KPK Deadline Pemkab Langkat Siapkan Berkas Selama 2 Hari


Sumber : Pos Metro Medan

Selasa, 27 April 2010
Langkat-Setelah beberapa bulan lalu sejumlah pejabat, mantan pejabat serta anggota dewan dan mantan anggota dewan diperiksa di lantai II Kantor Bupati Langkat, kemarin (26/4), untuk kedua kalinya, tim KPK menyambanginya.

Kedatangan tim KPK kali ini, dikabarkan hendak mengambil bukti baru melengkapi berkas perkara dugaan korupsi yang kini tengah diproses dengan tersangka Syamsul Arifin SE, mantan Bupati Langkat selama dua periode.

Kedatangan tim itu nyaris tak diketahui oleh siapapun. Bahkan, beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Langkat mengaku tidak mengetahuinya. Aktifitas di Kantor Bupati Langkat pun tampak tenang pagi itu, padahal hari itu merupakan hari pertama masuk kerja. Hanya beberapa orang petugas cleaning service (kebersihan) yang tampak mondar-mandir membawa peralatan kerjanya.

“Benar, ada tim penyidik dari KPK di Sekretariat Pemkab Langkat. Mereka mengumpulkan berkas-berkas untuk mempertegas sejumlah alat bukti sesuai dengan kebutuhannya. Untuk itu, kita diberikan tenggat waktu dua hari mempersiapkan kemungkinan diperlukannya lagi berkas-berkas dimaksud,” kata Sekda Langkat, Surya Djahisa ketika ditemui POSMETRO MEDAN.

Masih Surya, jumlah personil penyidik yang diturunkan KPK untuk melengkapi alat bukti tersebut sebanyak 3 orang. Penyidik KPK memberikan tenggat waktu dua hari kepada Pemkab Langkat, guna mempersiapkan berbagai berkas sesuai kebutuhan. Maksudnya, untuk memperkuat bukti-bukti dugaan kasus korupsi APBD TA 2002-2007.

Dalam penjelasan singkatnya, sebelum meninggalkan kantor bupati, Surya tak menampik jika kehadiran ketiga tim KPK itu berkaitan dengan kasus yang menyeret Syamsul semasa menjabat Bupati Langkat.

Saat disinggung tentang tenggat waktu selama dua hari, mantan Kepala Dinas (Kadis) PU dan Kepala Bahagian (Kabag) Keuangan Pemkab Langkat ini memperkirakan bahwa hal itu merupakan estimasi agar pihaknya (Pemkab) selalu stand by jika kemungkinan dibutuhkan mempersiapkan berkas-berkas tambahan.

Dari pantauan wartawan, tim penyidik KPK tersebut sebelumnya masuk ke ruang keuangan Pemkab guna mengambil atau menambah berkas data sesuai kebutuhan dijadikan alat bukti menjerat pelaku dugaan korupsi di Langkat. Menjelang tengah hari atau persisnya pukul 11.25, di parkiran belakang (sektor timur) kantor bupati, tampak satu unit mobil kijang Inova warna hitam dipenuhi tas (kemungkinan berkas-berkas) bersama empat pria berpenampilan rapi bergerak cepat meningalkan areal parkir.

Sayangnya, dari beberapa pria yang sempat ditemui tersebut tak satupun diantaranya bersedia diajak komunikasi. Para pria bertubuh tegap ini lebih memilih diam saat diajak bincang-bincang.(darwis)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: