Ngurus Haji Bukan Alasan, Terkait Belum Ditahannya Pejabat Depag


sumber : Harian Sumut Pos

LANGKAT- Sejak sebulan terakhir, mantan Kepala Depag Langkat Jawat Syukri dan Kandepag Langkat Ilyas Lubis ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan korupsi dana banuan sosial bagi para guru senilai Rp3,4 miliar. Namun, hingga kemarin (13/8) belum juga ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Stabat.
Belakangan ada informasi penundaan penahanan keduanya disebabkan karena sibuk mengurusi keberangkatan jamaah haji tahun 2009. Kondisi ini membuat wakil rakyat di Kabupaten Langkat angkat bicara.

Menurut Anggota DPRD Langkat Syafril SH, ketika dihubungi, Kamis (13/8) menyebutkan tidak ada alasan bagi penyidik kejaksaan untuk tidak melakukan penahanan, karena sesuai dengan ketentuan hukum, jika proses penyidikannya sudah lengkap, maka tidak ada penundaan penahanan bagi si pelanggar hukum.
“Tidak ada alasan untuk tidak melakukan penahanan terhadap seseorang yang melanggar hukum, karena sesuai dengan hukum yang berlaku, jika proses penyidikan sudah lengkap, maka pelaku harus ditahan, apalagi korupsi,” tegasnya.

Untuk kasus Depag Langkat ini, Syafril dengan tegas meminta kepada penyidik kejaksaan, untuk melakukan proses penahanan. “Jika pelaku sudah menjadi tersangka, tentunya sudah menguatkan tindak pidananya, maka sudah bisa dilakukan penahanan,” sambungnya.

Sementara itu tokoh masyarakat Langkat Ruslan sangat menyayangkan petinggi Depag Langkat ini menjadi tersangka kasus dugaan korupsi. Karena yang bersangkutan, selain dikenal dekat dengan masyarakat Langkat, juga sangat memahami hukum agama, yang tentunya hukumannya lebih berat ketimbang hukum di dunia. “Selaku warga Langkat tentunya kita sangat menyayangkan petinggi Depag itu menjadi tersangka kasus dugaan korupsi, karena mereka begitu dekat dengan ajaran agama,” ujarnya menyayangkan.

Sebelumnya, Kasi Tindak Pidana Khusus Kejari Stabat Firmansyah SH memberikan keterangan bahwa, pihaknya belum selesai melakukan penyidikan terhadap kasus ini. Sehingga berkas pemeriksaan belum lengkap dan penahanan belum dilakukan. “Kita bukan mengulur penahanan terhadap kedua tersangka, namun sampai saat ini berkas pemeriksaan penyidikan belum rampung, diharapkan dalam waktu dekat ini selasai dan tersangka akan segera ditahan,” ujarnya beberapa waktu lalu. Menyikapi indikasi akan kaburnya kedua tersangka, Kepala Seksi Intelijen Kejari Stabat G Sinuhaji mengungkapkan, pihaknya yakin kalau kedua tersangka tidak akan kabur ke mana-mana.

“Kita kan bisa melihat gelagat seseorang. Untuk kedua tersangka ini, kita yakin mereka tidak akan kabur ke mana-mana,” kata Sinuhaji. (ndi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: