Bukti Orang Miskin Masih Diabaikan Pemerintah, RSU.Dr.Djoelham Tolak Pasien Miskin


Sungguh tak berprikemanusiaan apa yang dilakukan salah seorang Dokter dan perawat di Rumah Sakit Umum Dr. Djoelham Binjai, Selasa (11/11) Pukul 16.00 Wib terhadap pasien Tentu Br Sembiring (60), bukannya ditangani secara medis ,padahal kondisi kesehatan wanita tua warga Dusun III Batu Menjah, Desa Namu ukur utara Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, saat itu sedang kritis.

Dikarenakan Tentu Br Sembiring yang diantar Suaminya Beren Tarigan (63) ke Rumah Sakit Djoelham,dengan menggunakan” kartu askeskin”, Dokter dan perawat Rumah Sakit Umum tersebut spontan menolak mentah-mentah pasien yang dalam keadaan kritis tersebut. Dengan alas an “ruangan penuh, serta lift yang rusak” lalu Beren berkata kepada pihak Rumah Sakit, kami papah pun nggak apa Pak, lantas pihak Rumah Sakit Djoelham bilang, ” kami nggak mau, kalu jatu nanti jadi urusan kami pula “katanya berkilah, dan pihak dokter dan perawat yang menerima pasien tersebut, menganjurkan agar pasien dibawa saja ke Rumah Sakit Adam Malik Medan, ujar Beren Kepada POSMETRO.

Melihat kondisi istrinya yang kritis, Beren Tarigan dengan sangat berharap meminta tolong kepada dokter dan perawat yang menerima pasien itu, “nggak pake kartu Askeskin pun saya sanggup bayar”, namun pihak rumah sakait mengatakan “kamar penuh” pak, Bapak bawa aja ke Medan, kita tidak sanggup, padahal istri saya sama sekali belum diperiksa dan pihak rumah sakit, mengatakan tidak mampu.

Pada saat yang bersamaan datang pasien lain yang tidak menggunakan Askeskin, pihak Rumah Sakit langsung menerima pasien yang baru datang itu, dan membawanya kedalam ruangan. Melihat itu, terjadi saya sempat emosi dan bertengkar dengan pihak rumah sakit, “nggak usah pake kartu askeskin saya mau bayar” bilang Beren kepada pihak rumah Sakit, lantas pihak rumah sakit memberikan ruangan untuk pasien itu. Karena kecewa merasa dipermainkan, Beren bersama keluarganya membawa istrinya ke Rumah Sakit Artha Medika Binjai dan menceritakan perihal yang dialaminya kepada wartawan koran ini. (Aswin)

3 Tanggapan

  1. Nenek saya meninggal gara2 ditelantarkan di RSU Ulin Banjarmasin, padahal sudah pegang kartu ASKES.
    Waktu itu umur saya baru 7 th. Tetangga saya juga ada yg baru meninggal di RS sial itu. Kasusnya sama…

    Untuk kemanusiaan pun tidak bisa gratis. RS pun rupanya sudah menyaingi korporasi kapitalistik, sama2 tak punya nurani.

    Ksemar : Itulah realita dinegeri kita yang katanya menjunjung tinggi nilai-nilai agama. Tapi saya sangat yakin Jika Mbak punya nurani. salam

  2. ” Prilaku manusiawi memang tidak bisa dipaksakan kepada setiap “manusia” ,karena memang pada dasarnya manusia itu adalah hewan (hewan yang berakal),namun dalam perkembangannya manusia bersentuhan dengan pendidikan tentang moral,belajar agama dlsb, yang membuat dia menjadi manusia seutuhnya,namun ada yang berhasil dan ada yang gagal dalam fase perkembangan ini sehingga menghasilkan oknum2 hewani seperti pada cerita diatas,tetapi apapun yang kita alami dan apapun yang kita lakukan tidaklah akan berhenti sampai disitu ,akan ada suatu penyelesaian yang seadil-adilnya nanti di “Hari akhir” didepan Yang Maha Adil…”

    Ksemar : Saya Percaya akan hal itu. Amin.

  3. […] – Bukti Orang Miskin Masih Diabaikan Pemerintah, RSU.Dr.Djoelham Tolak Pasien Miskin […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: