Petugas KPK Gadungan Gentayangan di Langkat


Langkat
Akhir-akhir ini sejumlah oknum yang mengaku petugas yang mendapat mandat langsung dari Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar berkeliaran di Langkat dan mulai membuat resah berbagai pihak. Pasalnya oknum-oknum tersebut selalu menakut-nakuti Kepala Sekolah dan Rumah Sakit Swasta dengan mengatakan bahwa dirinyalah pelapor seluruh kasus korupsi di Langkat dan yang saat ini sedang diproses oleh Kejari Stabat dan Polres Langkat.
Berdasarkan informasi yang diterima SPK dari sejumlah warga, salah seorang oknum tersebut berinisial MP dan mengaku wartawan KPK dan bergelar S2. MP juga mengaku-ngaku bahwa dirinyalah yang mendampingi Calon Bupati Langkat Mengabdi dan berkat dirinya pula sehingga pasangan Mengabdi bisa menang di Mahkamah Konsitusi dalam sengketa Pilkada Langkat bulan lalu.
Beberapa waktu lalu MP juga menyantroni Yayasan Perguruan Samanhudi Tanjung Pura dan kepada Drs. Sunarya Winata selaku Koordinator perguruan tersebut MP mengatakan bahwa dirinyalah pelapor kasus dugaan ijazah palsu (ipal) Syamsul Arifin yang kini menjabat sebagai Gubernur Sumut. Sunarya Winata yang mengetahui persis tentang siapa sebenarnya pelapor kasus Ipal tersebut mengatakan bahwa sampai saat ini di Internet bisa diketahui siapa sebenarnya pelapor kasus tersebut sebab tercantum surat undangan Dir.Reskrim Poldasu yang ditandatangani oleh Kombes. Surya Dharma untuk memberikan keterangan dihadapan penyidik pada tanggal 14 September 2005 lalu dan bukan ditujukan kepada MP melainkan kepada Kaharuddin dan Togar Lubis. Undangan tersebut disampaikan Poldasu setelah sebelumnya Kabareskim Polri Komjen Suyitno Landung mengirimkan TR (telegram rahasia) No.Pol. TR/535/DIT-I/VI/2005 kepada Kapolda Sumut tanggal 10 Juni 2005.
Bahkan pada akhir bulan Mei 2008 lalu ketika Sirra Prayuna,SH mendampingi CS, oknum pegawai Dinas P dan P Sumut yang mengaku pembuat surat keterangan pengganti ijazah Syamsul Arifin yang diduga palsu dan ingin membuat laporan pengaduan di Poldasu, pihak Dit. Reskrim Poldasu mengatakan bahwa pelapor kasus dugaan ipal tersebut sudah ada yaitu bernama Togar Lubis.
Koordinator Kelompok Studi dan Edukasi Masyarakat Marginal (K-SEMAR) Sumut, Togar Lubis, ketika dikonfirmasi via telepon selulernya perihal oknum MP yang mengaku-ngaku sebagai pelapor kasus Ipal tersebut mengatakan hal tersebut adalah hal yang biasa sebatas tidak merugikan orang lain. “Biasanya orang yang tidak punya wawasan, ilmu pengetahuan dan kemampuan akan berusaha menutupi kelemahannya tersebut dengan cara besar bual dan berbohong. Sebatas tidak merugikan orang lain silahkan, namun jika sudah membawa-bawa nama baik institusi KPK maka sebaiknya Polres Langkat melakukan penyelidikan terhadap oknum tersebut” katanya. ( )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: