Gedung Nasional Tanjung Pura Ambruk – Mutu Kayu Penyangga Atap Buruk


sumber : Harian Global

Written by M Arfan Lubis
Thursday, 31 December 2009 11:28

gedung nasional yang rubuh itu


Ambruknya atap Gedung Nasional Tanjungpura, Langkat yang menyebabkan puluhan orang terluka ditengarai akibat buruknya mutu kayu penyangga atap. Kayu kelas ringan atau kayu sembarangan yang digunakan untuk penyangga itu tidak sesuai dengan jenis atapnya yang terbuat dari genteng.

“Pas kejadian itu tidak ada kondisi alam yang mengkhwatirkan. Tidak ada hujan dan angin kencang sehingga kita heran mengapa atap bangunan bersejarah itu bisa rubuh,” ungkap Koordinator Kelompok Studi dan Edukasi Masyarakat Marginal (K-SEMAR) Sumut, Togar Lubis, kepada Global di lokasi kejadian.

Penilaiannya itu cukup beralasan karena dari pantauan yang dilakukannya pihaknya bersama Global dilokasi, terlihat kayu penyangga yang jatuh nyaris semuanya berpatahan karena lapuk dan merupakan kayu kelas ringan. Hanya sebagain kecil kayu yang masih utuh.

“Ini jelas bahwa proyek rehap sedang yang dilakukan tahun 2005 lalu tidak sesuai dengan bestek. Dan ini harus dijadikan pelajaran ke depan, bahwa pengerjaan proyek harus sesuai dengan bestek,” katanya.

Data yang diperoleh atas musibah runtuhanya atap gedung Nasional Tg Pura yang dibangun pada masa Orde Baru itu terus bertambah, sedikitnya 41 orang terluka dan 22 di antaranya kini masih dirawat di RSU Tg Pura dan 6 diantaranya anak-anak .

Sementara itu Bupati Langkat Ngogesa Sitepu meyakinkan pasien dan keluarga untuk sepenuhnya menyerahkan biaya perobatan dan perawatan kepada Pemkab Langkat.

Bupati didampingi Ketua DPRD H Rudi Hartono Bangun SE, Wakil Bupati Budiono SE, Danyon Marinir Brigif 8 Mayor Mar Bambang HS, Kakan RSUD Dr H Agusnadi Tala dan Camat Tanjung Pura Mukhris SH di ruang kerja Kakan RSUD Tanjung Pura, Selasa (29/12).

Dikesempatan tersebut secara spontan bupati memberikan bantuan pribadi kepada masing-masing keluarga korban sebagai ikatan kasih sembari menunggui keluarganya dirawat.

Saat disinggung penyebab ambruknya atap Gedung Nasional Tanjungpura, Bupati yang juga meninjau ke lokasi kejadian, menyerahkan sepenuhnya kepada aparat berwenang dan secara tegas menyatakan bahwa hal tersebut merupakan musibah yang harus diambil pelajaran dari musibah itu.

Satu Tanggapan

  1. Satu lagi bukti kebobrokan pemerintahan Kab Langkat era Syamsul Arifin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: