PDAM Tirta Wampu Peras Pegawai, Mau Jadi Karyawan Wajib Setor 40 Juta


sumber : Pos Metro Medan

Jumat, 28 Agustus 2009
LANGKAT-SEBELUMNYA Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Wampu, Jufrizal dituding menggelapkan uang asuransi jiwa bumi putra (AJB) senilai Rp 40 juta, kini perusahaan milik Pemkab Langkat itu dikabarkan memungut biaya puluhan juta kepada sejumlah tenaga kerja di perusahaan itu untuk menjadi karyawan.

Menurut keterangan yang berhasil dihimpun Rabu (26/8) menyebutkan, pihak Direksi PDAM Tirta Wampu memungut uang dari beberapa tenaga kerja yang ingin lulus menjadi karyawan dengan jumlah bervariasi mulai Rp 10 juta hingga Rp 40 juta per orang. Akibat besarnya dana yang dipungut Direksi PDAM Tirta Wampu, membuat tenaga kerja yang tak memiliki uang, terpaksa melapas kesempatannya menjadi karyawan meski sudah bekerja bertahun-tahun.

Sementara, ada tenaga kerja yang baru bekerja selama empat bulan sudah diangkat menjadi karyawan PDAM Tirta Wampu. Hal ini dengan adanya beberapa nama baru yang menjadi karyawan di PDAM Tirta Wampu seperti Radhfina dan Wijaya yang baru bekerja selama empat bulan kini sudah mendapat jabatan empuk di perusahaan air minum tersebut.

Bahkan, Rudhfina sendiri yang merupakan adik kandung Direktur PDAM Tirta Wampu menjabat sebagai Kasir PDAM Unit Stabat.

Besarnya pungutan uang pelicin untuk menjadi karyawan di PDAM Tirta Wampu itu dibantah Direktur PDAM Tirta Wampu Jufrizal ketika dihubungi wartawan koran ini, kemarin (26/8). Menurut orang nomor satu di PDAM Tirta Wampu itu pihaknya tak pernah memungut uang bagi seleksi penerimaan karyawan di perusahaan yang dipimpinnya.

“Siapa yang bilang seperti itu, kalau saya tahu orangnya biar saya tuntut dia,” ancamnya. Ketika disinggung kembali tentang pungutan itu, dirinya mengaku telah melakukan tes psikologi untuk mencari karyawan baru PDAM Tirta Wampu. Dari hasil tes itu, banyak diantara tenaga kerja yang sudah mengabdi di PDAM tak lulus dalam ujian. “Sedangkan, yang baru bekerja ini lulus, maka yang baru bekerja inilah yang diangkat menjadi karyawan,” bilangnya. “Jadi dalam hal ini, kita ingin merubah perusahaan ini menjadi lebih baik, jika memang tenaga kerja itu tak lulus, maka kita tak akan luluskan meskipun dia sudah bekerja bertahun-tahun,” pungkasnya. (Darwis)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: