Ratusan Perawat RSUD Tanjung Pura Demo, GAJI CLEANING SERVICE LEBIH TINGGI DARI PARA MEDIS


Sumber : Pos Metro 14 Mei 2009

Tanjung Pura

Tidak transparannya fungsionaris (pengurus) keuangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung Pura memicu kemarahan ratusan perawat yang berstatus Pegawai Negri Sipil (PNS) di rumah sakit milik pemerintah itu. Selain menuntut keterbukaan, pegawai ber-kap putih yang menjadi ujung tombak itu juga memprotes kebijakan rumah sakit karena gaji mereka lebih rendah dari gaji cleaning service.

Kemarahan itu mereka ungkapkan melalui sebuah forum terbuka yang berlangsung di aula RSU Tanjung Pura di Jalan Khairil Anwar Tanjung Pura,kemarin (11/5) siang. Dalam forum yang dihadiri Dirut RSU Tanjung Pura, dr Agusnadi Tala itu, para perawat meminta pihak rumah sakit untuk lebih terbuka dalam menangani masalah keuangan.

“Kami merasa selama ini dikelabuhi oleh pihak rumah sakit, pihak rumah sakit juga tak pernah transparan mengenai masalah keuangan. Masak gaji cleaning service lebih tinggi dari gaji kami (perawat-red). Bukan itu saja, uang pudding yang selama ini kami terima, kini sudah tidak lagi, kemana uang itu semua,” tanya para perawat dihadapan fungsionaris RSU Tanjung Pura bertanya.

Ketidak tranparanan masalah keuangan ini juga membuat suasana forum menjadi sedikit tagang. Pasalnya, pihak fungsionaris mengaku, kalau uang tersebut masih ada ditangan mereka, namun uangnya belum diserahkan. “Kalau uang pudding masih ada di tangan bendahara, cuma waktu pemberiannya yang belum dipastikan,”ujar Fitri selaku Kabid Keuangan RSU Tanjung Pura.

Para perawat ini juga meminta kepada pengurus rumah sakit untuk lebih terbuka, agar kedepannya, para perawat yang memiliki resiko kerja lebih tinggi dan merupakan ujung tombak di rumah sakit itu dapat menjalankan pekerjaan mereka dengan senang hati. “Kita juga nggak mau kalau masalah ini berlarut-larut, makanya kita mengumnpulkan teman-teman dan meminta bapak pengurus RSU untuk hadir mendengarkan keluhan kami ini,”ucap Rismadani.

Sementara, Dirut RSU Tanjung Pura Agusnadi Tala pada kesempatan itu mengatakan, pihaknya tak pernah tertutup mengenai masalah keuangan, apalagi semua masalah itu sudah diserahkannya pada kabid-kabid yang membidangi. Menanggapi tuntutan para perawat, dirinya juga berjanji, akan memperbaiki semua sistem yang selama ini dianggap kurang transparan.

“Untuk kedepannya, kita akan perbaiki semua sistem yang ada, sehingga tak ada lagi kecurigaan ataupun pendapat yang membuat kita terpecah belah,”kata Agusnadi mengumbar janji. Untuk uang pudding sendiri, Agusnadi langsung memerintahkan kepada nggotanya untuk menyerahkan uang pudding sebanyak Rp 80 ribu perbulan yang langsung dibayar per triwulan sebanyak Rp 180 ribu per orang. (Darwis)

3 Tanggapan

  1. aneh, ini namanya ga bisa menghargai pekerjaan orang, emang untuk bisa menjadi perawat itu mudah dan ga perlu biaya apa?

  2. Wah, kok bisa gitu ya ???

  3. “Sementara, Dirut RSU Tanjung Pura Agusnadi Tala pada kesempatan itu mengatakan, pihaknya tak pernah tertutup mengenai masalah keuangan, apalagi semua masalah itu sudah diserahkannya pada kabid-kabid yang membidangi. Menanggapi tuntutan para perawat, dirinya juga berjanji, akan memperbaiki semua sistem yang selama ini dianggap kurang transparan.“Untuk kedepannya, kita akan perbaiki semua sistem yang ada, sehingga tak ada lagi kecurigaan ataupun pendapat yang membuat kita terpecah belah,”kata Agusnadi mengumbar janji.”(kutipan dari artikel diatas)
    ANEH………………LEMPAR BATU SEMBUNYI TANGAN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: