Puteh Bayar Utang, Saksi Pelapor Dapat Rp 13 Juta


Sumber : detikNews.com

Arry Anggadha – detikNews
Jakarta – Mau membantu pemberantasan korupsi sekaligus mendapat “uang kaget”? Tirulah saksi pelapor kasus korupsi Abdullah Puteh. Saksi pelapor kasus korupsi pembelian helikopter MI-2 ini bakal mendapatkan Rp 13 juta karena jasa tersebut.

Saat ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menunggu kedatangan saksi pelapor kasus korupsi Gubernur nonaktif Nanggroe Aceh Darussalam itu. Untuk apa? Ya untuk dikasih uang penghargaan tersebut. “Kita akan tunggu dia datang. Dia akan mendapatkan dua permil atau dua perseribu dari uang pengganti,” kata anggota tim eksekutor harta Puteh, Yessi Esmiralda, di Bank Mega cabang Gedung Sampoerna Strategic Square, Jl. Jend Sudirman, Jakarta, Kamis (1/12/2005).

Pemberian penghargaan terhadap saksi pelapor kasus korupsi diatur dalam PP No 71/2000 tentang Tata Cara Pelaksanaan Peran Serta Masyarakat dan Pemberian Penghargaan Dalam Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Tepatnya, dalam pasal 9 Bab III tentang Pemberian Penghargaan. Siapa sih saksi pelapor yang beruntung tersebut? Yessi enggan menyebutkannya.

“Dia pasti datang sendiri kalau ada haknya,” jelasnya. Uang Pengganti PutehSeperti diketahui Puteh diwajibkan membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 6,564 miliar. Berarti saksi pelapor tersebut akan mendapatkan seperseribunya atau sekitar Rp 13 juta. Menurut Yessi, uang yang diterimanya tersebut akan langsung disetorkan ke negara. Namun karena waktu sudah sore, maka uang tersebut akan diinapkan terlebih dahulu di rekening KPK di BRI cabang Veteran, Jl Veteran Raya, Jakarta.

Yessi menjelaskan penyerahan uang dari Marlinda Poernomo terkesan lama dikarenakan harus mengurus administrasi dalam pengeluaran uang yang begitu besar. Uang sebesar Rp 6,564 miliar dari istri Puteh tersebut diterima langsung oleh tim eksekutor harta Puteh, yakni jaksa KPK Khaidir Ramly, jaksa Yessi Esmiralda, dan penyidik KPK Yurod Saleh. Uang yang terdiri dari pecahan Rp 50 ribuan dan Rp 100 ribuan tersebut dimasukkan ke dalam dua kardus besar. Dua kardus tersebut kemudian dibawa KPK menuju BRI cabang Veteran, Jl Veteran Raya dengan menggunakan mobil dinas KPK Kijang Putih nopol B 2487 LQ sekitar pukul 17.00 WIB. Dan sekitar pukul 17.30 WIB, KPK langsung menyetorkan uang itu di BRI. (gtp/)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: