Dugaan Praktik Korupsi Tender Pembangunan di Kab.Langkat, KPPU Laporkan Mantan Bupati Langkat


Sumber : www.dnaberita.com

MEDAN | DNA – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Republik Indonesia siap melaporkan dokumen-dokumen yang diperlukan kepada aparat penegak hukum dalam proses hukum terhadap dugaan korupsi di lingkungan kerja pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Langkat di masa kepemimpinan mantan Bupati Langkat yang kini duduk di kursi Gubsu, Syamsul Arifin SE.

Hal tersebut ditegaskan Ketua KPPU, Dr Ir Benny Pasaribu MEc saat dicegat wartawan DNAberita seusai Seminar Sehari “Pemberantasan Korupsi dalam Perfektif Ekonomi” memperingati Dies Natalis Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Sumatera Utara (USU), di aula fakultas tersebut, Jalan Dr Mansur Medan.

Beny mengatakan, di tengah arus penegakan hukum yang penuh tantangan untuk dikonsekwensi-kan di negeri ini, KPPU memaksimalkan fungsinya dan wewenangnya sebagai pengawas sekaligus yang memberikan nilai hukum persaingan bisnis terhadap aktivitas persaingan usaha di daerah manapun di negeri yang masuk golongan 5 besar negara-negara terkorup di dunia ini.

Sebagai menjalankan fungsi dan wewenang berdasarkan Undang-undang (UU), ungkap Benny, KPPU sudah lama menerima laporan dugaan korupsi di Langkat seperti tender bus way,jalan,jembatan, irigasi di Langkat masa kepemimpinan Bupati Langkat Syamsul Arifin saat itu menjabat dua periode.

Ketika disinggung kenapa baru sekarang KPPU serius mengadakan proses penyelidikan kasus tender pembangunan di Langkat tersebut. Benny memberi alasan, bahwa benar sudah lama kasusnya Syamsul itu masuk sebelum dia menjabat kepala KPPU

“Ya, memang sudah lama laporan dugaan praktik korupsi tender di Langkat itu masuk ke KPPU sebelum saya jadi ketua. Proses penyelidikan atau pemeriksaan KPPU kasus laporan dugaan praktik korupsi ini ada ribuan paket tender disana, dengan nilai sekitar 300 miliar rupiah, tapi yang kita periksa tak sampe segitu jumlahnya,” ungkapnya tanpa lebih rinci lagi menjelaskannya..

Namun kata dia, proses saat masuknya berkas laporan kasus ini sampai disimpulkan hasil penyelidikannya memakan waktu berbulan-bulan. Karena terlebih dulu masuk ke Komisi-komsi KPPU dengan jadual yang sudah ada.
Menurut Benny, pihaknya terus bersungguh dalam setiap melakukan suatu proses hukum bisnis khususnya persaingan usaha, yang transparan yang bermitra dengan pihak pengadilan kejagung dan kepolisian, termasuk kasus dugaan korupsi di Langkat ini

“Ya, sudah bisa kita nyatakan mereka (pelaku usah tender dan panitianya) bersalah, ditinjau dari kewenangan KPPU tadi. Kita siap melimpahkan dokumen-dokumennya, tapi kita lihat dulu lembaga Pengadilan mana atau Kejaksaan yang seterusnya memprosesnya. Jadi memang tak bisa hanya KPPU saja, harus dibantu lembaga peradilan lainnya,” pungkasnya.

Pada intinya, tegas Benny lagi pihaknya siap melaporkan dokumen-dokumen terkait sipaa saja tau kelompok mana saja yang melanggar aturan hukum persaingan bisnis yang sehat. Apalagi, kata dia, dalam suasana sekarang ini lembaga penegak hukum seperti KPK masih dalam sorotan masyarakat.

Benny mengatakan, ke depan, yang akan diproses/diselidiki secara hukum bisnisnya oleh KPPU adalah dirjen,dan menteri. “Menyusul kedepannya akan kita selidiki juga Dirjen dan para Menteri,” ketusnya.

Khusus mengenai tender apapun, pihaknya mengharapkan agar segala sesuatunya sesuai dengan mutu kerja. “Jangan kurangi mutunya. Pokoknya ada mekanisme keberatan pengadilan, tapi ikutilah keputusan KPPU. Jangan terlalu terlalu tunggu lama-lama, jangan terlalu formal. Kita minta bahwa tegakkan hukum, karena untuk kepentingan rakyat,” pungkasnya lagi.

Kasus dugaan praktik Korupsi di Langkat yang melibatkan orang nomor “one” di Sumut itu prinsipnya, kata benny, di KPPU sudah selesai menaganinya.

“Kecuali mereka yang terlibat itu keberatan. Tapi kan ya sudah kita putuskan dalam kasus persaingan usaha tender itu mereka bersalah. Mereka kita anggap sebagai saksi, memang sudah kita putuskan ini,” tandas dia lagi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: