Ngelapor Dugaan Korupsi, Koordinator KSEMAR Malah Diadukan Ke Polisi


Sumber : http://waspadamedan.com

Ditulis oleh Syafriwani Harahap
Selasa, 08 Desember 2009 10:20

MEDAN (Waspada): Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran (Kadisdikjar) Kabupaten Langkat, Drs H Sulistianto, menilai tudingan korupsi ditujukan kepada dirinya adalah fitnah karena pelaksanaan kegiatan rehabilitasi sekolah negeri di Tanjungpura sesuai dengan prosedur.

“Seluruh pelaksanaan rehabilitasi SD Negeri 056630 Lubuk Jaya, Kec. Tanjungpura dengan anggaran Rp280.000.000 sesuai prosedur dan dibiayai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2009 dan sesuai Peraturan Kepala Daerah No 11 tanggal 31 Maret 2009,” ujar Drs H Sulistianto didampingi Adi Mansar SH, kuasa hukumnya, kepada Waspada di Medan, Minggu (6/12).

Dijelaskan Sulistianto, tindakan oknum kordinator KSEMAR yang menyebarluaskan tuduhan korupsi terhadap dirinya melalui media massa dan pelaporan kepada Kejari Stabat, mengenai pelaksanaan kegiatan Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Langkat tahun anggaran 2009 merupakan fitnah dan penistaan.

Sulistianto bersama penasehat hukumnya Ikhwaluddin Simatupang, SH dan Adi Mansar, SH, mengadukan oknum kordinator KSEMAR ke Polres Langkat, tuduhan telah melakukan fitnah dan penistaan karena tidak didasari fakta dan perbuatannya itu dapat dikualifikasikan sebagai fitnah.

Menurutnya, seluruh kegiatan rehabilitasi sekolah dengan menggunakan DAK bidang Pendidikan tahun anggaran 2009 dilaksanakan sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku. “Jadi, apa saya melakukan korupsi. Semuanya sesuai prosedur dan tidak ada tumpang tindih sebagaimana yang ditudingkan kepada saya,” ujarnya.

Sementara itu, Adi Mansar mengharapkan agar Polres Langkat memeriksa oknum TL dengan pasal perbuatan tidak menyenangkan atau pencemaran nama baik, serta Pasal 27 & 45 UU No 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Teknologi (IT).

“Oknum kordinator KSEMAR itu juga harus dijerat dengan UU No 11 tahun 2008 tentang IT terutama pasal 27 dan 45 karena menyebarluaskan tudingan fitnah via email dan situs internet. Oknum tersebut diancam hukuman 6 tahun penjara,’ jelas Adi Mansar. (cat)

Satu Tanggapan

  1. Maenkan terus bang demi sebuah perubahan hrs ad yg dikorbankan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: