Wakil Bupati Langkat Mengaku


sumber : Harian sumut pos

Saat ini uang tersebut masih tersimpan di bagian Keuangan Pemda Langkat, karena tanpa seizin BPK atau pihak terkait lainnya, kita tidak akan berani menggunakan uang tersebut.
Budiono, Wakil Bupati Langkat

LANGKAT-Uang Rp67 miliar lebih yang dikembalikan mantan Bupati Langkat, Syamsul Arifin SE dan SKPD lainnya, disimpan di kas Pemkab Langkat. Hingga kini, uang tersebut masih utuh atau tidak pernah digunakan oleh Pemkab Langkat.

Wakil Bupati Langkat, Budiono, yang dikonfirmasi wartawan koran ini, Minggu (6/12), membenarkan adanya pengembalian uang dari Syamsul Arifin. Tapi dia menolak memberikan perincian, berapa jumlah nominal yang dikembalikan Syamsul.

“Seperti yang terungkap di media, itu memang ada, tapi saya tidak tahu persis berapa jumlahnya dan berapa tahap pengembaliannya. Saat ini uang tersebut masih tersimpan di bagian Keuangann Pemda Langkat, karena tanpa seizin BPK atau pihak terkait lainnya, kita tidak akan berani menggunakan uang tersebut,” ujar Budiono.

Dari penelusuran koran ini, Bupati Langkat para periode 1999-2004 dan 2004-2008, Syamsul Arifin telah mengembalikan uang ke kas daerah Pemkab Langkat sebanyak 10 kali. Total uang yang dikembalikan Syamsul sebesar Rp62.352.312.923 atau Rp62 miliar lebih.

Uang temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) itu dikembalikan sejak Februari 2009 hingga Mei 2009, atau hanya empat bulan saja. Dari 10 kali penyerahan itu, delapan kali melalui setor ke bank dan dua kali menyerahkan secara tunai alias cash.

Dari data yang diperoleh koran ini, Syamsul Arifin pertama kali mengembalikan Rp15 miliar pada tanggal 9 Februari 2009. Berselang tujuh hari, Syamsul Arifin mengembalikan Rp15 miliar pada 16 Februari 2009. Terakhir Syamsul Arifin mengambalikan uang Rp3.852.312.923 pada 11 Mei 2009, dengan cara transfer.

Data tersebut diperoleh koran ini dari sumber di sebuah lembaga tinggi negara di Jakarta. Dalam berkas cukup tebal yang ditunjukkan kepada wartawan koran ini, juga tercantum bahwa penerimaan uang dari Syamsul ke kas daerah Pemkab Langkat itu, tanda bukti penerimaannya diteken pejabat berinisial HT, SD dan BR. Tanda bukti itu semuanya lengkap.

Dokumen tersebut merupakan laporan keuangan Pemkab Langkat kepada BPK RI, sebagai tindak lanjut atas temuan hasil pemeriksaan BPK tahun 2007. Data ke BPK RI itu ditandatangani Bendahara Umum Daerah Kabupaten Langkat Drs H Taufik dan diketahui Sekda Langkat Drs H Surya Djahisa MSi. Dalam data disebutkan bahwa ada temuan pengeluaran pada kas daerah Pemkab Langkat sebesar Rp67.192.863.836. Dari jumlah itu, yang dipergunakan Syamsul Arifin sebesar Rp62.352.312.923. Dengan kata lain, Syamsul telah mengembalikan seluruh uang yang digunakan.
Sementara, sisanya, merupakan pengeluaran kas untuk beberapa pos, yakni Sekretariat, Dinas PP, Dinas Kesehatan, Infokom, Kesbangpol Linmas, Dinas PU, Dinas Pendapatan, Dinas Perikanan, Bagian Kapwat, Bagian Sosial, Bagian Orta, Bagian Keuangan, Azahuruddin, Bagian Penyuluhan Program, Kuasa BKD, dan Pengguna Kas. Sebagian dari uang itu juga sudah dikembalikan ke kas daerah Pemkab Langkat (lihat tabel 2). Data itu menyebutkan, dari total Rp67.192.863.836 itu, yang sudah dikembalikan Rp62.954.704.923. Sisanya yang belum dikembalikan sebesar Rp4.238.158.914.

Pengembalian sebagian uang itu dilakukan setelah ada temuan hasil audit investigasi BPK. Ini bermula tatkala BPK melakukan pemeriksaan tahun 2007. Setelah ada temuan awal, selanjutnya BPK mengeluarkan surat tugas audit investigasi atas pengelolaan dan pertanggungjawaban kas daerah Kabupaten Langkat dengan nomor surat tugas 52/ST/VII-XVII/II/2008 tanggal 21 Oktober 2008.

Surat tugas selanjutnya ditindaklanjuti oleh Kepala Perwakilan BPK Medan, Widodo Prasetyo Hadi SE MM dengan membentuk tim audit investigasi dengan surat nomor 95/ST/XVIII.MDN/07/2008. Tim auditor investigasi terdiri dari lima orang yakni Yusnadewi, Syafrezza Athariq, Jati Hadipryanto, Vivi Nurmalia, dan Diana Siskha Simbolon. Disebutkan di data itu, “Dari temuan pengeluaran pada kas daerah sebesar Rp67.192.863.836, sudah ditindaklanjuti dengan pengembalian ke kas daerah pada tahun 2009 sebesar Rp62.954.704.923.” (ndi/sam)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: