Cabuli ABG, Anak Kades Tak Ditangkap


sumber : Pos Metro medan

Rabu, 5 Mei 2010
BRANDAN-Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAID) Langkat menyoroti kasus pencabulan yang dilakukan Putra (20), anak Kades Teluk Meku, Babalan, Langkat. Sudah 3 bulan kasus cabul itu diadukan Bunga (17) -nama samaran-. Namun hingga Selasa (4/5), Putra yang sudah merusak masa depan cewek ABG yang masih duduk di bangku SMA itu, belum juga ditangkap.

Ketua KPAID Langkat Drs Ernis Safrin Aldin meminta Polsek Pangkalan Brandan agar segera menangkap mahasiswa di Medan itu, karena pencabulan itu sudah dilaporkan nenek Bunga sejak 3 bulan lalu, tepatnya, 26 Pebruari. ‘’Apabila seorang berbuat cabul ataupun perkosaan dengan kekerasan terhadap anak dibawah umur, pelaku akan dikenakan sanksi pidana dengan ancaman minimal (3) tahun penjara, sesuai Undang-Undang Nomor (23) Tahun 2002, tentang perlindungan anak,’’tegas Ernis menyesalkan sikap pelaku selaku mahasiswa yang seharusnya memberi bimbingan kepada anak sekolah malah menggarap masa depannya. (joko)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: