Plt Dikjar Langkat Dilapor ke Jaksa


Sumber : www.gomedan.com

Selasa, 24 November 2009 | 00:09:40


MEDAN-Diduga melakukan tindak pidana korupsi dengan cara membuat anggaran rehab sekolah tumpang tindih (overlapping), Plt. Dinas Pendidikan dan Pengajaran (Dikjar) Langkat Drs. Sulistianto, Senin (23/11) dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Stabat oleh Kelompok Study dan Edukasi Masyarakat Marginal (K-SEMAR) Sumatera Utara.

Pejabat Dikjar Langkat lainnya yang turut serta diadukan adalah Ilyas Us, S.Pd yang menjabat sebagai Kasubag keuangan merangkap pimpro dengan tembusan laporan tersebut juga disampaikan kepada Presiden, Ketua KPK, Jaksa Agung, Bupati dan Kapolres Langkat.

Dalam laporan dengan nomor : 78/K-SEMAR/XI/2009 bertanggal 23 Nopember 2009, K-SEMAR menyatakan bahwa berdasarkan buku Lampiran Peraturan Kepala Daerah nomor 11 tahun 2009 bertanggal 31 Maret 2009 dan ditandatangani oleh Bupati Langkat Ngogesa Sitepu tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Langkat Tahun Anggaran 2009, telah dialokasikan anggaran Rehabilitasi sedang/berat bangunan sekolah sebesar Rp. 41.733,666,400.
Anggaran tersebut terdiri dari anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) pendidikan sebesar Rp.31,623,700,000,- dan anggaran Bantuan Keuangan dari Provinsi atau Pemerintah Daerah Lainnya sebesar Rp. 9.294,574,000,-.

Dari anggaran tersebut, Dikjar Langkat mengalokasikan anggaran untuk rehab berat SDN 056630 Lubuk Jaya Kecamatan Tanjung Pura dan SDN 055998 Bt. VI K. Balok, Kecamatan Wampu masing-masing sebesar Rp. 280 juta. Namun disamping itu, ternyata Dikjar Langkat juga mengalokasikan anggaran masing-masing sebesar Rp.100 juta untuk kedua sekolah ini.

“Laporan pengaduan tindak pidana korupsi yang diduga merugikan keuangan negara/daerah sebesar Rp.200 juta hari telah kita sampaikan ke Kejari Stabat. Kita minta agar penyidik Kejari Stabat dapat segera memeriksa Plt Dikjar Langkat Sulistianto beserta dengan Ilyas Us, S.Pd selaku Kasubag. Keuangan merangkap Pimpro dinas tersebut” kata Togar Lubis, Senin (23/11) melalui selulernya.

Togar menambahkan, bahwa pihaknya juga saat ini sedang melakukan Investigasi terhadap pengerjaan rehab sekolah di Langkat yang mempergunakan anggaran DAK.
Informasi yang kami peroleh dari sejumlah Kepala Sekolah, bahwa petinggi Dikjar Langkat terkesan tetap memaksakan agar pengerjaan rehab tersebut dilakukan oleh pihak rekanan yang ditunjuk oleh Sulistianto.Padahal berdasarkan Permendiknas No. 3 tahun 2009, DAK Bidang pendidikan diberikan dalam bentuk hibah dan dilaksanakan secara swakelola oleh sekolah bersama komite sekolah dan tidak boleh dikontrakan kepada pihak ketiga,” katanya mengakhiri.(Pra)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: