Digauli Paman Badau


sumber : Pos Metro Medan

Kamis, 21 Januari 2010
LANGKAT-Mila-nama samaran, hanya bisa meratapi nasibnya. Gadis 14 tahun yang tinggal di Langkat ini, dinodai paman kandungnya sendiri. Cita-citanya ingin menjadi dokter pupus sudah. Terlahir sebagai anak kurung beruntung. Ayah dan emaknya pisah, di saat Mila duduk di bangku SMP. Mila kemudian ikut bersama neneknya yang sudah renta. Tak lama, sang nenek wasalam di panggil Yang Kuasa.

Mila pun dititipkan ibunya kepada saudaranya di Aceh, agar bisa melanjutkan pendidikan. Tapi malang, di Aceh, Mila menjadi santapan kebuasan sang paman, suami saudara ibu Mila. Tubuh Mila yang masih mengkal, menjadi langganan tatapan sang paman setiap harinya.

Hingga akhirnya suatu hari, sang paman berhasil membobol kesucian Mila di bawah ancaman. Mila ingin berontak, tapi takut dengan ancaman sang paman yang ingin membunuhnya bila ia buka mulut. Takut belangnya tercium sang istri, paman Mila lantas menyuruh istrinya agar mengembalikan Mila ke kampung halamannya.

Sekembalinya dari Aceh, Mila terlihat murung sehingga mengundang tanda tanya ibu maupun keluarganya. Apalagi bentuk tubuh Mila mulai melar. Pelan-pelan Mila diintrogasi. Mila mengaku, kalau kegadisannya direnggut paksa sang paman.

Meski tak senang, namun keluarga Mila tak bisa berbuat banyak. Mau mengadu ke polisi, mereka tak tahu bagaimana caranya. Sementara Mila berharap, pamannya bisa dijebloskan ke dalam penjara. (Darwis)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: