Pemkab Langkat Didesak Buat Perda Khusus Tentang TKW


sumber : Pos Metro Medan

Senin, 15 Februari 2010
STABAT
UNTUK mengurangi penderitaan para Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Langkat, di negara jiran, seperti Malaysia, seperti yang dialami Hartuti Handayani, baru-baru ini, Togar Lubis selaku Koordinator Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), meminta pemerintah segera merevisi undang-undang (UU) nomor 29/2009, tentang penempatan dan perlindungan TKI.

Hal ini dikatakan Togar Lubis, saat mendampingi TKI berusia 24 tahun warga, Kec Secanggang, Kab Langkat, itu saat membuat laporan pengaduan di Ruang Pelayanan Khusus (RPK) Mapolres Langkat. Rina W Marpaung SSTP, MAP, Kabid KB dan Pemberdayaan Perempuan (PP) Pemkab Langkat-juga ikut mendampingi Tuti, menyatakan, bahwa pemerintah belum sepenuhnya melindungi TKI.

Untuk itu, kata Togar, dalam UU tersebut terdapat banyak celah karena lebih banyak mengatur mengenai penempatan tanpa bentuk riil perlindungan.

Togar dan Rina, juga mendesak Pemkab Langkat untuk segera membuat peraturan daerah (Perda) khusus yang berkaitan dengan perlindungan TKI dan keluarganya di tingkat Kabupaten.

Menurut Rina, berdasarkan data yang diperolehnya, Kabupaten Langkat saat ini menjadi urutan ketiga sending area (daerah pengiriman) TKW illegal ke luar negeri di Sumatera Utara setelah Belawan dan Tanjung Balai. Padahal, masih Rina, katanya Langkat hanya memiliki pelabuhan laut tradisional. “Hal ini sangat mengkhawatirkan dan kita tidak inginkan kasus-kasus seperti yang dialami Tuti akan semakin banyak dialami oleh TKW dari Langkat” katanya.

Nuraida Ngogesa Sitepu Prihatin Nasib Tuti

Sementara itu, ketua penggerak PKK Langkat Nuraida Ngogesa Sitepu, juga sangat respon dan prihatin atas nasib yang menimpa Tuti. Isteri Bupati Langkat itu, berencana akan mengunjungi Tuti di rumah orang tuanya, di Desa Tanjung Ibus, Kec Secanggang, Langkat.

“Senin nanti (hari ini, Red) Ibu Nuraida Ngogesa Sitepu yang juga ketua penggerak PKK dan Pembina (P2TP2A) Langkat akan mengunjungi Tuti untuk memberikan sugesti atas nasib yang dialaminya,” terang Kabid PP Pemkab Langkat Rina, kepada wartawan. (darwis)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: