Caleg, Ramadhan dan Fitri


Caleg, Ramadhan dan Fitri

Oleh : Aswin L

Tulisan ini hanya penglihatan awam yang buta akan makna amanah sebagai bagian dari segelintir orang yang menanti kebenaran dan kenyataan yang n`tah kapan tiba. (Aswin di Negri Ababil)

Keinginan orang yang punya uang sebahagian akan berobsesi menjadi Pemimpin yang seolah-olah mampu mensejahterakan rakyat, dengan uang dan harta yang di milikinya ia mampu menjadi publik figur di mata rakyat.
Keinginan orang yang merasa punya Ilmu pengetahuan alias kaum intelektual dapat mampu merubah dan mereformasi segala yang ada dengan mengatasnamakan Rakyat.
Keinginan Kaum Ulama dan Cendikiawan Agama, dapat merombak ahklak dan mental dengan menjadikam agama sebagai pondasi pemerintahan…
Dan entah berapa banyak lagi Keinginan-keinginan yang tak ingin menjadi sekedar angan- angan seakan mampu dan yakin dengan keyakinan yang kadang-kadang aku tak yakin itu bisa..?

Berkobar semangat menabur janji di panggung orasi politik sebelum terpilih, segala-galanya seakan dari rakyat dan untuk rakyat, spanduk, poster, dan baleho bergambar Caleg dengan nomor yang di asumsikan sakral, nomor yang dicocok-cocokkan dengan biografi calegnya dan berbagai macam yang tak lain merupakan fantasi yang menipu mata dan perasaan.

Banyak lahir saat ini bayi – bayi prematur, bayi tabung dari persilangan koalisi antar generasi yang berkedok dan bertopeng, saya sependapat dengan album peterpen ” Buka dulu Topengmu ” biar rakyat tau siapa calegnya.
Saat suara diperlukan untuk kemenangan apapun di upayakan, TS pun bekerja lembur berharap dapat imbalan kedudukan dan posisi yang layak nantinya, ketika calegnya duduk di lembaga Legislatif Pemerintah.

Ramadhan datang, Caleg dan seluruh staf ganti kulit seperti bunglon cepat beradaptasi dengan situasi, sementara Agama dijadikan simbol pajangan dalam orientasi politik, seperti itulah dari dulu sampai sekarang hingga aku bingung siapa mereka sesungguhnya..

Ramadhan yang datang bersama Fitri bergandengan, berjabat tangan dan selalu ada pesan “jangan lupa ya Nomor nya” sambil memberikan bingkisan berlogo caleg..( Minal Aidin Walfaizin).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: