Bupati Langkat Dilaporkan Ke KPK


http://www.poskota.co.id/news_baca.asp?id=37893&ik=4

Gubernur Sumut Dilaporkan Ke KPK

Rabu 14 Mei 2008, Jam: 18:13:00
SETIABUDI (Pos Kota) – Mantan Bupati Langkat, yang juga Gubernur Sumatera Utara terpilih, Syamsul Arifin SE dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ia diduga terlibat korupsi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Langkat tahun 2002 sebesar Rp 11 miliar.

Laporan tersebut disampaikan mantan anggota DPRD Kabupaten Langkat periode 1999-2004, Drs.Abdullah Abdul Rahim dan Kordinator Kelompok Studi dan Edukasi Masyakata Marginal (K-SEMAR) Sumut, Togar Lubis. Laporan diterima anggota KPK pada 12 Mei 2008 dengan nomor registrasi 2008-05-000137.

Ketika memberi keterangan kepada sejumlah media massa di Jakarta, Abdullah Abdul Rahim menegaskan, dugaan korupsi itu terkait mark up anggaran untuk pembelian 43 unit mobil Izuzu Panther bagi anggota DPRD Kabupaten Langkat periode 1999-2004. “Nilai total keseluruhannya sebesar Rp 11 miliar,” kata Abdullah yang didampingi Ketua Masyarakat Pancasila Indonesia (MPI) Kabupaten Langkat, Ikhwan Rajali Purba, Rabu (14/5) siang.

Ia menambahkan pemberian mobil tersebut dilakukan Syamsul Arifin berkaitan dengan laporan pertanggungjawaban (LPJ) APBD Kabupaten Langkat. Dari 45 anggota DPRD Kabupaten Langkat, 45 orang di antaranya mendapat mobil Izuzu Panther dan dua anggota lainnya memperoleh uang tunai seharga mobil.

DILAPORKAN KE KAPOLDASU
Abdullah Abdul Rahim yang menyadari dirinya mendapat mobil dari sumber yang tidak jelas, akhirnya melaporkan kasus ini ke Kapolda Sumatera Utara Irjend Pol.H.Bambang Hendarso Danuri pada 5 Maret 2006 melalui surat No. 08/K-SEMAR/II/2006 tertanggal 28 Pebruari 2006.

Akhirnya petugas Polda Sumatera Utara menindaklanjuti laporan tersebut dan memeriksa 10 anggota DPRD yakni H.Sama Mesa Bangun, H.Saad Zaklul, Amirudin Kahar, CH Syahrul, Hadi Sudibyo, H.Lisanuddin Sabima, M.Tanden Bangun, Josen Ginting, Heddy Minar Sitanggang, dan Abdullah Abdul Rahim. “Namun kenyataannya kasus ini seakan dihentikan,” tegas Abdullah Abdul Rahim.
(tiyo/r)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: