Terkait Korupsi Dana Bansos, Kandepag Langkat Ditahan


Sumber : Harian Sumut Pos

Tuesday, 26 January 2010

LANGKAT-Kepala Kantor Departemen Agama (Kandepag) Langkat Ilyas Lubis ditahan dan dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) Tanjung Pura, Senin (25/1). Ilyas ditahan usai menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Langkat perkara dugaan korupsi penyaluran dana bantuan sosial insentif ribuan guru honor di bawah naungan Depag Langkat.

Bersama Ilyas, turut ditahan mantan Kandepag Langkat Abdul Djawat Syukri, terdakwa lain dalam perkara yang diduga merugikan negara sebesar Rp3,4 miliar, itu.

Kemarin, sidang perdana mengagendakan pembacaan dakwaan terhadap keduanya. Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Elvianti Putri SH dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Firmansyah SH. Sidang berlangsung di ruang sidang utama PN Stabat dan dihadiri kedua terdakwa, Djawat Syukri dan Ilyas Lubis, juga kuasa hukum Hasnul SH dan Zaki Armaya SH.

Sidang berlangsung meriah dan mengejutkan. Sebab, di PN Stabat, ini merupakan sidang pertama yang melibatkan tokoh agama ini dan praktis mengundang perhatian warga mulai dari kalangan Depag Langkat hingga warga biasa. Suasana sidang tampak sangat ramai.

Usai pembacaan dakwaan, Ketua Majelis Hakim Elvianti menutup sementara (skor) sidang untuk merundingkan status penahanan kedua terdakwa yang telah ditetapkan sebagai tersangka, namun tak pernah ditahan pihak Kejaksaan.

Setelah meminta waktu sekitar 30 menit, sidang pembacaan dakwaan dilanjutkan. Majelis hakin membacakan salinan putusan penetapan penolakan pengajuan penangguhan penahanan kedua terdakwa, juga pembacaan surat perintah penahanan terhadap keduanya.
Berdasarkan putusan majelis hakim melalui surat No 20-21/B/PN/2010 itu, secara resmi kedua terdakwa kasus dugaan korupsi pemotongan dana intensif ribuan guru honor Depag ini ditahan dan diinapkan di Rutan Tanjung Pura selama 30 hari.

Sementara, berdasarkan pembacaan dakwaan, kalau kedua terdakwa diyakini bersalah karena telah mempergunakan uang negara untuk memperkaya diri sendiri dan orang lain. Keduanya dijerat dengan UU RI No 31/1999 Pasal 2 ayat 1, pasal 3 dan pasal 18 ayat 1,2,3 tentang pemberantasan korupsi.

Dalam berita acara dakwaan juga disebutkan, anggaran yang diterima Depag Langkat untuk dana kesejahteraan guru honorer sebesar Rp6 miliar. Namun pada peyalurannya, sebagian besar tidak disalurkan kepada yang berhak dan terdapat sejumlah guru honor fiktif yang dibuat Depag Langkat. Akibat perbuatan kedua terdakwa, negara mengalami kerugian sebesar Rp3,4 miliar.

Pembacaan dakwaan dilakukan secara terpisah. Djawat yang terlebih dahulu disidang tampak menitiskan air mata usai didudukkan di kursi pesakitan PN Stabat. Djawat tampak bersedih ketika JPU membacakan dakwaan terhadap Ilyas Lubis di kursi belakang dan berulang kali mengusap mata dengan sapu tangan.

Begitu kedua terdakwa selesai menjalani sidang dan telah diperintahkan ditahan, keduanya langsung diboyong ke kantor Kejaksaan Negri Stabat. Sebelum dibawa ke Rutan Tanjung Pura, keduanya sempat melaksanakan Sholat Azhar bersama di Mushalla Kejari PN Stabat.

Menyikapi penahanan kedua terdakwa, kuasa hukum terdakwa Hasnul SH ketika dimintai keterangan di PN Stabat mengatakan, pihaknya sudah berusaha mengajukan penangguhan penahanan terhadap kliennya, tapi majelis hakim menolak dan memutuskan menahan kedua terdakwa. “Apa boleh buat, kita sudah berusaha mengajukan penangguhan penahanan, tapi majelis hakim menolak. Mungkin ini keputusan terbaik yang dilakukan majelis demi hukum, ya kita terima,” ucap Hasnul. (ndi)

Satu Tanggapan

  1. Mampirr, slm knal yaaa… please follow me, I’ll follow u + aq taro link u di Friends’ Links q … tq

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: