Pemeriksaan Massal Digelar 2 Minggu di Stabat, Bekas Anak Buah Syamsul Tegang Diperiksa KPK


sumber : pos metro medan

Satpol PP menjaga ruang pemeriksaan.


STABAT-Kedatangan tim penyidik Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) kontan membuat suasana komplek perkantoran Bupati Langkat di Stabat, kemarin (8/12) pagi, jadi tak seperti biasa. Para staf dan pimpinan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) masing-masing terlihat tegang, sibuk hilir mudik. Lorong panjang tempat para staf dan warga biasa lalu lalang menuju ruang – ruang kerja di sana juga tampak lengang.

Seperti telah heboh belakangan ini, kedatangan KPK guna memeriksa sejumlah pimpinan SKPD, termasuk para bendahara dinas dan pejabat terkait yang tersangkut dugaan korupsi Rp 102 miliar di jaman Bupati Syamsul Arifin yang kini Gubernur Sumatera Utara (Gubsu).

Semua anak buah Syamsul di jaman 2 periode kepemimpinannya di Langkat itu terlihat berkumpul di lantai 2 kantor bupati sebelum kemudian ‘digiring’ masuk ke aula guna diperiksa KPK. Sekitar pukul 09.05, pemeriksaan dimulai. Puluhan personil Satpol-PP disiagakan menjaga pintu masuk dan keluar.

Tak seorang pun dibolehkan masuk ke aula selain pejabat yang dipangil. Selang beberapa jam pemeriksaan digelar, satu per satu pejabat yang diperiksa tampak ke luar dari aula. Raut wajah mereka tampak kusut seperti memikirkan beban berat. Satu dari sekian pejabat yang diperiksa adalah Drs. H. Suhyar Mulianto, Kepala Dinas Pendapatan (Kadispenda) Langkat.

“Nggak ada masalah, biasa aja, pemeriksaanya terkait dugaan korupsi Rp 102 miliar itu, jadi petugas KPK nya datang untuk klarifikasi,” Sukyar seperti berusaha menutupi ketegangannya saat ditanya reporter POSMETRO MEDAN, Darwis Sinulingga, yang menjegatnya saat ke luar dari aula.

“Kalau masalah uang itu, kayaknya sudah dikembalikan, sebab waktu itu ada surat dari Bupati yang menyarankan pengembaliannya, tapi saya lupa tanggal persisnya, yang pasti Bendahara Linmas tahu itu,” jawab tergesa mantan orang nomor satu di Kesbang Linmas Langkat itu saat dicecar soal temuan BPK yang menyebut dirinya menerima dana bantuan Muspida Plus per triwulan tahun 2007. Suhyar, pemilik Kolam Renang Dendang Tirta itu langsung buru-buru meninggalkan wartawan Anda.

Soal pemeriksaan massal itu, Sekdakab Langkat, Drs. H Surya Djaisa tak mau berkomentar banyak. “Saya tidak berhak mengomentari,” katanya. Pun begitu, dia mengaku, turunnya KPK ke Langkat karena banyaknya jumlah pejabat yang diperiksa, meski sebelumnya beberapa telah diperiksa di Jakarta. Lagi pula, “Biar efisien, hemat waktu,” sambung Kabag Keuangan era Bupati Syamsul Arifin itu.

Tim KPK yang berjumlah 10 orang diketahui berada di Langkat hingga 2 Minggu ke depan. Sesuai surat pemberitahuan mereka sebelumnya pada Pemkab Langkat, selain terhadap sejumlah pejabat, pemeriksaan juga diarahkan pada beberapa mantan anggota DPRD Langkat dan rekanan proyek di jaman Syamsul Arifin. “Kalau saya nggak salah, besok (Rabu 9/12) masih pemeriksaan terhadap SKPD dan bendaharawan, sedangkan Kamisnya, mungkin mantan anggota DPRD Langkat dan seterusnya rekanan,” tandas Surya. (sal)

Satpol PP menjaga ruang pemeriksaan.

3 Tanggapan

  1. buktikan KPK karna bang samsulkan mantan preman, secara otomatis jiwa preman masih ada termasuk dikepolisian di kejaksaan, departemen agama dan sekolah-sekolah, kalau salah pasti ketakutan.

  2. Allah swt telah menetapkan hari pengadilan itu, tak seorangpun manusia yang mampu menahan. Sebaiknya tidak mendaftar menjadi barisan yang akan dikutuk Allah swt. Hentikan, akui, ikhlas dengan hukukman, dan bertobat agar tidak diazab dunia akhirat.

  3. TERIMAKASIH TAS INFORMASI DAN TULISANNYA, CUKUP BERMANFAAT BUAT BACAAN. KUNJUNGI JUGA SEMUA TENTANG PAKPAK DAN UPDATE BERITA-BERITA PAKPAK BHARAT DI GETA_PAKPAK.COM http://boeangsaoet.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: