Untuk Beli Mobil Syamsul Arifin, APBD Sumut Dikuras Rp 1,1 M


Sumber : Harian Global

Written by Chandra Sirait
Thursday, 02 July 2009 09:48

Belum habis polemik rehap kolam ikan Gubsu senilai Rp 200 juta, biro perlengkapan Pemprovsu kembali menganggarkan Rp 1,1 milliar untuk pembelian mobil dinas Gubsu dan Wagubsu. Herannya, pembelian dua unit mobil dinas roda empat ini, khusus untuk digunakan Gubsu dan Wagubsu kalau ada urusan dinas di Jakarta.

Tidak ada penjelasan tegas menyangkut peran mobil dinas khusus itu, apakah mobil tersebut disimpan di Jakarta untuk keperluan transportasi di sana atau ditempatkan di Medan. Di tengah ketidakjelasan penjelasan itu, Kasubbag Pembelian Biro Perlengkapan Setdaprovsu, Ismail, Rabu, (1/7) membenarkan rencana pembelian mobil itu. Meski masih dievaluasi, namun saat ini tender pembelian dua unit mobil dinas ini sedang tahap proses. Bahkan sebagian rekanan sudah ada yang mendaftar.

“Tender pembelian dua unit mobil dinas Gubsu dan Wagubsu sebesar Rp 1,1 milliar masih kita evaluasi, meskipun sudah ada 3 rekanan yang mendaftar,”ucapnya.

Selain menenderkan pembelian dua unit mobil dinas, Pemprovsu juga menenderkan pembelian 20 unit sepeda motor dinas seharga Rp 340 juta. Sepeda motor roda dua ini nantinya akan digunakan oleh biro-biro di sekretraiat Pemprovsu. Dikatakan Ismail, untuk tender pembelian 20 unit sepeda motor ini, sudah tahap evaluasi adminisitrasi. “Sudah ada 4 rekanan dan saat ini kita masih melakukan evaluasi,” ujarnya.

Diperebutkan

Informasi beredar di Kantor Gubsu menyebut, sampai kemarin tender pembelian dua mobil dinas roda empat ini masih diperebutkan para rekanan. Pengamatan Global, saat ini kantor Gubsu sudah ramai didatangi para rekanan membawa berkas penawaran.

Ismail mengatakan, ramainya rekanan ini justru akan membuat pelelangan makin berkualitas. Dia beralasan, persiangan akan semakin ketat dan sehat. “Lebih banyak mendaftar lebih bagus, sehingga dapat bersaing sehat,” tuturnya.

Karena ramainya calon peserta tender, kabar yang beredar sejumla rekanan yang sebelumnhya ingin mengikuti seleksi, namun setelah melihat ketatnya persaingan dan tekanan dari sejumlah pihak, memilih mengundurkan diri dan menerima uang mundur dari pada terjun sebagai peserta seleksi.

Dihubungi secara terpisah, anggota Komisi A DPRDSU Syamsul Hilal menganggap, proyek mobil dinas hanya menghabiskan anggaran dan tidak tepat sasaran. Begitu pula dengan rehab kolam ikan Rp 200 juta. Menurutnya anggaran sebesar itu lebih baik diberikan kepada rakyat miskin. “Stop pembelian mobil dinas yang mewah itu karena hanya menghamburkan uang negara,’’ ucapnya.

CANDRA SIRAIT | GLOBAL | MEDAN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: