Dugaan Korupsi Dana KONI Binjai, Pemeriksaan Haris Harto Disetujui


Sumber : Pos Metro Medan

Senin, 19 Oktober 2009
BINJAI
SETELAH digantung 2 bulan, surat izin pemeriksaan Haris Harto, anggota DPRD Binjai yang diduga terlibat dalam dugaan korupsi Rp 1,7 milyar tahun 2007 di KONI Binjai tahun 2007 lalu akhirnya ditanda tangani Gubsu Syamsul Arifin. Kapolresta Binjai AKBP Robert Kenedy SIK saat dihubungi via telpon kemarin, membenarkan soal surat izin pemeriksaan itu. “Ya, surat izin pemeriksaan Haris Harto sudah diterima Poldasu, dan akan turun ke Binjai, namun untuk saat ini kita belum tahu kapan turunya, sebab saya belum berkoordinasi lebih jauh dengan Poldasu,”ujar Robert.

Surat izin pemeriksaan pria yang akrab disapa Ajo No. 157/553 itu baru diterima Poldasu tanggal 7 Oktober 2009 lalu. Padahal, surat ijin pemeriksaan tersebut telah dikirim Polresta Binjai sekitar dua bulan lalu. “Untuk menandatangani surat pemeriksaan itu saja, Syamsul Arifin butuh waktu dua bulan untuk berpikir. Bahkan sangkin lamanya, sempat timbul pertanyaan besar di masyarakat Binjai, apakah kasus ini akan terhenti begitu saja, namun pertanyaan itu sudah terjawab, dengan ditanda tanganinya surat izin pemeriksaan Ajo,” ujar Ketua Kelompok Study dan Edukasi Masyarakat Marginal (K-Semar) Sumut, Togar Lubis saat dikonfirmasi terpisah oleh Aswin, Wartawan POSMETRO MEDAN.

Bukan itu saja, dengan keluarnya izin pemeriksaan itu, Togar mendesak Polresta Binjai segera memeriksa Ajo. “Meskipun masih berstatus saksi, tapi kita berharap mantan Ketua KONI Binjai itu segera diperiksa. Ini penting, demi penuntasan dugaan kasus korupsi itu. Selain itu, polisi juga diharapkan secepatnya memaparkan identitas tersangka ke publik, agar masyarakat tak bertanya-tanya. Dan yang paling penting, kita juga berharap agar polisi tidak melakukan tebang pilih dalam menetapkan tersangka. Segera seret semua tersangkanya, karena korupsi tidak pernah berdiri sendiri, melainkan terjadi secara berjemaah,” tandas Togar.

Sekadar mengingatkan, pemeriksaan itu Ajo dalam kasus dugaan korupsi KONI dilakukan karena Ajo saat itu menjabat sebagai Ketua Harian KONI Binjai, dan Polresta Binjai sudah memeriksa 40 orang saksi yang diduga mengetahui kemana saja aliran dana KONI sebesar Rp 1,7 milyar itu. Ajo yang dikonfirmasi beberapa waktu lalu mengaku siap diperiksa polisi. “Saya siap untuk diperiksa jika dipanggil polisi, untuk apa kita takut menjalani pemeriksaan, sebab orang yang diperiksa belum tentu bersalah, dan jika saya diperiksa nanti apa yang saya ketahui itu yang saya jelaskan,”ujar Ajo. (Aswin)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: