Soal Surat Edaran Dana PSB di Langkat Plt. Kadis Dikjar Langkat “Meludah Kelangit”


sumber : warta-kita.com

Senin 13 Juli 2009

>>luqman, medan
Kisrus tentang edaran biaya pungutan Penerimaan Siswa Baru (PSB) tahun ajaran 2009/ 2010 yang diterbitkan oleh Plt. Kadis Pendidikan Langkat Drs. Sulistianto terus menuai kritikan. Edaran tersebut dinilai berbagai kalangan tidak mendukung program wajib belajar 9 tahun menuju program wajib belajar 12 tahun.
Menurut Koordinator Kelompok Study dan Edukasi Masyarakat Marginal (K-SEMAR) Sumut, Togar Lubis, Senin (13/7) melalui telepon selulernya kepada inimedanbung.com mengatakan, dengan diterbitkannya surat edaran tersebut sama artinya Drs. Sulistianto “meludah kelangit”.

Menurut Togar Lubis, Drs.sulistianto saat baru dilantik menjadi Plt. Kadis P dan P pada pertengahan Maret 2009 lalu, Drs. Sulistianto langsung menerbitkan surat edaran perihal upaya menaikkan citra Dinas Pendidikan dan Pengajaran. Surat Edaran tersebut bernomor : 800/0596.Sekr/2009 bertanggal 25 Maret 2009 dan ditujukan kepada Sekretaris, Para Kabid Dinas P d P Langkat, seluruh KUPTD Dinas P d P Kecamatan beserta Kepala SMP, SMA dan SMK Negeri se Kabupaten Langkat. Salah satu poin dari tujuh poin yang harus dipedomani adalah menghilangkan pungutan yang tidak didasari oleh peraturan.

Berbagai kalangan di Langkat saat itu menilai bahwa dengan diterbitkannya surat edaran tersebut adalah sebuah langkah positif dan merupakan gebrakan awal yang dilakukan Drs. Sulistianto untuk memperbaiki citra Dinas pendidikan di Langkat yang selama ini dikenal publik penuh dengan praktek KKN. Namun ironis, tambah togar, tidak lama berselang beredar pula surat yang ditujukan kepada seluruh Kasek penerima DAK 2009 yang intinya agar pelaksanaan rehab sekolah dengan mempergunakan anggaran DAK tersebut dilakukan oleh pihak ketiga atau rekanan. Surat ini kemudian langsung menimbulkan reaksi negatif dari para Kasek karena sangat bertentangan dengan SK Mendiknas yang mengatur tentang pedoman pelaksanaan DAK. Akibat reaksi ini, khabarnya Drs. Sulistianto kembali menarik surat edaran tersebut.

Menyikapi sepak terjang Drs. Sulistianto yang terkesan “lebih berkuasa” dari Bupati Langkat ini, K-SEMAR Sumut mengharapkan Bupati Langkat Ngogesa Sitepu segera mengambil sikap tegas sebagai langkah antisipasi agar citra pendidikan di Langkat tidak semakin buruk. K-SEMAR juga sangat menyesalkan alasan Drs. Sulistianto yang mengatakan bahwa “direstuinya” pungutan penerimaan siswa baru di Langkat tersebut berdasarkan adanya edaran surat dari Disdikjar Provinsi Sumut.

“Jika pendidikan di Langkat ingin lebih baik seharusnya Kadis. Dikjar Langkat lebih bijak dalam menyikapi dan mencermati isi surat dari Kadisdkjar Sumut tersebut, bukan malah dijadikan sebagai tameng untuk merestui hal-hal yang seharusnya tidak dilakukan sebab membebani rakyat khususnya warga miskin di Langkat. Apalagi dalam surat yang diajukan oleh SMA Negeri Stabat menyebutkan bahwa biaya yang dipungut dari pendaftaran siswa tersebut adalah untuk unag makan siang dan snack serta uang lelah panitia. Panitia penerimaan siswa baru di sekolah negeri itu umumnya adalah PNS, jadi jika tidak mau lelah ya sebaiknya mengundurkan diri aja dari PNS sebab masih banyak anak bangsa ini yang siap untuk menggantikannya ” kata Togar Lubis geram.

Tentang pungutan penerimaan siswa baru ini, K-SEMAR Sumut juga menyesalkan kinerja DPRD Langkat yang sama sekali tidak bereaksi atau memberi masukan kepada Bupati Langkat agar diterbitkan Surat Keputusan Bupati yang melarang dilakukannya pungutan penerimaan siswa baru seperti yang dilakukan oleh Bupati Sragen. Padahal pada tahun 2006 lalu seluruh anggota DPRD Langkat telah melakukan study banding ke kabupaten tersebut dan menghabiskan anggaran yang tidak sedikit. Disamping itu K-SEMAR Juga akan segera membedah buku APBD Langkat Tahun Anggaran 2009 dan jika ditemukan ada dialokasikan biaya penerimaan siswa baru maka Drs. Sulistianto akan dilaporkan dengan dugaan melakukan tindak pidana korupsi. ***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: