Kasus Penganiayaan Ngambang di Polsek Hinai, Korban Disuruh Tangkap Sendiri Tersangka. Cermin Buruk Perlindungan Korban Kekerasan


Sumber : Pos Metro Medan

Senin, 5 Oktober 2009
TANJUNG PURA-LAPORAN penganiayaan berat yang dialami Muliadi (26), ngambang di Polsek Hinai. Ironisnya, saat perkembangan kasus itu dipertanyakan, polisi malah berang, dan menyuruh korban mencari sendiri pelaku yang nyaris merenggut nyawanya dua bulan lalu itu. Kasus ini membuktikan betapa buruknya perlindungan polisi terhadap korban kekerasan.

Menurut warga Dusun V, Desa Lalang, Kecamatan Tanjung Pura, Langkat itu, kasus penganiayaan tersebut telah ia laporkan ke Polsek Hinai dengan bukti LP : No.Pol. LP/39/VIII/2009/SPK tertanggal 9 Agustus 2009 lalu, yang ditandatangani Kepala SPK Polsek Hinai Aiptu. N. Butar-Butar. Tapi laporan tetap jadi laporan, sampai sekarang para pelaku masih bebas berkeliaran juga. Inipula yang membuat Muliadi kesal dan terancam.

Ketika ditemui POSMETRO MEDAN, kemarin (4/10) siang, Muliadi menuturkan, peristiwa naas yang menimpanya berawal pada Sabtu (9/8) malam sekira pukul 00.20 WIB bertempat di Jalan lintas Sumatra (Jalinsum) Dusun VIII, Desa Batu Melenggang, Kecamatan Hinai, Langkat. Kala itu, Muliadi beserta temannya, Harianto (21) dan M.Taufik (26), warga Desa Pantai Cermin, Tanjung Pura baru pulang dari Stabat dengan mengendarai sepeda motor. Namun, sesampainya di simpang Dusun VIII, Desa Batu Melenggang, sepeda motor mereka langsung dihadang oleh sekitar 9 pemuda yang juga dikenal oleh korban.

Tanpa ada hujan petir, secara membabi-buta pemuda yang dipimpin berinisial Ut (21) dan Am (25) warga Jalan Amir Hamzah, Gang Nangka, Kecamatan, Tanjung Pura itu langsung memukuli Muladi nyaris tewas, akibat menderita luka berat di bagian wajahnya akibat pukulan benda keras yang menurut Muliadi adalah dengan pompa tangan yang diduga sudah lebih dulu disediakan para pelaku.

Beruntung, nyawa Muladi selamat karena secara kebetulan salah seorang Tokoh Pemuda Tanjung Pura bernama Hamdi (48) melintas dan menyaksikan penganiayaan tersebut. Melihat penganiayaan tersebut, Hamdi pun berusaha melerai namun para tersangka masih mencoba untuk terus menganiaya korban. Setelah berusaha keras untuk melerai penganiayaan tersebut, akhirnya korban pun dilepas dan sekelompok pemuda tadi langsung meninggalkan korban begitu saja dengan wajah leban dan sekujur tubuhnya penuh dengan luka memar.

“Kebetulan saat itu saya melintas, saya lihat kerumunan pemuda yang tengah berkelahi, sewaktu saya datangi, korban tengah diinjak-injak oleh pelaku, saat itu langsung saya lerai,” kata Hamdi ketika ditemui POSMETRO MEDAN di Tanjung Pura. Tak senang dengan perbuatan para pelaku, akhirnya Muliadi pun melaporkan kejadian ini ke Polsek Hinai. Setelah membuat laporan, Muliadi disuruh membuat Visum di RSU Tanjung Pura. Meski semua perintah petugas kepolisian sudah dilaksanakan, namun sampai saat ini tak ada kejelasan tentang penegakan hukum atas dirinya, malah pelaku yang rumahnya berdekatan dengan rumah korban, masih tampak berkeliaran tanpa tersentuh hukum.

“Sudah muak saya mempertanyakan tentang perkembangan kasus itu, malah baru-baru ini saya disuruh datang ke Polsek Hinai, namun lagi-lagi tak ada penjelasan. Anehnya lagi, polisi justru menyuruh saya yang mencari sendiri pelakunya dan menyerahkannya pada mereka,”kata Muliadi kecewa. Menyikapi hal itu, Kapolsek Hinai AKP M Hasibuan melalui Kanit Reskrim Polsek Hinai Iptu Rahman ketika dihubungi menampik tudingan itu, menurutnya saat ini polisi telah menangkap seorang pelaku bernama Ilham Fadli alia Am (24) dan kini pelaku sudah mendekam di sel tahanan Polsek Hinai untuk mempertanggung jawabkan perbuatnnya. “Kita sudah menahan seorang pelaku dan akan memburu pelaku lainnya, jadi kita berharap kepada masyarakat untuk memberikan informasi yang akurat tentang keberadaan pelaku tersebut, khususnya warga yang berdomisili di wilayah Tanjung Pura,” Pinta Rahman. (Darwis)

Berita serupa
Harian Sumut Pos : Korban Malah Disuruh Cari Pelaku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: