Kasus Langkat Milik KPK, Unsur Pimpinan Pastikan Jalan Terus!


sumber : Harian Sumut Pos
Tuesday, 26 January 2010
JAKARTA- Hampir seluruh pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penanganan kasus dugaan korupsi APBD Langkat sebesar Rp102,7 miliar masih berada di tangan KPK.

Penegasan ini sekaligus membantah isu yang berkembang di masyarakat yang menyebutkan penanganan perkara itu dilimpahkan ke kejaksaan. Dipastikan pula, pengusutan kasus ini akan berlanjut ke tahapan berikutnya. Hingga kemarin, tahapannya masih penyelidikan. ”Kasus Langkat masih lidik (penyelidikan, red),” ujar Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan, Chandra M Hamzah kepada koran ini di sela-sela rapat KPK dengan Komisi III DPR di Senayan, Senin (25/1).

Tanggapan serupa disampaikan Deputi Bidang Penindakan KPK, Ade Rahardja. Petinggi KPK yang mengurusi hal teknis penindakan ini juga membantah bahwa kasus Langkat diserahkan ke kejaksaan. ”Tidak benar itu. Semua masih di tangan KPK. Masih penyelidikan,” ujar pria yang dikenal tidak banyak bicara itu.

Di sela-sela jeda rapat, wartawan koran ini sempat bicara dengan dua wakil ketua KPK sekaligus, yakni Moh Jasin dan Haryono Umar. Dalam kesempatan itu, Jasin mengimbau masyarakat agar tetap bersabar menunggu proses pengusutan perkara ini. ”Bagi yang tidak sabar, pasti menganggap KPK lambat. Tunggu sajalah. KPK tetap mengusut kasus ini kok,” ujar Jasin.

Menanggapi dua kali aksi demo di kantor DPRD Langkat dan DPRD Sumut pekan lalu, Jasin menilai, aksi demo seperti itu sebagai hal yang lumrah. Katanya, KPK sudah biasa didemo dan sudah biasa dituding lambat bekerja. ”Kita sudah kenyang dituduh lambat. Tapi mending pelan tapi pasti,” ujar Jasin.

Tanpa ditanya, Haryono juga langsung menyahut, ”Jalan itu (penanganan kasus Langkat, red). Gak usah khawatir.” Menguatkan pernyataan Jasin, Haryono juga menilai, aksi demo merupakan hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.

Namun, ditegaskan, dalam bekerja KPK tidak terpengaruh oleh aksi demo. ”Kalau dasarnya demo, kalau nggak ada demo, kita nggak kerja dong,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Jasin juga membantah penilaian banyak kalangan yang menyebut kinerja KPK sudah merosot dan bahkan diindikasikan mulai tidak berani menyentuh kepala daerah. Apakah pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Madiun yang minta agar aparat hukum tidak sembarangan menangkap dan menahan kepala daerah menyiutkan nyali KPK? Jasin membantahnya. Katanya, sebagai lembaga independen, kerja KPK tidak bisa diintervensi pihak mana pun.

Mengenai ditahan atau tidaknya seseorang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, Jasin mengatakan, semua berdasarkan pertimbangan penyidik KPK. ”KPK tidak main tangkap. Kalau orangnya kooperatif, ya tidak perlu tergesa-gesa ditahan. Sebisa mungkin penahanannya tidak lama, misal lima hari ditahan, langsung kasusnya disidangkan. Kita tahan kalau kita takut dia lari, seperti Anggodo itu,” ujar Jasin.

Sementara, Ketua KPK Tumpak Hatorangan Panggabean memilih tutup mulut saat ditanya perkembangan penanganan kasus Langkat ini. Tumpak memang terkenal pelit komentar jika tahapan kasus masih penyelidikan. Meski sudah ditanya beberapa kali, Tumpak tetap tak mengeluarkan pernyataan.(sam)

2 Tanggapan

  1. hemmm KPK moga moga bisa tetep produktif nangkep mafia korupsi

    new posting

    STOP SMOKING, PLEASE!!! Mencoba mengurangi Self Genoside
    http://tarbiyatulbanin.wordpress.com/2010/01/25/stop-smoking-please-mencoba-mengurangi-self-genoside/

    tukeran link temen

    http://tarbiyatulbanin.wordpress.com/

  2. semoga pak tumpak bisa memperjuangkan hati nurani dan korupsi diberantas, dan jgn sampai terjegal kasus seperti pak antasari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: