Nasib Nazri Ditentukan Pekan Depan


Sumber : Pos Metro Medan

Sabtu, 31 Oktober 2009
Masalah tunggakan gaji karyawan PD Pembangunan berujung pembentukan Pansus DPRD Khusus Pembahasan PD Pembangunan Binjai. Temuannya pun sungguh mengejutkan. “Sesuai hasil temuan kita (pansus DPRD) sejak 29 Juli dan telah diplenokan di rapat Dewan- Eksekutif, hasilnya ada beberapa poin yang harus dilakukan pihak Pemko. Kita menemukan beberapa kegagalan di PD Pembangunan itu,” ujar Darbizar Matondang selaku Ketua Pansus dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Binjai, Haris Harto yang dihadiri Sekdako Binjai, Iqbal Pulungan, Assisten I, M.Tulen, Assisten III, Porkash Lubis, Kepala Bappeda, Elyuzar Siregar dan pejabat Pemko Binjai lainnya, pada 2 September lalu.

Dijelaskannya, selain manajemen PD Pembangunan yang tak profesional, unit usaha yang ada dan keuangan PD Pembangunan juga buruk. Sehingga, dari anggaran penyertaan modal Rp 19 miliar lebih, nilai kerugian diperkirakan sekitar Rp 6,9 miliar dengan asset seluruhnya senilai Rp 9,5 miliar.

Dipaparkannya, kondisi keuangan PD Pembangunan untuk beban gaji saja menghabiskan Rp 125 juta/bulannya. Sedangkan, jumlah karyawan BUMD sebanyak 167 orang. Akibatnya, untuk penggajian saja pihak PD Pembangunan gali lobang tutup lobang .

Untuk itu kata Darbizar, selain meminta agar Pemko Binjai mengaudit PD Pembangunan Binjai, pihaknya juga merekomendasi agar karyawan di istansi itu dipangkas. “Kita minta PD Pembangunan diaudit tim inspektorat BPK, bila perlu ke KPK,” ujarnya. Selain itu lanjut Darbizar, pihaknya meminta agar di tubuh PD Pembangunan Kota Binjai secepatnya melakukan reposisi jabatan. Meski begitu, jika manajemen PD Pembangunan dilakukan pergantian (reposisi) baik ditingkat struktural maupun manejemennya, 7 dari 9 unit usaha lainnya harus ditiadakan.

“Berdasarkan investigasi yang kita (pansus) lakukan, dari 9 unit usaha yang ada hanya dua unit usaha (air mineral dan perumahan) yang direkomendasikan tetap berdiri, sedangkan lainnya harus ditiadakan, sebab unit usaha lainnya dalam kondisi sekarat,” pungkasnya seraya merekomendasikan akan merubah Perda dari sembilan unit usaha menjadi dua unit usaha yang diakui legislatif. Unit usaha itu antara lain, pabrik cat, batako, kusen, batu bata.

Begitu pula Badan Perkreditan Rakyat (BPR), sebagai salah satu unit usaha BUMD direkomendasikan untuk berdiri sendiri (tidak bergabung dengan PD Pembangunan). Pasalnya, untuk berdiri sendiri harus memiliki izin dari BI, sedangkan hingga kini BI tak memberi izin, karena persyaratan yang diminta tidak dipenuhi.

Hasil pansus tersebut mendapat dukungan dari anggota DPRD Binjai lainnya. Anggota Fraksi Golkar, Sukiwi Tjong menilai, PD Pembangunan Binjai memang perlu diaudit, karena diduga sarat KKN, bilangnya kepada POSMETRO MEDAN. Sementara itu, sejumlah ponsel Nazri tak kunjung aktif dan pesan yang dikirim pun tak dibalas. Itu berlangsung sejak kepemimpinannya sebagai Dirut PD Pembangunan Binjai, diributi karyawannya.

Terpisah, kasus Nazri pun bakal dibahas Komisi C DPRD Binjai pekan depan. “Soal permasalahan PD Pembangunan kita sudah membahasnya di DPRD dan rencananya pekan depan kita akan memanggil Pemko dan Badan Pengawas untuk membahas langkah langkah yang akan diambil. Hasil temuan Tim Pansus DPRD yang lalu akan kita singkronkan dengan hasil temuan yang kita peroleh,” ungkap Ketua Komisi C Arjuli Indrawan, kepada Aswin, reporter POSMETRO MEDAN, kemarin.

Lain pula Togar Lubis. Koordinator Kelompok Study dan Edukasi Masyarakat Marginal (K-SEMAR) ini menilai pengunduran diri Nazri perlu dipertanyakan. “Memang masa jabatannya akan berakhir tapi semestinya apa yang telah diperbuat harus mampu dipertanggungjawabkan. Masyarakat kan menilai kinerja Dirut PD Pembangunan itu. Banyak menghamburkan uang rakyat hingga tak berkembang dan tak mampu menggaji karyawannya tepat waktu. Jadi, kesan pengunduran dirinya diduga setelah banyak meraup keuntungan sebagai pejabat BUMD, dipakai untuk pencalonan dirinya menjadi Balon Walikota Binjai. Jangan tipu masyarakat dengan slogan-slogan atas nama rakyatlah,” ketus Togar.(johasman)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: