Potret Buram Pendidikan di Langkat, 330 Siswa/i Baru SMAN 1 Besitang Dipungli


Sumber : Pos Metro Medan
Selasa, 14 Juli 2009
BESITANG-UPAYA pemerintah mendongkrak prestasi pelajar dengan menerapkan standar kelulusan seakan hanya sebuah retorika belaka. Buktinya, belum lagi sistem Ujian Akhir Nasional (UAN) banyak mendapat respon negatif dari masyarakat.

Kini, warga kembali menjerit. Pasalnya, belum lagi ekonomi stabil, giliran sekolah yang melakukan pungutan liar (pungli) terhadap calon siswa/siswi baru.

Problem di bidang pendidikan di tanah air, khususnya terkait biaya masih jadi masalah yang kompleks. Memang, pendidikan itu perlu biaya. Namun bukan berarti harus memeras keringat rakyat kecil, yang notabene sudah terbebani segala macam kebutuhan sehari-hari. Beberapa sekolah pun menerapkan yang disebut biaya formulir, biaya pendaftaran dan uang wajib lainnya, sehingga membuat kepala orang tua menjadi pusing tujuh keliling.

Seperti yang terjadi di SMAN I Besitang, Langkat misalnya. Ratusan orang tua murid yang hendak memasukkan anaknya ke sekolah ini harus peras keringat dan banting tulang ketika dilakukan penerimaan murid baru. Seperti penuturun MS (47) warga Besitang, kemarin menceritakan tingginya biaya masuk di SMAN- I Besitang ke POSMETRO MEDAN. Menurut ibu rumah tangga ini, biaya yang harus dikeluarkannya ketika mendaftarkan anaknya di sekolah pemerintah itu mencapai Rp.427 ribu.

Hal ini seperti yang tertuang dalam surat edaran sekolah Nomor :407/105.3/SMS/KP/2009 tentang biaya panjar pendaftaran ulang siswa tahun pengajaran (TP) 2009-2010 yang dikeluarkan tanggal 07 Juli 2009 ditandatangani Karmen.P Nainggolan, Kasek SMAN-I Besitang tanpa ditandatangi Komite sekolah. Adapaun biaya yang tertera disurat edaran tersebut yang wajib dilunasi orang tua untuk Kelas XI dan XII adalah, panjar uang komite rutin 2 bulan Rp.60 ribu.

Panjar uang computer 2 bulan Rp. 15 ribu, panjar uang buka/LKS Rp.50 ribu, panjar pengadaan computer 7 unit Rp.25 ribu, panjar uang Osis 2 bulan Rp.12 ribu, panjar uang pengadaan perlengkapan kartu siswa, kartu BP/BK Rp.40 ribu. “ Total uang yang harus dikeluarkan untuk murid yang naik kelas dari kelas 2 ke 3 keseluruhan sebesar Rp.202 ribu, jelas MS.

Sedangkan biaya untuk siswa yang baru masuk dipatok biaya sebesar Rp.475 ribu dengan rincian, panjar uang komite 2 bulan Rp. 60 ribu, panjar uang computer 2 bulan, Rp. 15 ribu, panjar uang buku/LKS Rp.50 ribu, panjar pengadaan computer 7 unit Rp.40 ribu, panjar uang Osis 2 bulan, Rp.12 ribu. Perlengkapan kartu siswa, BP/BK Rp.40 ribu, panjar uang komite insidental (pembangunan) Rp.90 ribu. Pengadaan baju olah raga (kaos dan training) Rp.90 ribu, dan Atribut siswa ( topi, dasi dan simbol) Rp.30 ribu.

Parahnya, meski ratusan bahkan ribuan orang tua murid di Langkat “ menjerit” perihal tinginya biaya masuk sekolah itu, tapi Pemkab Langkat seakan cenderung tutup mata terhadap masalah tersebut tanpa ada reaksi apa-apa. Bahkan, sadisnya lagi, pungli ini jauh hari sebelumnya telah direstui Kadisdikjar Langkat melalui surat-surat sakti yang diterbitkannya. Sementara Kepala Sekolah (Kasek ) SMAN-I Besitang, Karmen P. Nainggolan yang coba dikonfirmasi POSMETRO MEDAN kekantornya tidak berada di tempat. Sedangkan wakil kepala sekolah Lailan Kahiriah SPd yang ditemui didampingi seorang guru honorer Farida mengatakan, kutipan ini merupakan kebijakan Kasek tanpa lebih dulu melakukan rapat dengan komite sekolah.

“Memang nggak ada rapat dengan Komite Sekolah, alasannya, setelah uang dikutip semuanya, barulah dilakukan rapat dengan Komite, “ ujar Farida mewakili sekolah. Lebih lanjut guru honorer ini juga mengatakan kalau pembangunan di sekolah ini sebenarnya lebih banyak dimajukan oleh mereka para guru honorer di tempat ini. “ Kalau di sini (SMAN-I -red) kami tenaga honornya ada 21 orang dan semuanya aktif mengajar, sedangkan guru yang PNS sebanyak 6 orang, boleh dibilang mereka hanya satu kali semingu masuk mengajar, makanya yang lebih banyak memajukan sekolah ini adalah guru honorer, “ ketus Farida seraya menambahkan jumlah murid di sekolah ini mencapai 330 orang/siswa yang dipungli. (Darwis)

Berita terkait Pantas Untuk dibaca :
Soal Surat Edaran Dana PSB di Langkat, Plt. Kadis Dikjar Langkat “Meludah Kelangit”

Satu Tanggapan

  1. info yang bagus sekali….trim’s

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: