Dugaan Korupsi Dispora Binjai Mulai Diselidiki


Sumber : Pos Metro Medan

Selasa, 14 Juli 2009
BINJAI-POLRESTA Binjai mulai menyelidiki kasus dugaan korupsi di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Binjai. Sejauh ini sudah lima saksi yang diperiksa terkait dugaan anggaran tumpang tindih pembinaan KONI di Binjai itu. “Ya, kita sudah mengambil keterangan lima orang saksi dan dalam waktu dekat ini pihak kita akan memanggil kembali beberapa saksi dalam kasus ini,” ujar AKP Muhamad Taufiq SE, MHum, Kasat Reskrim Polresta Binjai, kemarin (13/7).

Kasus dugaan korupsi ini terbongkar atas pengaduan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peduli Politik Pemerintah Dan Hukum Kota Binjai kepada Pihak Kajaksaan Negeri Binjai tertanggal Senin 13 Juli 2009 dengan nomor 76/LSM-P3H/SU/KB/VII/2009.

Pengaduan tersebut langsung ditandatangani Ketua LP3H Samsudin Damanik dan wakil ketua Muhamad J Pardede. Surat pengaduan juga ditembuskan ke Presiden RI, Mahkamah Agung RI, Kejaksaan Agung RI Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, dan isi tebusan tersebut antara lain pihak Kejaksaan Negeri Binjai harus benar benar menangani kasus dugaan korupsi terjadi di Dispora/ KONI Binjai.

Menurut Samsudin, di dalam anggaran tersebut banyak yang terkesan tumpang tindih dalam anggaran yang telah disahkan DPRD Kota Binjai. Secara keseluruhan dana tersebut dianggarkan ke Dispora sebesar Rp. 7.046.747.758.00 sedangkan untuk anggaran ke KONI sebesar Rp. 6.068.220.000,00 dan anggaran ini lebih besar dari tahun 2007.

Samsudin menjelaskan, dana tersebut diperuntukkan untuk pembinaan yang disalurkan Dispora kepada KONI. Dari KONI kepada cabang Cabang olahraga yang ada di Binjai, seperti cabang bola basket sebesar Rp. 74 Juta, olahraga panjat tebing sebesar Rp. 70 juta, kempo Rp. 70 juta, karete Rp. 70 juta, peningkatan mutu sepak takraw sebesar Rp. 70 juta.

Samsudin menambahkan, dana yang dikeluarkan masih banyak lagi seperti peningkatan mutu organisasi cabang olahraga bulu tangkis Rp. 70 juta. Lembaga Kreaksi dan karya Tuli di kalangan pemuda Rp. 75 juta, peningkatan SDM Pemuda Rp. 150 juta, peningkatan mutu organisasi dan mutu tenaga keolahragaan menembak Rp.100 juta, Biaya turnamen bola Volly Rp.400 juta, biaya perlombaan renang Rp. 75 juta, biaya perlobaan pertandingan bulu tangkis Rp.75 juta, dana tersebut menurutnya disedot dari APBN 2009.

Di tempat terpisah Kadis Pora Kota Binjai H Drs Ahmad Kuasa ketika ditemui warawan di Infokom Kota Binjai kemarin (13/7) terkait kasus tersebut mengatakan, pihaknya telah menyerahkan seluruh anggaran untuk cabang olahraga kepada pihak KONI Kota Binjai. (Aswin)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: