….
    DI BELA PULA’ TU….

    from rudy:
    Lagipula banyak yang suka bang syamsul kok dan itu realitas dan bukanlah satu mimpi

    EEEHHHHH

    MIMPI di siang hari boleh…

    TAPI JANGAN KETINGGIAN…

    TARUHAN PUN JADI KITA BANG RUDY….

    ORANG2 di LANGKAT PASTI GA ADA YANG SUKA SAMA BUPATINYA SENDIRI…

    coba tanya aja ke masyarakat LANGKAT….

    BAYANGKAN SAJA 10 TAHUN 2 periode MENJABAT
    LANGKAT

    TAPI, APA, APA HASILNYA…….

    UDAH PERTAMINA TUTUP
    RGM TUTUP
    PAM GA JALAN

    RAKYAT TERTINDAS…
    RAKYAT TERANYAYA…
    GAJI LAUK-PAUK GURU TIDAK ADA…
    LANGKAT KABUPATEN TERMISKIN……

    taunya NGASIH KE TUKANG BECAK SAJA…..
    sawer sana, sawer sini……

    POKOK’e….

    SENGSARA…..

    ITU ADALAH KENYATAAN YANG ADA

    TIDAK DIMENGADA-ADA

  6. Ass. Bung Zulfi, apa yang dikatakan bung benar, tapi tidak akan menjadi pertimbangan bagi orang seperti bung Rudy. Karena mungkin pintu hatinya udah tertutup. Kita doakan saja semoga Allah SWT memberikan yang terbaik buat dia. Salam

  7. Ass. bang togar…

    HIDUP K-SEMAR…

    bang togar bisa minta tolong,,,

    TOLONG
    Bongkar semua kinerja syamsur arifin selama 10 thn menjabat di langkat…..
    dan kamana semua dana dari pemerintah selama 7 thn untuk membangun langkat
    terutama di PAM….
    apakah hilang di makan TIKUS2 TAK TAU DIRI
    apakah masuk ke dalam perut2 buncit yang banyak memakan duit rakyat…..
    HANYA ALLAH YANG MAHA TAHU…

    karena banyak org menderita di langkat karena air..

    sekali lagi
    tolong bang togar…..

  8. Walauikum Salam Wr.Wb. Bung Julfi, Terimakasih atas dukungannya.
    Kita akan terus beberkan segala bentuk penyimpangan dan dugaan korupsi di Kabupaten Langkat di blog ini bersama dengan bukti-bukti awalnya. Kita berharap Mabes Polri, KPK dan Kejagung dapat menindaklanjutinya. Salam dari kami untuk Bung Julfi dan rekan2 semuanya dan sekali lagi terima kasih.

  9. kami dukung bang!!!!!!!!!!!!!
    kepastian hukum harus ada, follow up terus!!!!!
    kebobrokan syamsul harus diungkap sampai tuntas, jangan biarkan Sumut hancur.
    pihak polri harus berani mengambil sikap, tuntaskan dan tangkap syamsul!!!!!! masyarakat jangan di bodoh2i…………..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: