DEBAT TIM SUKSES KANDIDAT, SEBUAH WACANA


Oleh : Togar Lubis

Tahun ini disejumlah daerah dilaksanakan pemilihan kepala daerah (pilkada), dan pada pertengahan tahun 2009 nanti juga akan diselenggarakan pemilihan Presiden (Pilpres). Beberapa hari akan dilangsungkannya hari pencoblosan, umumnya digelar Debat Kandidat Calon Kepala Daerah atau Debat Calon Presiden. Dalam debat sang kandidat akan memaparkan visi misi dan juga mempertahankan argumentasi tentang program kerja yang telah dipersiapkannya jika terpilih menjadi pemenang. Debat yang dilakukan Calon Presiden dan Calon Gubernur biasanya ditayangkan oleh televisi nasional dan untuk debat calon Bupati atau walikota ditayangkan oleh televisi lokal.

Muncul sebuah pertanyaan, mampukah seorang kandidat memenangkan pemilihan tanpa melibatkan Tim Sukses (TS) ? Mungkin bisa walau hampir tidak mungkin. Intinya, sebuah produk yang memiliki kulitas yang baik dan harganya terjangkau oleh semua lapisan masyarakat belum tentu laku dipasaran jika kurang dipromosikan. Namun sebuah produk yang kualitasnya biasa-biasa saja ternyata mampu menyerap konsumen yang begitu tinggi akibat promosi yang gencar dan dilakukan secara profesional.

Untuk memperkenalkan atau mempromosikan figur si kandidat kepada ratusan ribu bahkan jutaan pemilih bukanlah pekerjaan yang gampang, apalagi disaat sekarang ini tingkat kejenuhan dan ketidakpercayaan masyarakat kita begitu tinggi terhadap segala bentuk pemilihan yang dilaksanakan. Masyarakat bersikap apatis akibat merasa “dibohongi” sehingga timbul asumsi bagi sebahagian masyarakat bahwa siapapun yang menang tetap akan menipu rakyat.

Terlepas dari apatisme dan tingginya tingkat ketidakpercayaan masyarakat diatas, penulis hanya ingin memunculkan sebuah wacana, yaitu bagaimana jika nantinya bukan hanya dilaksanakan debat Calon Presiden atau calon Kepala Daerah tapi juga Debat Tim Sukses Calon Presiden atau Calon Kepala Daerah. Sebab seperti telah disebutkan diatas, salah satu faktor keberhasilan seorang kandidat tampil sebagai pemenang adalah berkat kerja keras dan strategi yang dijalankan oleh Tim Sukses (TS). Kepiawaian dan sosok-sosok yang tergabung dalam TS inilah yang kadangkala menyebabkan pemilih menjatuhkan pilihannya terhadap salah satu kandidat calon presiden atau calon kepala daerah, belum tentu hanya dikarenakan tertarik dengan visi misi dan program kerja si kandidat itu sendiri.

Dalam debat ini akan muncul pertanyaan dari panelis, apa alasan dan argumentasi masing-masing TS hingga mendukung dan merekomendasikan kandidatnya. Dari debat ini juga akan diketahui tingkat pengenalan kandidat, perbandingan kekuatan – kelemahan kandidat dengan pesaing, dan penilaian masyarakat terhadap kinerjanya selama ini hingga terbangun persepsi para pemilih terhadap kandidat. Ini hanya sebuah wacana, dan jika dilaksanakan mungkin yang pertama. Salam.
* Penulis adalah Koordinator Kelompok Studi dan Edukasi Masyarakat Marginal (K-SEMAR) Sumatera Utara

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: