Bawa Pistol, Ketua ICW Langkat Ngaku Tentara


sumber : pos metro medan

Kamis, 31 Desember 2009
MEDAN-Menjelang Tahun Baru, sejumlah hotel melati, pub dan karaoke diseser polisi.

Puluhan pasangan mesum, terjaring razia yang digelar petugas Polsek Sunggal, Selasa (29/12) malam lalu. Dalam razia tersebut, petugas mengamankan Ketua LSM Indonesia Corruption Watch (ICW) Kabupaten Langkat, M Mahmud MZ karena kedapatan membawa pistol jenis Airsoftgun.

Razia polisi di Hotel Histori Inn, Jl Medan-Binjai sempat terjadi kejar-kejaran antara petugas dengan pasangan mesum. Dari hotel bertaraf Rp 50 hingga Rp 80 ribu tersebut, petugas mengamankan 7 pasangan mesum.

Usai di Hotel Historis, petugas merangsek ke Hotel Surya Indah yang dilengkapi Pub Karaoke. Di tempat itu, petugas mengaruk para Pekerja Seks Komersial (PSK) yang sedang duduk menemani para tamu menikmati miras dan M Mahmud MZ.

Saat hendak diamankan, pria berambut pendek itu mengaku anggota Intel Mabes TNI-AD dan dipinggangnya terselip pistol. Saat diinterogasi, Mahmud tidak bisa menunjukkan identitasnya sebagai anggota TNI. Iapun kemudian diborgol.

Saat ditanyai POSMETRO MEDAN di kantor polisi, Mahmud mengatakan bahwa pistol tersebut hanya untuk berjaga-jaga. Ia membantah pistol peluru karet tersebut digunakannya untuk menakut nakuti warga.

“Pistol itu cuma peluru karet dan gak pernah saya gunakan,”ujarnya sambil menundukkan kepalanya. Namun Mahmud kaget saat ditanya, darimana ia memperoleh pistol tersebut. “Sama Polisi saja minta keterangannya yah,”elaknya sambil memandang sinis ke arah wartawan ini.

Sementara Ita (29), warga Stabat Langkat yang terjaring di Hotel Surya Indah mengaku sudah dua tahun sebagai PSK di hotel tersebut.

“Gimanalah bang, suami sudah lari, anakku tiga. Siapa yang mau ngasih makannya nanti,”bilang wanita berpakaian seronok itu saat di data di Polsek Sunggal.

Kapolsek Sunggal AKP Faisal Napitupulu SIK didampingi Kanit Reskrimnya Iptu Antoni Simamora menjelaskan, M Mahmud dijerat UU Darurat No 51 Tentang Kepemilikan Senjata tanpa memiliki dokumen resmi dan diancam 12 tahun penjara. “Sementara yang berbuat mesum, kita pulangkan sehabis di data,” ucap Kapolsek. (fitra)

Satu Tanggapan

  1. wew…mungkinkah jadi kasus penyelahgunaan senjata api??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: