KPK Kantongi Nama, Syamsul Buru-buru ke Jakarta


Sumber : Harian Global

Written by Chandra Sirait
Thursday, 17 December 2009 10:06

Sikap Gubsu Syamsul Arifin SE yang terlihat buru-buru meninggalkan Aula Martabe sehabis acara Hari Ibu, Selasa lalu, mengundang tanda tanya. Selain terkesan mendadak, hingga membatalkan hadir pada sejumlah agenda, ada yang menduga Syamsul dipanggil KPK yang sudah mengantongi tersangka skandal APBD Langkat.

“Saya harus terbang ke Jakarta jam satu siang,” katanya. Dia sendiri enggan menyampaikan apa tujuannya ke Jakarta sampai-sampai sejumlah jadwal kegiatan tertunda.

Kepergian mendadak Gubsu ke Jakarta sempat menebar isu tidak sedap di kalangan para pejabat dan PNS di lingkungan Pemprovsu. Isu yang beredar, bila Gubsu pergi mendadak itu karena dipanggil KPK. Namun informasi kepergian Gubsu ke Jakarta dalam rangka memenuhi panggilan KPK dibantah Kabag Protokol Setdaprovsu, Rahalim. “Pak Gubernur ke Jakarta untuk mengikuti kegiatan pertemuan anggota DPR dan DPD RI asal Sumut,” ucap singkat kepada wartawan, Rabu (16/12).

Pemeriksaaan KPK terhadap Syamsul Arifin terkait dana APBD Langkat (2000-2007) Rp 102,7 miliar sejak 1 Desember lalu sampai saat ini menjadi konsumsi publik. Apalagi menurut kabar beredar di Kantor Gubsu, pihak KPK yang telah mengakhiri masa tugasnya di Langkat sudah memperoleh data dan nama-nama yang terlibat korupsi APBD Langkat itu. Sebelumnya Gubsu mengaku tidak gentar terhadap masalah itu “Tidak ada masalah, namanya juga penyelidikan,” tandasnya.

KPK Dikibuli

Dari Langkat sejumlah tokoh dan elemen masyarakat mendesak KPK agar komit dan tidak main-main dalam menangani kasus dugaan korupsi APBD Langkat. Harapan itu menyusul pernah ‘mandeknya’ kasus itu di kepolisian dan kejaksaan.

“Kita menaruh harapan yang besar terhadap penyelidikan kasus korupsi yang saat ini sedang dilakukan KPK,” ungkap Koordinator Kelompok Study dan Edukasi Masyarakat Marginal (K-SEMAR) Sumut Togar Lubis kepada Global kemarin di Stabat.

Hal senada diungkapkan Ketua Masyarakat Pancasila Indonesia (MPI) Langkat Misno Adi. “Jika Syamsul telah mengembalikan Rp 67 miliar, itu merupakan bukti kuat hasil bahwa telah terjadi dugaan korupsi,” tegas Misno.

Harapan para aktivis yang menggiring kasus korupsi ini ke KPK sangat besar, khususnya “Panther Gate” yang sudah dilaporkan beberapa tahun lalu terkesan mandek di instituti Polri dan Kejaksaan.

Menurut Togar, pada tahun 2005 lalu KPK sudah pernah mensupervisi kasus dugaan korupsi tersebut kepada Kejagung RI (Kejaksaan Agung) setelah sebelumnya pada tanggal 2 Juni 2005 menerima laporan pengaduan tindak pidana korupsi di Pemkab Langkat sebesar Rp 50,56 miliar dari pihaknya. Namun ternyata, pihak Kejagung terkesan “mengkibuli” KPK. Saat itu Pimpinan KPK meminta Kejaksaan Agung RI untuk menindaklanjuti laporan dugaan korupsi tersebut, Kejaksaan Negeri (Kejari) Stabat yang telah melakukan penyelidikan atas kasus-kasus korupsi yang dilaporkan Togar Lubis termasuk perihal pembelian 43 unit mobil Isuzu Panther namun tidak ditemukan indikasi korupsi sehingga tidak dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan.

CANDRA-ARFAN LUBIS | GLOBAL | MEDAN

2 Tanggapan

  1. Moga2 pak syamsul terlibat dan segera di eksekusi dari sumut!!!. Amin…

  2. Komentar dari saya :
    Jadi seorang pemimpin yang mempunyai iman dan keyakinan serta menegrti situasi dan keadaan masyarakat seperti dimasa khlifah Umar bin Khathab yang senantiasa memperhatikan raky
    atnya yang pada waktu itu beliau mendapati ada seorang ibu memasak batu untuk membuat anaknya tidak menangis karena kelaparan ,karena didengar oleh Khalifah umar Ada seorang anak yang menangis karena kelaparan maka dengan segera Umar memerintahkan pembantunya agar mengantarkan makanan kepada ibu-ibu yang memasak batu tadi . sehingga dengandemikianmaka terpancarlah dihati khalifah untuk menjadikan rakyatnya aman ,dan makmur dan seperti itulah hendaknya disaat sekarang ini ,karena sudah nyata kerusakan didarat laut dan diudara adalah karena manusianya sudah melampaui batas dari yang Maha Kuasa,dan bertindak sudah melampau ambang batas jadi baik pemimpin benarlah apa yang disebut Rasulullah akan datang suatu saat nanti pemimpinnya (Pengauasa)bagaikan serigala-serigala lapar yang siap memangsa para dombanya (Rakyat jelata ),semoga harapan kita semua janganlah kita termasuk orang yang zalim. agar selamat dunia dan akhirat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: