Dugaan Korupsi Rp102 Miliar di Langkat, Selangkah Lagi ke Tersangka


Sumber : Harian Sumut Pos

JAKARTA– Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan si nyal tidak akan menghentikan proses penyelidikan kasus dugaan korupsi APBD Langkat tahun 2000-2007 senilai Rp102 miliar. Wakil Ketua KPK M Jasin kepada koran ini menyebutkan, hingga saat ini penyelidik KPK masih mengumpulkan bukti-bukti mengenai dugaan korupsi tersebut. Kalau sudah kuat, maka ditingkatkan ke tahap penyidikan dan penetapan tersangka.

”Kita lihat bukti-bukti yang dikumpulkan,” ujar Jasin lewat telepon kepada koran ini, Minggu malam (6/9) di Jakarta.

Dia berharap, pihak-pihak terkait tidak mempercayai orang-orang yang mengaku-ngaku bisa menghentikan proses hukum di KPK. Menurutnya, selama ini sudah sering terjadi orang yang terlibat perkara korupsi didatangi orang yang mengaku-ngaku sebagai orang KPK. Orang tersebut bisa dipastikan sebagai KPK gadungan bila beroperasi dengan meminta-minta uang. ”Hal semacam itu sudah sering terjadi dan KPK telah berkoordinasi dengan kepolisian setempat. KPK mengharapkan seluruh masyarakat agar siapa pun yang mengaku-ngaku KPK atau orang KPK, bila ada indikasi minta uang dengan mengaku-ngaku bisa menghentikan kasus segera dilaporkan ke KPK atau kepolisian setempat untuk dilakukan penangkapan,” papar Jasin.

Dia mengatakan, hal itu menanggapi informasi yang berkembang bahwa KPK telah datang ke Medan untuk memeriksa seorang pejabat di sebuah hotel, Kamis malam pekan lalu.

Dihubungi secara terpisah, Juru Bicara KPK Johan Budi memastikan, jelas yang melakukan pemeriksaan bukan penyelidik KPK. Pasalnya, penyelidik maupun penyidik KPK tidak pernah melakukan pemeriksaan di hotel. “Ah nggak benar itu. Mana ada KPK memeriksa orang di hotel. Jangan-jangan KPK gadungan,” cetus Johan.

Dukungan untuk KPK
Setelah beberapa hari berada di Jakarta untuk meminta komisi pemberantasan korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas dugaan korupsi dana APBD Langkat TA 2000-2007, akhirnya beberapa elemen masyarakat Langkat tiba di Kabupaten Langkat Sabtu (5/9) malam.
Menurut keterangan element masyarakat Langkat yang terdiri dari Kelompok Studi dan Edukasi masyarakat Marginal (K-SEMAR) Sumut, Masyarakat Pancasila Indonesia (MPI) Langkat dan Komid SBY Langkat ini, mereka sudah bertemu dengan pihak DPR RI untuk mendesak KPK agar mengusut tuntas kasus dugaan korupsi Langkat ini.

Dan sekarang, mereka tinggal menunggu hasil penyelidikan KPK yang kini masih terus mendalami kasus dugaan korupsi Langkat tersebut. “Kita sudah kembali dari Jakarta, untuk kasus kebocoran kas Langkat tersebut, kita tinggal menunggu hasil penyelidikan KPK,” bilang Koordinaotor K-SEMAR Sumut, Togar Lubis, didampingi Ketua MPI Langkat Misno Adi, kemarin.

Mereka mengaku, akan tetap memantau perkembangan pemeriksaan di KPK terkait kasus dugaan korupsi Langkat itu. Karena sejak tahun 2000-2007 masyarakat Langkat tak pernah merasakan pembangunan yang berarti di wilayah tersebut. “Sebagai warga Langkat, kami akan tetap memantau kasus yang tengah didalami KPK ini, karena kami yakin kalau dana yang seharusnya untuk rakyat itu, diduga digunakan untuk kepentingan pribadi, sebab sejauh ini tak pernah terlihat pembangunan yang berarti di Kabupaten Langkat ini,” kesal Misno menyambung pembicaraan.

Mengenai pemeriksaan di KPK, mereka mengakui, kalau mereka yakin KPK akan serius menanggapi kasus ini, apalagi jumlah kerugiannya cukup besar yaitu Rp102 miliar lebih. “Kita yakin kepada KPK, jadi tidak ditunggui pun, mereka pasti menyelesaikan kasus ini,” katanya optimis.
Menyikapi beberapa pejabat Langkat yang tampak mondar-mandir masuk ruangan KPK, mereka enggan membeberkannya ke publik. “Bukan kita tak mau sebut siapa orangnya, tapikan mereka belum tentu terlibat dalam kasus ini, nanti kalau disebutkan mereka akan malu, jadi nanti saja biar KPK yang umumkan,” bilang mereka merahasiakan.

Menanggapi belum adanya tersangka dalam kasus ini, mereka lagi-lagi mengatakan, kalau mereka yakin akan kemampuan KPK dalam mengusut kasus ini. “Kita percayakan saja pada KPK, jadi kita tunggu saja hasil pemeriksaan mereka,” tegasnya.(sam/ndi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: