Pemberantasan Markus Dimulai dari Kasus Dikjar


Sumber : Harian Sumut Pos

Thursday, 19 November 2009

LANGKAT-Program pemberantasan makelar kasus (Markus) yang dicanangkan pemerintah pusat di setiap institusi penegak hukum disambut baik oleh pengamat hukum di Kabupaten Langkat. Pasalnya, keberadaan markus di lembaga penagak hukum sangat meresahkan.

Dukungan ini dikemukakan salah seorang praktisi hukum Ahmad Yuni Nasutian SH kepada wartawan, Rabu (18/11) di Stabat. Menurut Yuni, khusus di Kabupaten Langkat, pihaknya menilai terdapat keganjilan atas pemotongan alat tulis kantor (ATK) 25 persen oleh oknum di Dinas P dan P Langkat dan sebuah lembaga swadaya masyarakat.

Keganjilan tersebut mencuat setelah munculnya statement oknum Dinas P dan P yang mengaku bahwa dana pengamanan bagi aparat penegak hukum dan LSM di Langkat. “Ini sudah termasuk makelar kasus,”tegasnya.

Sebelumnya, Kasubag Keuangan Dinas P dan P Langkat sekaligus pimpinan proyek (Pimpro) rehab sekolah Ilyas Us ketika dikonfirmasi wartawan via selulernya mengatakan, urusan rehab sekolah sudah diserahkannya pada LSM ICW Langkat.
‘’Jika soal proyek rehab seluruh sekolah di Langkat, hubungi saja Dimas Ketua ICW, pasti clear. Soalnya kami sudah serahkan sama dia anggaran ratusan juta untuk pengamanan wartawan, polisi dan jaksa,’’kata Ilyas percaya diri.

Sementara itu Korda ICW Langkat Dimas membantah seluruh tudingan Kabag Keuangan Dinas P dan P Langkat. “Gak benar itu, boleh dicek di seluruh sekolah di Langkat yang mana proyek milik ICW,’’ balas Mas’ud alias Dimas saat dihubungi wartawan kemarin. (ndi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: