PUNGLI TERHADAP PASIEN MISKIN DI RSUD T.PURA TERUS BERLANJUT


Langkat

Walaupun telah berganti Bupati, nasib pasien miskin pemegang kartu Jamkesmas di Langkat ternyata tetap sama, yaitu menjadi “sapi perah” atau bahkan diabaikan oleh pihak RSUD Tanjung Pura.

Berdasarkan hasil investigasi Kelompok Studi dan Edukasi Masyarakat Marginal (K-SEMAR) Sumut sampai hari Rabu (1/4/09), di RSUD yang setiap tahunnya menerima anggaran APBD Langkat milyaran rupiah termasuk anggaran dari APBN ini, para pasein miskin ini sering menjadi korban pungli para perawat dan dokter yang bertugas disana.

“Para dokter dan perawat RSUD Tanjung Pura sering meminta uang kepada keluarga pasien pemegang kartu Jamkesmas dengan berbagai alasan, diantaranya uang cuci tangan dokter dan uang ambulan. Bahkan para perawat maupun dokter sering beralasan bahwa obat yang ditanggung Jamkesmas tidak bagus jadi harus ditukar dengan obat paten hingga membutuhkan uang tambahan dari pasien. Hal lain yang menjadi alasan para medis berbaju putih tersebut adalah biaya operasi pasien miskin pemegang kartu Jamkesmas hanya ditanggung Negara setengahnya atau 50%” kata Koordinator K-SEMAR Sumut Togar Lubis, Rabu (1/4) di Stabat.

Masih menurut Togar Lubis, paramedis di RSUD Tanjung Pura juga sering tidak melayani pasien miskin pemegang kartu Jamkesmas jika sejumlah uang yang diminta tidak diserahkan atau pasien tersebut langsung dirujuk ke RS Adam Malik ataupun RS Pirngadi Medan walaupun penyakit yang diderita pasien tersebut sebenarnya dapat ditangani di RSUD Tanjung Pura.

“Berdasarkan informasi, kemarin ada pasien miskin yang meninggal dunia di RSUD Tanjung Pura hanya untuk mengantarkan jenazahnya pihak RS tidak mau sebab keluarga pasien tidak dapat menyediakan uang yang diminta pihak RS. Walaupun pemerintah pusat telah mencanangkan program pelayanan kesehatan gratis bagi warga miskin, ternyata hak-hak memperoleh kesehatan yang layak bagi warga miskin di Langkat benar-benar diabaikan di RSUD Tanjung Pura tersebut. Kita berharap Bupati Langkat Ngongesa Sitepu dapat memberikan perhatian khusus terhadap hal ini, apalagi persoalan seperti ini sudah terjadi sejak pemerintahan Syamsul Arifin” kata Togar Lubis berharap.

Sekedar mengingatkan pembaca, dugaan pungutan liar (Pungli) terhadap pasien miskin di RSU. Tanjung Pura ini sudah sering terjadi dan pada tahun 2007 lalu Polres Langkat sempat memperoses pengaduan M. Sahril (33), warga Dusun VI, Desa Suka Maju, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat yang menjadi korban pungli kepala ruangan Pa dan dr Nat sebesar Rp.5 juta. Pengaduan tersebut diterima Ka. SPK “B” Ipda Feby Harianto dengan mengeluarkan surat tanda penerimaan laporan No.Pol. : STPL/130/IV/2007/LKT.

Pada awal 2006 yang lalu K-SEMAR Sumut juga melaporkan pungli dan penolakan terhadap pasien miskin di RSUD Tanjung Pura kepada Presiden RI. Menerima laporan tersebut, Staf khsusus Presiden RI meminta Menkes RI segera melaporkan kepada Presiden RI penyelesaian masalah terjadinya penolakan pasien miskin di RSUD Tg.Pura. Penolakan ini diakibatkan pasien miskin tersebut tidak dapat menyediakan sejumlah uang yang diminta oleh oknum-oknum di RSU milik Pemkab.Langkat dan telah terjadi sejak tahun 2002 lalu namun tidak pernah mendapat tindakan dari pihak yang berkompeten termasuk dari Bupati Langkat.

Akibat laporan K-SEMAR ini akhirnya dua oknum dokter RSUD Tg.Pura Langkat yaitu dr. Gun dan dr. Nat, Jum’at 9 Juni 2006 akhirnya mengembalikan uang yang pernah mereka pungut kepada dua orang pasien pemegang kartu Askeskin di Langkat yaitu Ida (41) dan Mukti Lubis (64). Pengembalian uang tersebut bertempat diruang Direktur RSUD Tg.Pura dan disaksikan oleh Unit Pengaduan Masyarakat (UPM) Dinkes Sumut yang dipimpin dr.Syawal Nst dan Kordinator K-SEMAR Sumut Togar Lubis. ( )

Tulisan terkait :

– Setelah Dilaporkan K-SEMAR, OKNUM DOKTER RSUD TG.PURA KEMBALIKAN UANG PASIEN MISKIN

– Pelayanan Kesehatan, Hal “MENAKUTKAN” bagi Warga Miskin

– “Mengkorupsi Hak Kesehatan Warga”

– Distribusi Obat Kurang Pengawasan

– Bukti Orang Miskin Masih Diabaikan Pemerintah, RSU.Dr.Djoelham Tolak Pasien Miskin

– Gambar Pasien Miskin yang Diborgol Petugas RS.Latersia Binjai

4 Tanggapan

  1. pungli tuh masup kriminal kejam,,

    iya ga sih? hhehe,,

  2. kayaknya pungli gag bakalan ada yang melirik untuk mengantisipasi untuk saat2 ini deh mas,,, lah wong keamanannya lagi ngurusin partenya dewe-dewe, lagi pada ngurusin pawai kesana-kemari… puyeeeeng

  3. masih perlu uang kali ya……………..
    minjam ni ye………….

  4. Mudah-mudahan kedepannya pelayanan kesehatan di Langkat menjadi lebih baik. Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: