Baru Bertunangan, Cewek Tanjung Pura Diembat Ayah Tiri


sumber : Pos Metro Medan

Jumat, 26 Maret 2010

LANGKAT-Meringkuk dua tahun di penjara akibat kasus 500 gram ganja, ternyata tak membuat jera Abdul Hamid alias Oyong (43). Kali ini lebih parah. Warga Desa Pekubuan, Kec Tanjung Pura, Langkat ini dilaporkan kasus pemerkosaan anak tirinya yang tak lama lagi bakal menikah.

Informasi dihimpun, sejak akhir Januari hingga Maret 2010 ini, Oyong sudah berulang kali menyetubuhi anaknya—sebut saja Bunga— yang baru satu bulan bertunangan dengan sang kekasih hati.

Sadisnya, perbuatan itu dilakukan Oyong dengan ancaman akan menghabisi seluruh anggota keluarga, jika tak ingin melayani nafsu bejatnya. Tapi lantaran tak tahan lagi dijadikan budak pemuas nafsu, dengan berat hati kasus itu diceritakan pada sang tunangan.

Berdasarkan pengakuan itu, lalu dilanjutkan ke polisi. Didampingi ibunya, Ram (45) dan tunangannya Ge (27) serta beberapa kerabat dekat lainnya, Bunga (25) datang ke Polres Langkat. Sebelumnya, kasus itu dilaporkan ke Polsek Tanjung Pura.

Menghindari amuk warga serta hal-hal yang tak diingini pasca terkuaknya kabar aib ini, Polsek Tanjung Pura mengamankan Oyong lalu menyerahkannya ke Polres Langkat kemarin.

Ibunda Bunga mengaku tak mengetahui pemerkosaan putrinya. Menurut wanita yang sudah tiga kali berumah tangga ini, ia mengetahui korban diperkosa ayah tirinya dari tunangan Bunga.

Penuturan Bunga, perbuatan biadab itu dilakukan sang ayah tiri pada Januari lalu. Saat itu korban sedang tertidur di kamar, kebetulan suasana rumah dalam keadaan sepi. Kesempatan itu dimanfaatkan pelaku masuk ke kamar dan memerkosa korban. Bunga coba melawan, namun diancam semua keluarga korban akan dibakar hidup-hidup.

“Aku takut dengan ancamannya. Makanya aku terpaksa membiarkan perbuatan bejatnya terhadapku,” ujar korban yang terlihat begitu terpukul atas kejadian itu di ruangan SPK Polres Langkat.

Terpisah, Oyong membantah dirinya memerkosa putri tirinya. ‘’Aku hanya memeluknya dari belakang, dia tak ada kuperkosa,”kelit Oyong membela diri.

Sementara Kanit PPA Polres Langkat Iptu Rasoki Harahap yang coba dikonfirmasi terkesan enggan memberi penjelasan. Berulang kali ditemui wartawan, perwira menengah ini selalu menghindar dan tampaknya alergi dengan wartawan. (darwis)

2 Tanggapan

  1. ekhm, Bejat banget tuh orang, masa anak tirinya diembat juga, kalau ada gw racunin tuh pke racun tikusss

  2. jari tengah gw acungin bwt Kanit PPA Polres Langkat Iptu Rasoki Harahap.. yg selaku pihak aparat tidak memberikan keterangan bwt klayak ramai…. ap mesti bayar klo ingin mendengar penjelasan dare aparatur..??
    sakne…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: