“Tragedi Ega” Kelalaian Muspika


sumber : Harian Global

Written by M Arfan Lubis
Tuesday, 11 May 2010 07:40

Kasus penyiksaan berkepanjangan yang dilakukan oleh Edy Syahputra (42) terhadap putrinya Ega Priliya, bocah yang baru berusia 8 tahun mendapat simpati sekaligus kecaman dari berbagai kalangan.

Kecaman tak hanya diarahkan pada Edy Syahputra selaku pelaku, tapi juga Muspika Tanjung Pura yang dinilai “lalai” bahkan tidak memiliki empati dan solidaritas sosial. Sebab sampai 2 hari sejak terungkapnya tragedi yang dialami Ega, Camat Tanjung Pura tidak ada melihat Ega walau hanya sekedar memperlihatkan rasa simpati mereka.

“Kita tidak bisa melihat kasus yang dialami Ega hanya dari aspek hukum, sebab faktor kemiskinan kerap menjadi salah satu faktor pemicu terjadinya tragedi seperti yang dialami oleh Ega Priliya,” kata Togar Lubis, Koordinator Kelompok Study dan Edukasi Masyarakat Marginal (K-SEMAR) Sumut wartawan via seluler, Minggu (9/5) di Stabat.

Dari tatanan struktur pemerintahan, Togar menilai bahwa kasus penganiayaan Ega yang berlangsung selama 4 tahun menunjukkan bahwa aparatur pemerintah di Kecamatan Tanjung Pura dari mulai tingkat Kepala Lingkungan sampai di Kecamatan masih menganut pola pikir ABS (Asal Bapak Senang).

“Beranjak dari kasus Ega yang begitu multi kompleks, sudah saatnya Pemkab Langkat mencari formula baru yang lebih memokuskan peningkatan ekonomi masyarakat miskin agar kasus-kasus seperti Ega tidak terulang kembali. Lebih baik anggaran berbagai kegiatan seremonial yang dialokasikan di APBD dipangkas dan dimanfaatkan untuk membina dan membantu modal usaha peningkatan ekonomi masyarakat miskin” ujar Togar.

Dari aspek hukum, aktivis yang juga merupakan Koordinator Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Langkat ini juga menyesalkan “kakunya” penyidik Polsek Tanjung Pura melihat kasus yang dialami Ega.

“Seharusnya ketika Polsek Tanjung Pura telah menerima laporan pengaduan atau mengetahui terjadinya penganiayaan tersebut, mereka wajib segera melakukan penyelidikan termasuk mengamankan pelaku untuk selanjutnya dilakukan penyidikan” terang Togar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: