Terdakwa Korupsi Anggaran Rutin dan Proyek Rp 700, Eks Kadis Kebersihan Diistimewakan di LP Binjai


Sumber : Pos Metro Medan
BINJAI-PASCA ditahan,Aminuddin SH (mantan Kadis), Reni Asiah (Bendahara Pengeluaran) dan Mira Bakti Hasibuan (Pejabat Pembuat Komitmen), terdakwa dugaan korupsi anggaran rutin dan proyek fiktif di Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Binjai yang merugikan negara Rp 700 juta itu diistimewakan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Binjai.

Buktinya, pasca ditahan hakim usai pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Binjai, Rabu (13/5). Aminuddin CS ditahan di Blok F yang disebut-sebut sebagai ruang tahanan elite LP Binjai. Soal pengistimewaan eks Kadis DKP Cs itu diproleh POSMETRO MEDAN dari pegawai LP Binjai yang enggan menyebutkan indentitasnya, kemarin (14/5) sore. “Beliau ditahan di Blok F bersama beberapa tahanan narkoba yang lain. Blok itu, adalah ruang elit di sini (LP Binjai-red). Selain ruanganya besar, yang ditahan di blok itu umumnya orang-orang berduit, seperti tahanan narkoba,” terang sumber tersebut pada POSMETRO MEDAN.

Namun soal pengistimewaan itu disangkal Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kota Binjai, Surung Pasaribu. “Kita tidak memandang siapa yang datang ke LP Binjai, yang pasti setiap yang datang kemari (Lapas-red) sudah pasti orang yang menjalani hukuman. Tidak ada perbedaan walaupun dari keturunan manapun, terkait terdakwa kasus korupsi ini tidak ada ruangan yang istimewa di LP Binjai, semuanya sama beliau kita tempatkan di kamar tahanan bergabung dengan tahanan yang lainnya. Kita tidak ada membeda-bedakan semuanya sama kita masukkan di kamar tahanan bergabung dengan tahanan yang lainnya, tidak ada yang diistimewakan di sini,” ujarnya.

Masih kata Surung, LP Binjai tidak pernah menyediakan tahanan khusus bagi terdakwa, “Pokoknya di LP ini kita tidak mengenal itu pejabat ataupun siapa yang penting mereka masuk ke LP menjalani hukuman dikarenakan perbuatan mereka sendiri. Jadi sekali lagi saya katakana tidak ada perlakuan khusus bagi terdakwa kasus apapun di LP Binjai, semua kita berlakukan sama,” tandas Surung.

Kedatangan tiga terdakwa kasus korupsi dijajaran Pemko Binjai menambah jumlah penghuni LP Binjai yang tersangkut kasus korupsi di Binjai, antara lain eks Kadis dan bendahara Dinas Pertanian dan Tanaman Holtikultura (Distan) Kota Binjai dan terdakwa kasus penyelewengan dana Raskin,Lurah Binjai Estate yang ketiga oknum pejabat tersebut masih menjalani vonis yang telah ditetapkan Pengadilan Negeri Binjai. Akankan penghuni LP Binjai terkait kasus Korupsi semakin bertambah. (aswin)

Satu Tanggapan

  1. Mengikuti pemberitaan tentang Langkat terkesan ada pembongkaran kasus-kasus lama tentang penyimpangan dari prinsip Good Governance/clean government, khususnya pidana korupsi.

    Suka atau tidak suka, orang dengan sendirinya bisa secara asosiatif berfikir tentang bagaimana kepemimpinan masa lalu di sana.

    Tidak perlu buruk sangka, penegakan hukum didoronglah terus. Indonesia sudah harus naik kelas baik dalam budaya pemerintahan dengan asas sebagai pelayan rakyat, dan dalam bidang penting lainnya terutama memimpinkan pengembangan budaya mengharakan korupsi.

    Majulah Indonesia. Raih kembali martabatmu. Gapai kembali harga dirimu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: