Sketsa Menjelang Lebaran 1430 H, PAHLAWAN ADIPURA YANG TERABAIKAN


Sketsa Menjelang Lebaran 1430 H
PAHLAWAN ADIPURA YANG TERABAIKAN

Oleh : Togar Lubis

Ada berita yang mengusik jiwaku menjelang hari kemenangan umat muslim tahun 1430 H tahun ini. Bukan hanya mengusik, tapi juga seakan menghantui pikiranku. Ketika para aktivis dan penegak hukum serta para politisi “ribut” soal RUU Kerahasian Negara dan upaya “pengkerdilan” kewenangan KPK, hatiku malah terusik dengan Derita yang dialami Para Pahlawan Adipura di Kabupaten Langkat.

img03062009269141 img19062009285281

sapu-jalan

Memang Para pahlawan ini hanyalah tukang sapu jalanan yang bekerja sehari-hari membersihkan jalan, menguras parit dan menata taman. Tapi kita tidak bisa pungkiri, bahwa tanpa kerja keras mereka semua, piala adipura tahun ini mungkin tidak akan diterima oleh Bupati Langkat dan diarak sepanjang jalanan beberapa kecamatan.

Mungkin akan ada yang bertanya, “kenapa hatiku harus terusik..?”. Sebab ternyata 32 orang pekerja yang terdiri dari penyapu jalanan, penguras parit, peñata taman, pengayuh becak dan kernet mobil pengakut sampah di kecamatan Tanjung Pura dan Gebang sama sekali tidak menerima Tunjangan Hari Raya atau sekedar bingkisan menyambut lebaran seperti para PNS dan tenaga honor lainnya. Padahal beberapa hari lalu Bupati Langkat telah menyerahkan bingkisan lebaran kepada 377 PNS gol. I dan II serta tenaga honor dan tenaga harian lepas. Bahkan, Bupati Langkat Ngogesa Sitepu juga telah menyerahkan 12,000 paket lebaran kepada para abang becak dan nelayan Kabupaten Langkat.

Yang lebih mengiris jiwa, ternyata gaji para Pahlawan Adipura di dua kecamatan ini juga banyak yang dibawah UMR, yaitu antara 400 s/d 800 ribu perbulannya. Padahal mereka harus kerja mulai pukul 7 pagi sampai pukul 11 siang dan kemudian dilanjutkan lagi sejak pukul 1.30 Wib s/d pukul 5 sore.

Tentang penderitaan para Pahlawan Adipura di Kabupaten Langkat ini akan saya lanjutkan setelah lebaran. Nantinya akan diurai bagaimana mereka jika tidak masuk kerja dikarenakan sakit gajinya akan dipotong sebesar Rp.25/hari dan sebagainya.

Sebagai muslim dan sesama manusia, saat ini saya hanya bisa mengucapkan “SELAMAT MENYAMBUT IDUL FITRI 1 SYAWAL 1430 H. MOHON MAAF LAHIR BATHIN. SEMOGA ALLAH SWT SELALU BERSAMA KITA. AMIN”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: