Ganti Pejabat Bermasalah, Ketegasan Ngogesa Diuji


Sumber : Sumut Pos

LANGKAT-Bupati Langkat, Ngogesa Sitepu dan Wakil Bupati Langkat, Budiono diharapkan mampu menunjukkan ketegasan untuk memilih pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terutama pada pejabat daerah yang bermasalah.

Hal ini diperlukan demi tercapainya visi dan misi Pemkab Langkat yang belum menunjukan hasil maksimal selama tujuh bulan kepemimpinan Ngogesa dan Budiono tersebut.

Ketegasan Ngogesa mencuat setelah muncul penegasan Bupati Langkat melalui Kabag Humas Pemkab Langkat, Syahrizal. Bupati berjanji akan menindak setiap bentuk pelanggaran yang dilakukan SKPD sehingga hal ini bukan bentuk lips service Ngogesa.
“Jika memang pelanggaran dimaksud terbukti, laporkan langsung atau tertulis, akan ditindak lanjuti. Sebab bukti dibutuhkan untuk dasar mengambil tindakan,” kata Syahrizal, pekan lalu.

Mantan Camat Kutambaru ini mengutarakan, jika tidak ada dasar peraturan, sebuah kebijakan dilakukan SKPD merupakan tindakan pelanggaran. Keinginan membuktikan komitmen bupati terkait adanya dugaan pelanggaran di Dinas Pendidikan dan Pengajaran Langkat, beberapa waktu lalu.
Disinyalir, dinas ini melakukan pelanggaran memotong dana alat tulis kantor (ATK) SD, SMP dan SMA negeri di Langkat hingga 25 persen.
Pelanggaran ini dibantah Pelaksana Tugas (Plt) Kadis P dan P Langkat, Sulistianto. Namun di lapangan, sekolah penerima dana ATK bersumber dari APBD Langkat tahun anggaran 2009 dikenakan pemotongan.

Sumber di Seksi Intel Kejaksaan Negeri Stabat telah melakukan proses penyelidikan ke sekolah. Dari proses pemeriksaan diketahui, Dinas P dan P Langkat telah mengembalikan dana yang dipotong sebagai antisipasi tidak terjebak dalam ranah hukum.
Sekolah dasar penerima dana ATK, idealnya menerima Rp930 ribu namun yang disalurkan diduga hanya Rp630 ribu. Belakangan setelah kabar pemotongan merebak, Dinas P dan P Langkat mengembalikan uang tersebut.

Togar Lubis selaku Koordinator Kelompok Studi dan Edukasi Masyarakat Marginal (K-SEMAR) wilayah Sumut meminta Bupati Langkat, Ngogesa Sitepu menindak kesalahan.

“Sejatinya, pelanggaran telah dilakukan harus disikapi dengan sanksi. Nah, sekarang kita hanya berharap itikad baik dan ketegasan bupati,” seru Lubis, Minggu (18/10).

Ngogesa bilang, menyerahkan sepenuhnya penilaian pergantian bawahannya kepada Baperjakat. Mengenai pejabat yang bakal digantinya, Ngogesa tampak sungkan menyebut nama pejabat yang bakal digeser. “Kita sudah serahkan kepada Baperjakat,” katanya. (ndi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: