Janji Patuhi UU Ketenagakerjaan


sumber : Pos Metro Medan

Sabtu, 18 Juli 2009
BINJAI-HINGGA kemarin, peran dan upaya Disnaker Binjai dalam membela hak dan kepentingan buruh ibarat pribahasa ‘panas-panas taik ayam’. Sindiran bernada miring ini dikatakan Ketua LSM K-SEMAR, Togar Lubis menanggapi sikap Disnaker yang terkesan tak punya nyali menindak managemen RSU Al Fuadi Jalan A Yani No 29,Kelurahan Kartini, Kecamatan Binjai Kota yang melakukan pelanggaran UU Ketenagakerjaan.

Pernyataan Togar bukan cuap-cuap belaka. Buktinya, hingga kemarin pihak Disnaker Binjai belum bertindak apa-apa terhadap Dr Fuad EL Murad, oknum Kadis Kesehatan Pemko Binjai, selaku pemilik rumah sakit itu. Terkesan masih membandel pemilik dan managemen RS AL Fuadi tetap ngotot tak mau mendaftarkan karyawannya jadi peserta Jamsostek “Pemilik dan pihak managemen RS AL Fuadi Binjai sudah jelas melanggar UU Nomor 3 Tahun 1992 Tentang Jamsostek. Padahal pihak perusahaan yang melanggar UU dapat diberikan sanksi kurungan dan denda. Jadi Disnaker tunggu apa lagi? Kenapa belum ada tindakan tegas? Apa Disnaker takut, karena pemilik rumah sakit itu adalah oknum pejabat,” tegas Togar heran pada POSMETRO MEDAN beberapa waktu lalu.

Ketidaktegasan Disnaker terbukti dengan kedatangan pemilik RSU Alfuadi, dr. HTM Alfuadi ke kantor mereka, Kamis (16/7). Padahal, seperti diketahui, pihak Disnaker sudah melayangkan surat panggilan sejak dua bulan lalu. Oknum Kadinkes Binjai itu akhirnya memenuhi panggilan Disnaker setelah sekian lama tak menghiraukan apa yang menjadi ketentuan dalam peraturan Perundang-undangan tentang ketenagakerjaan, bahkan saat beberapa waktu lalu di konfirmasi POSMETRO MEDAN di ruangan kerjannya, dr. HTM Alfuadi justru mengaku tak yakin Jamsostek bisa menjamin karyawannya. Sementara itu, saat ditanya mengenai gaji karyawannya yang masih berada di bawah UMK, Fuad mengaku sistem pengganjian yang ia terapkan masih tergantung dari keuntungan usahanya.

Terpisah Kepala Disnaker Binjai, Drs Daristen Purba melalui Kabid Pengawasan Wesly Situmorang saat dikonfirmasi POSMETRO MEDAN membenarkan hal tersebut. Dijelaskannya, dalam panggilan kedua kali itu pihak RSU Al Fuadi berjanji akan melaksanakan ketentuan peraturan Undang-undang Tenaga Kerja yakni, mendaftarkan pekerjanya jadi peserta Jamsostek, serta memberikan upah pekerja sesuai dengan UMK.

“Pihak RSU Al Fuady berjanji dalam minggu ini akan memenuhi ketentuan Undang-undang Tenaga Kerja, terkait mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta Jamsostek dan memenuhi gaji pekerja sesuai dengan ketentuan dalam UMK,” bilang Wesly. Apa yang dilakukan pihak RSU Al Fuady disambut baik oleh Disnaker Binjai walau sampai berulang kali dilayangkan surat pemanggilan, “Pemilik RSU Al Fuady telah menunjukkan itikad baik, walau ini merupakan panggilan kedua kita tetap akan menunggu upaya yang akan dilakukan dari janji yang akan dipenuhi, namun apabila tidak dilaksanakan kita akan memberikan laporan ini kepada pihak terkait sesuai dengan proses hukum yang berlaku dalam UU,” tandas Wesly. (Aswin)

Satu Tanggapan

  1. Posmetro yess…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: