Aneh, PU Langkat Timbun Jalan Yang Sudah Diaspal, Jalan Tenggelam dibiarkan


Dinas Pekerjaan Umum Daerah (PUD) Kabupaten Langkat kembali mendapat sorotan, jika yang lalu tentang pungli terhadap rekanan sebesar 40 %, kali ini soal pelaksanaan proyek yang dinilai masayarakat “salah kaprah”. Akibatnya, 4 Kepala Desa di Tanjung Pura melayangkan “Somasi” kepada Bupati Langkat dan jika keluhan mereka tidak dikabulkan, maka masyarakat 4 desa tersebut akan unjuk rasa ke Pemkab.Langkat.

Surat bertanggal 3 Nopember 2007 yang mengatasnamakan masyarakat 4 Desa Kecamatan Tanjung Pura tersebut ditandatangani dan distempel oleh Kades Bubun Syahrial, Plt. Kades P. Cermin Sariadi, Kades Pematang Cengal Arbangi dan Kades Tapak Kuda Ismail. Senin (5/11) kemarin surat tersebut telah diserahkan langgsung kepada Bupati Langkat dan tembusannya juga telah disampaikan kepada DPRD dan Kadis PUD Langkat dan Camat Tanjung Pura.

Dalam suratnya, mereka berterimakasih atas pembangunan pengerasan/ peninggian badan jalan ke desa mereka sepanjang 2 Km. Namun mereka juga sangat menyesalkankan pekerjaan jalan dimaksud disebabkan proyek dilaksanakan di jalan yang sebelumnya sudah diaspal. Padahal sesuai harapan masyarakat disana, proyek yang sangat diharapkan adalah peninggian jalan antara Dusun Sentang Desa Pantai Cermin sampai Dusun Pematang Rambut Desa Bubun. Kondisi jalan ini memang sangat memprihatinkan, apalagi ketika air laut pasang jalan ini tenggelam dengan ketinggian air minimal mencapai 50 cm sehingga transportasi darat menuju Desa Tapak Kuda paraktis lumpuh total.

Kecerobohan Dinas PU langkat. Jln yg sudah diaspal kembali ditimbun

Kecerobohan Dinas PU langkat. Jln yg sudah diaspal kembali ditimbun

Sementara diujung jln yang ditimbun, jalan tergenang air 0,5 meter setiap air laut pasang dan jalan inilah sebenarnya yang diusulkan warga untuk ditimbun.

Sementara diujung jln yang ditimbun, jalan tergenang air 0,5 meter setiap air laut pasang dan jalan inilah sebenarnya yang diusulkan warga untuk ditimbun.

Para Kades dari 4 Desa di Kecamatan Tanjung Pura ini juga menyatakan, apabila Bupati Langkat tidak percaya terhadap kondisi jalan dan keluhan yang dirasakan masyarakat disana, mereka meminta agar Bupati Langkat dapat meninjau langsung ke lapangan untuk dibuktikan secara bersama-sama.

Kepada wartawan, Koordinator Kelompok Study dan Edukasi Masyarakat Marginal (K-SEMAR) Sumut, Togar Lubis mengatakan, jika berdasarkan Rencana Kerja dan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (RKA-SKPD) Kabupaten Langkat Tahun Anggaran 2007, proyek tersebut adalah proyek perkerasan / peninggian badan jalan simpang Pantai Cermin – Bubun sepanjang 1700 m x 4 m dengan anggaran sebesar Rp. 755 juta.

“Wajar dan sangat beralasan jika masyarakat 4 Desa tersebut merasa keberatan, sebab ternyata Dinas PUD Langkat menimbun dan meninggikan jalan yang sudah diaspal. Padahal seharusnya yang harus diprioritaskan adalah peninggian jalan antara Dusun Sentang Desa Pantai Cermin sampai Dusun Pematang Rambut Desa Bubun, sebab jalan tersebut sama sekali tidak dapat dilalui masyarakat akibat air yang tergenang setiap air laut pasang” kata Togar Lubis yang juga merupakan” kata Togar Lubis, Selasa (4/11) kepada wartawan di Stabat. .

Ditambahkan Togar Lubis, bahwa munculnya persoalan dan rasa keberatan masyarakat 4 desa tersebut juga diakibatkan tidak aspiratifnya anggota DPRD Langkat khususnya dari daerah pemilihan (Dapem) tiga. Disamping itu, hal ini juga merupakan gambaran bahwa Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas PUD Langkat “tidak mengerti” tentang arti skala prioritas dalam merencanakan dan membangun proyek yang diharapkan dan dibutuhkan masyarakat. (rilis Ksemar)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: