Tumpak Panggabean Resmi Pimpin KPK


sumber : Pos Metro medan

Selasa, 6 Oktober 2009
JAKARTA-TUMPAK Hatorangan Panggabean akhirnya dipilih sebagai salah satu Plt Pimpinan KPK. Putra daerah Sumatera Utara ini mengaku siap mengembang amanah tersebut. “Karena ini sudah dipilih. Kepercayaan ini harus saya jalankan,” ujarnya.

Meski pernah menjabat sebagai wakil ketua KPK jilid terdahulu, Tumpak merasa berat terhadap tugas barunya menggantikan Antasari Azhar. Namun ia percaya terhadap dukungan yang akan didapatnya. “Tapi dengan komitmen yang kuat dan dukungan partisipasi masyarakat dan internal KPK, akan kita jalankan dengan baik,” jawabnya mantap.

KPK mengaku siap bekerjasama dengan 3 plt pimpinan sementara KPK yang baru dipilih. Tumpak Panggabean, Waluyo serta Mas Ahmad Santoso. Pemilihan 3 nama tersebut dianggap memenuhi kriteria yang telah diajukan pada tim 5.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Moh Jasin menyambut baik keputusan Tim Lima yang telah merekomendasikan Tumpak Hatorangan Panggabean, Mas Ahmad Santosa, dan Waluyo sebagai pimpinan sementara KPK.

Jasin mengatakan, terpilihnya tiga nama yang sudah disetujui presiden itu sudah sesuai dengan harapan KPK, yang sebelumnya sudah menyampaikan aspirasi agar yang dipilih berasal dari internal KPK.

Dia menilai, ketiga orang tersebut sudah siap bekerja karena sebelumnya sudah banyak berkutat dalam persoalan pemberantasan korupsi. Tumpak merupakan mantan Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan, Waluyo adalah mantan Deputi Pencegahan KPK, dan Mas Ahmad Santoso merupakan akademisi yang sekaligus penggiat aktikorupsi.

“Dengan latar belakang seperti itu, saya yakin beliau-beliau bisa langsung memahami ritme dan kinerja KPK. Jadi, tidak on job training tapi running well. Kami siap bekerja sama dan menerima mereka,” ujar Jasin di gedung KPK, Senin (5/10). Seperti diketahui, Tumpak Hatorangan Panggabean dipilih untuk menggantikan posisi Ketua KPK Antasari Azhar. Ahmad Santosa menggantikan Chandra M Hamzah, sedang Waluyo menggantikan posisi Bibit Samad Riyanto.

Dari catatan koran ini, dilihat dari pengalamannya, dari ketiga Plt itu, Tumpak tampaknya bakal memiliki peran yang sangat penting di KPK mendatang. Setidaknya dibanding Waluyo yang punya pengalaman di bidang pencegahan, dan Ahmad Santoso yang belum berpengalaman di KPK. Dengan pengalaman di bidang penindakan, peran Tumpak bakal cukup besar dalam menentukan siapa para pelaku korupsi di negeri ini yang harus berurusan dengan KPK. Seperti diketahui, Jasin dan Haryono Umar selama ini juga tidak bersentuhan langsung dengan bidang penindakan. Kedua pimpinan KPK itu merupakan wakil ketua di bidang pencegahan.

Sekedar diketahui, proses penyelidikan kasus APBD Kota Medan dan pengadaan mobil pemadam kebakaran diungkap oleh KPK semasa Tumpak masih aktif. Penetapan Abdillah dan Ramli sebagai tersangka juga dilakukan di era Tumpak. Hanya saja, penahanan kedua petinggi Kota Medan itu dilakukan di awal-awal KPK di bawah kepemimpinan Antasari Azhar. (sam)

Satu Tanggapan

  1. Akhirnya, terpilih juga orang-orang yang akan menjadi nakhoda KPK sementara waktu. Mudah-mudahan orang yang terpilih mampu memenuhi ekspektasi masyarakat dalam memberantas korupsi di Indonesia. Kita tunggu saja, langkah-langkah apa saja yang akan mereka ambil.

    Memang untuk memimpin lembaga sekaliber KPK tidaklah mudah. Sebagai warga negara Indonesia, kita do’akan saja, semoga KPK bisa lebih baik lagi memberangus ‘tikus-tikus nakal’ di negeri ini.
    Dijual Rumah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: