Terkait Dugaan Pemotongan Dana ATK 25%, Ngogesa Suruh Kasek SMP-SMU se-Langkat Polisikan Kadisdikjar


Sumber : Pos Metro Medan

Senin, 12 Oktober 2009
STABAT-KELOMPOK Study dan Edukasi Masyarakat Marginal (K-SEMAR) Sumut mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Stabat memeriksa Plt. Dinas P dan P Langkat Drs. Sulistianto, atas dugaan melakukan pemotongan Anggaran Alat Tulis kantor (ATK) di SMP-SMU se-Langkat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) 2009.

Selain itu, K-SEMAR juga mendesak Bupati Langkat Ngogesa Sitepu segera mencopot jabatan Sulistianto, karena kinerjanya dinilai jauh lebih buruk dari mantan Kadis P dan P, Dra. Azizah yang saat ini menjalani proses hukum di Pengadilan Negeri (PN) Langkat dengan sangkaan melakukan tindak pidana korupsi.

Saat ditemui Darwis, Wartawan POSMETRO MEDAN, Koordinator K-SEMAR Sumut, Togar Lubis menjelaskan, dugaan pemotongan anggaran 25% di tiap sekolah itu dinilainya tak memiliki landasan hukum, karena uang yang dipotong itu adalah uang negara.

“Alasan Sulistianto melakukan pemotongan untuk membayar Pajak Pertambahan Nilai (PPN) adalah alasan mengada-ngada dan pembodohan publik. Siapapun tau bahwa PPN adalah termasuk jenis pajak tidak langsung, atau jenis pajak yang pembayarannya dapat dialihkan pada pihak lain,” jelas Togar Lubis menerangkan. Lebih lanjut Togar bilang, puluhan kasek yang mereka temui beberapa waktu lalu mengaku, pemotongan anggaran 25% itu telah mereka pertanyakan pada Dinas P dan P Langkat. Tapi pertanyaan mereka tak digubris, bahkan yang mereka peroleh adalah ancaman akan diberi sanksi apabila tidak bersedia menerima anggaran ATK yang telah dipotong itu.

Lanjut Togar, sesuai data yang mereka peroleh menyebutkan, dari 25% anggaran ATK yang dipotong di tiap sekolah itu, Sulistianto mendapat jatah 20%, sementara sisanya 5% lagi dibagi-bagikan pada beberapa pejabat di lingkungan Dinas P dan P Langkat. “Saat ini kita masih dalam tahap mengumpulkan keterangan dari para kasek dan mendata total anggararan ATK sekolah yang dialokasikan pada APBD Langkat tahun anggaran 2009 itu. Hal ini perlu agar kita mengetahui berapa nominal anggaran yag diduga dikorup Sulistianto. Setelah itu, kita akan segera melaporkan kasus ini ini pada penyidik,” janji Togar.

Terpisah, Bupati Langkat Ngogesa Sitepu yang dikonfirmasi usai memimpin rapat Paripurna Rancangan Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) di gedung DPRD, Langkat, Kamis (1/10) siang, meminta para kasek membuat laporan resmi ke Pemkab. “Segera laporkan masalah itu ke Pemkab atau langsung saja lapor ke polisi atau ke jaksa, Apalagi pelanggaran itu menggunakan dana negara yang memiliki kepentingan langsung bagi publik,” ujarnya.

Ngogesa tak Tegas

Bupati Langkat, Ngogesa Sitepu dinilai tak tegas dan terkesan dalam memberantas dugaan korupsi di daerahnya yang dipimpinya. “Kita sangat menyayangkan pernyataan bupati yang malah menyuruh para kasek itu membuat laporan. Seharusnya, saat menerima informasi ini, bupati langsung memerintahkan inspektorat untuk melakukan pemeriksaan apakah pemotongan dana ATK tersebut benar terjadi atau tidak. Karena sebagai Kepala Daerah, Ngogesa berkewajiban dan memiliki kewenangan untuk mencegah sedini mungkin terjadinya tindak pidana korupsi di daerahnya,” tegas Togar.

Karena biar bagaimana pun, lanjut Togar, mencegah lebih baik daripada mengobati, sebab walaupun polisi atau jaksa memproses kasus ini, tetap warga Langkat khusus dunia pendidikan juga yang rugi. Kita tetap berharap agar Bupati Langkat segera menginstruksikan pihak inspektorat melakukan pemeriksaan dan mengambil tindakan tegas atas itu. Hal itu harus segera dilakukan agar tidak timbul asumsi publik bahwa Bupati Langkat juga menyetujui pemotongan dana ATK tersebut, tandas Togar. (Darwis)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: