Manager Kolam Sekap dan Siksa Karyawan, Korban Diancam Dilaporkan Balik


sumber : Pos Metro Medan

Jumat, 14 Agustus 2009
STABAT-SETELAH menjalani perawatan medis selama beberapa hari, Dio Afandri Harahap (18) mulai membaik. Korban penyekapan sekaligus penganiayaan yang dilakukan Manager Kolam Renang Dendang Tirta, Iwan Syahputra dan Mulyaman, adik pemilik kolam, diperbolehkan pulang oleh pihak Rumah Sakit (RS) Insani Stabat.

Dio yang sempat dirawat di ruangan II-D rumah sakit tersebut, dipapah keluar ruangan oleh abang dan kerabatnya yang lain. Meski kondisinya belum pulih seratus persen, tapi keluarga korban berniat merawatnya dengan berobat jalan saja.

“Memang hari ini Dio keluar dari rumah sakit bang. Kondisinya memang belum pulih kali. Tapi kami (keluarga-red) sudah sepakat kalau Dio berobat jalan aja,” ujar Toni, abang kandung korban saat dikontak POSMETRO MEDAN, kemarin (13/8).

Lebih lanjut bilang Toni, keluarga prihatin atas apa yang menimpa Dio. Sebab, pasca kejadian (penyiksaan) yang dialaminya, Dio sering mengigau layaknya orang yang syok berat.

Dalam igauannya, Dio mengatakan “Aku ngak ada mengambilnya, tolong aku mak, jangan pukuli aku bang.”

“Mungkin siksaan yang dialaminya waktu itu cukup berat, sehingga dia begitu shock,” sebut Toni seraya mengatakan, pada Rabu (12/8) keluarga pelaku datang menyambangi keluarga korban. Katanya, hari itu pada malam pukul 23.15 WIB, orang tuanya didatangi dua orang pria.

“Memang diisukan kami telah berdamai dengan pelaku, karena keluarga pelaku telah membayar biaya perobatan adik kami. Tapi sebenarnya tidak. Yang membayar biaya obat di rumah sakit adalah pakcik kami yang bernama Ucok. Jadi tidak ada perdamaian, bahkan kami tadi telah melaporkan kasus ini ke Polsek Stabat,” Timpal Toni.

Lebih lanjut saudara tertua Dio ini juga mengatakan, kedatangan dua orang pria itu memberitahu, kalau keluarga korban mau melapor ke pihak yang berwajib, tidak jadi masalah. Tapi kalau mau berdamai secara kekeluargaan, mereka siap.

Kedua orang itu juga sempat mengatakan, mereka juga punya kesalahan Dio yang siap dilaporkan ke polisi. “Mereka bilang akan melaporkan Dio juga. Inikan kayak ancaman? Setelah kami tanya Dio, dia mengatakan tidak pernah berbuat kesalahan apapun selama bekerja di Kolam Remang milik Kadispenda Langkat itu,” terang Toni seraya menambahkan keluarga tetap memilih penyelesaian kasus ini lewat jalur hukum.

Seperti diberitakan, penganiayaan berat yang dialami Dio Afandri Harahap warga Jln. Jati Mulya, Lingkungan I Musyawarah, Kelurahan Stabat Baru, Kecamatan Stabat, Langkat ini, berawal dari tuduhan manager tempatnya bekerja. Dio dituding mencuri Amplipayer milik kolam renang yang hilang beberapa hari lalu.

Oleh manager kolam renang itu, korban diperlakukan bak tahanan perang. Ia dikurung di dalam sebuah ruangan mulai pukul 19.00 WIB hingga 23.00 WIB. Sejumlah pukulan diterima korban waktu itu.

Menjelang pukul 23.00 WIB hingga menjelang pagi, ia kembali disiksa oleh Mulyaman, adik si pemilik kolam renang. Sadisnya, jempol kaki kiri korban dipukul pakai dongkrak besi hingga pecah dan harus dijahit.

Dio yang nyaris tewas di tangan kedua pelaku, berhasil ditolong keluarga pada pagi harinya sesaat mendapat kabar dari teman Dio yang prihatin atas kejadian tersebut.

Kapolsek Stabat AKP Edi Supriyanto ketika dikonfirmasi POSMETRO MEDAN, mengaku sedang mencari-cari para tersangka. “Anggota sudah saya perintahkan untuk menangkap kedua pelaku penganiayaan itu. Sekarang surat penangkapannya sudah kita keluarkan,” sebut Kapolsek.

Terpisah POSMETRO MEDAN yang berusaha melakukan konfirmasi ke manager kolam renang Iwan tidak berhasil ditemui. Menurut salah seorang petugas kebersihan di tempat ini, Iwan sudah tidak kelihatan sejak kemarin. “Dari semalam bapak itu sudah nggak kelihatan. Dia belum ada masuk,” bilang petugas ini sambil menoleh kiri kanan seperti orang ketakutan.(darwis)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: