“BELANG” GUBSU SYAMSUL ARIFIN MULAI TERLIHAT


“BELANG” GUBSU SYAMSUL ARIFIN MULAI TERLIHAT
Oleh : Togar Lubis

Sejak satu tahun kepemimpinan Syamsul Arifin sebagai Gubernur Sumut, sejumlah media cetak terus menyoroti kinerjanya yang dinilai berbagai kalangan tidak pro rakyat. Apalagi dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sumut Tahun Anggaran (TA) 2009 ditemukan sejumlah anggaran yang “tidak masuk akal” bahkan terkesan “akal-akalan” untuk menggerogoti uang rakyat. Contohnya adalah anggaran pembelian mobil dinas untuk keperluan Gubsu dan Wagubsu jika sedang berada di Jakarta seharga Rp. 1,1 milyar ditambah dengan pengadaan TV Rp.20 juta dan 5 unit kamera seharga Rp251 juta.

Tidak cukup sampai disitu ternyata di APBD Sumut TA 2009 ini juga ditemukan anggaran untuk rehap kolam ikan Gubsu senilai Rp 200 juta dan perawatan taman rumah gubernur yang juga nominalnya puluhan juta. Bahkan dalam Perubahan APBD TA 2009, juga diusulkan anggaran untuk sejumlah hewan ternak di rumah dinasnya. Tak tanggung, anggaran untuk pakan ternak senilai Rp 15 juta.

Analis politik dari Universitas Sumatera Utara (USU), Warjio, menilai gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Syamsul Arifin tidak menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat Sumut.

“Janji-janji saat kampanye pilgubsu tentang rakyat tidak bodoh, tidak lapar, tidak sakit dan punya masa depan, hingga saat ini tidak sedikitpun terealisasi,” katanya kepada wartawan, Selasa (14/7 ). Bahkan menurut Wajio, penghargaan dari Amerika yang menyatakan Gubsu sangat berpihak terhadap masyarakat miskin kurang beralasan dan sangat tidak tepat.

Tokoh lain yang belakangan ini terus mengkritisi kebiakan Syamsul Arifin adalah Syamsul Hilal yang merupakan anggota Komisi A DPRDSU. Politisi ini mengatakan, pembelian televisi Gubernur yang bakal menyedot uang rakyat itu merupakan bukti Gubsu Syamsul Arifin, SE tidak pro rakyat. Menurutnya Gubsu masih memelihara gaya hidup mewah, di tengah rakyat miskin.

Apa mau dikata, nasi telah jadi bubur dan Syamsul Arifin si tukang kombur telah ditetapkan pemerintah pusat menjadi gubernur. Teriakan bahkan jeritan minoritas aktivis seperti yang dilakukan Kelompok Studi dan Edukasi Masyakat Marginal (K-SEMAR) Sumut yang jauh hari telah menyuarakan penolakan pencalonan Syamsul Arifin menjadi Gubsu sejak tahun 2007 lalu hanya dianggap sebahagian besar masyarakat Sumut termasuk para tokoh politisi, tokoh agama dan akademisi sebagai angin lalu. Bahkan saat itu melalui email, sejumlah masyarakat Sumut ada yang menyatakan bahwa aktivis K-SEMAR Sumut itu adalah Yahudi. PILGUBSU DAN UNJUK RASA, Catatan #2 Untuk Dugaan Ijazah Palsu H.Syamsul Arifin

Saat itu mereka hanya mengelu-ngelukan dan memuji gaya kepemimpinan Syamsul Arifin yang mereka anggap humoris, bersahaja, dekat dan peduli dengan rakyat  Untuk Kepentingan Politik Ustad Jadi Munafik . Kita masih ingat, bagaimana senangnya forum wajah Presiden SBY dan Ibu Ani Yudhoyono mendengar Syamsul Arifin berpidato saat berkunjung ke Danau Toba tahun lalu. Tapi seakan ada yang mereka lupakan, bahwa mewujudkan visi misi Rakyat tidak bodoh, Rakyat Tidak Sakit dan Rakyat Tidak Lapar itu tidak bisa dilakukan dengan modal humor.

5 Tanggapan

  1. Jangan-jangan GUBSU dikelilingi orang orang yang ga becus…

  2. Berdasarkan pengalaman di Langkat Amanguda. bukannya dikelilingi oleh orang-orang yang nggak becus, tapi dia sendiri yang memang tak bagus. Dalam beberapa kali kasus korupsi sidang di PN langkat yang sedang digelar seperti dugaan korupsi Satpol PP, beberapa terdakwa menerangkan bahwa mereka hanya mengikuti perintah Bupati Langkat saat itu yaitu Syamsul Arifin. Trims Amanguda atas kunjungannya. salam

  3. Ha…Ha…Ha… yang jelas aku tak pilih Dia kemarin. Kalau di Langkat bisalah. Ini Sumut !!! Rakyat sekarang jadi bodoh, jadi sakit dan jadi lapar nengok tingkah Gubernur. Kita lihat saja apa yang berubah sejak terpilih. Yang jelas kita makin mundur.
    Maju terus SUMUT…!
    Salam.

    To Sdr.ku OM : “Ha… ha…ha…, Bos bisa aja. tapi kalo tidak salah, kita orang batak yang mengangkat dia jadi raja ya..?”

  4. Gantung aja jempolnya syamsul aripin selama 10 tahun biar kapok dia,dari wajahnya kmrin klo ku tengok macam tak berdosa x dia,tapi memang bukan pilihanku hidung besar tu… rakus x uang ternyata dia ya… matikan aja lampu tangan tu biar tau rasa dia….

  5. buat KPK yg terhormat, saya ada saran tentang paara koruptor yg tidak mau mengakui kesalahannya, ada hal yg sangat sangat mudah untuk membuat para koruptor itu mengaku, yaitu : Undang saja para Penghipnotis. misal (ROMMY RAFAEL) yg sering tampil di layar tv. mungkin dengan ke piawaian beliau bisa mengungkap bahkan membuka mulut para koruptor dengan ilmu hipnotisnya. meski pun hal ini tidak sesuai dengan UU. tapi demi mengungkapkan kebenaran apa salah nya kita langgar UU utk sementara, setelah itu kita ikuti UU yg berlaku, Gimana??????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: