Disiksa Majikan, Hartuti Trauma ke Malaysia


sumber : Pos Metro Medan

Rabu, 17 Februari 2010
Keinginan untuk merubah nasib, membuat Hartuti Handayani (24) asal Dusun IV Pasar Baru, Kec Secanggang, Langkat jadi TKW di Malaysia. Tapi apa daya, tiga bulan jadi pembantu, Hartuti kerap menerima siksaan.

Hartuti berhasil kabur setelah memukul kepala majikannya hingga pingsan. Gadis ini sempat terdampar di RSU Tanjungbalai. Awalnya Tuti bekerja jadi pembantu rumah tangga (PRT). Lalu, Tuti ditawari Hasminan Siregar, warga Stabat bekerja di Malaysia.

Tepat 1 September 2009 Tuti berangkat dan tiba di Selanggor Seksen VII Syah Alam, Malaysia. Tuti bekerja di rumah Syarifah Hindon dan Syech Alwi. Syech Alwi adalah mantan hakim di Singapura.

Semula sang majikan memperlakukan biasa. Namun selanjutnya, perlakuan semena-mena pun diperoleh Tuti. Dia sering dilempar piring dan gelas. Hajabnya, ketika Tuti dikurung dalam kamar dan disuruh tidur di atas kuburan keramat yang ada dalam kamar itu.

Selama disekap tubuh Tuti diikat persis seperti pocong. “Menurut majikanku, aku mau dijadikan tumbal. Katanya, mamak majikanku sedang mengidap kanker. Untuk penyembuhan aku mau ditumbalkan,” katanya mengenang kembali kisahnya. Tak tahan terus disika, tepat malam Jumat Tuti berhasil kabur setelah memukulkan gelas ke bagian kepala majikan perempuan. Selanjutnya, Tuti ditangkap Polisi Diraja Malaysia (PDM). Di dalam sel Tuti kembali menerima siksaan.

Tangan digari dan badannya disetrum listrik. Kisah Tuti menarik simpati masyarakat. Seperti yang dilakukan Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kabupaten Langkat, Ny. Nur’aida Ngogesa yang datang menjenguk Tuti di kediamannya. Pada pertemuan itu, Tuti menyampaikan tekadnya tidak lagi ke Malaysia, akan tetapi mencoba mencari harapan baru di kampung halamannya. Ketua TP-PKK Langkat dalam kesempatan tersebut juga memberikan bantuan berupa tali kasih dan paket bingkisan sebagai wujud kepedulian.

Ditempat yang sama Kabid Pemberdayaan Perempuan Hj.Rina W Marpaung, S.STP.MAP serta Koordinator Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Langkat Togar Lubis, TKW malang itu telah membuat pengaduan ke pihak Polres Langkat dengan Nomor:LP/87/II/2010/LANGKAT tanggal 12 Februari 2010. “Pengaduan ini merupakan langkah hukum yang diambil Pemkab. Langkat untuk secara serius melindungi warganya dari perlakuan dan tindakan kriminal terhadap tenaga kerja,” ujar Rina menjelaskan bahwa pengaduan tersebut ditujukan kepada agency yang telah memberangkatkan Hartuti. (darwis)

Satu Tanggapan

  1. Jika Anda mengantungkan diri pada keberuntungan saja, maka Anda membuat hidup Anda seperti lotere.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: