Seputar Bocah Penderita Gizi Buruk asal Desa Jaring Halus Langkat, Zefri Dapat Bantuan dari TKW di RRC


Sumber : Pos Metro Medan

Senin, 31 Mei 2010

Koordinator K-SEMAR, Togar Lubis didampingi Kades Jaring Halus M. Salim, Sabtu 29 Mei 2010 saat menyerahkan bantuan yang bersumber dari seorang TKW di RRC kepada keluarga Zefri

LANGKAT-Penghasilannya memang tidak sebanyak konglomerat dan para koruptor yang bebas tersenyum di negeri ini. Tapi, kepedulian dan jiwa sosialnya tidak perlu diragukan lagi. Siti Ainur Rohmah, namanya. Saat ini, wanita asal Pulau Jawa itu bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Republik Rakyat Cina (RRC).

Meski berada di luar negeri, ternyata wanita ini tetap peduli dengan penderitaan anak-anak di Indonesia. Itu dibuktikannya dengan mengirimkan bantuan kepada bocah pengidap gizi buruk asal Dusun IV, Desa Jaring Halus, Kec. Secanggang, Langkat. Zefri (13), nama bocah malang tersebut.

Pertama kali melihat pemberitaan tentang Zefri melalui dunia maya (internet), wanita ini langsung terenyuh dan berniat berbagi kebahagiaan. Hanya saja, dirinya terkendala dengan kewajibannya sebagai TKW. Walau begitu, wanita ini tidak lantas patah arang. Untuk menjalankan niat mulianya, beliau berupaya meluangkan waktu mencari tahu bagaimana cara menyampaikan keinginannya tersebut.

Begitulah, setelah berupaya maksimal, dia akhirnya mendapat informasi tentang keberadaan Kelompok Study dan Edukasi Masyarakat Marginal (K-SEMAR) Sumut. Tidak banyak memang yang diberikannya, tapi niat dan ketulusannya menjadikan nominal yang diberikannya seolah tidak ternilai.

Singkat cerita, Sabtu (29/5) siang lalu, bantuan dengan total Rp1 juta dari Siti diberikan langsung oleh Koordinator K-SEMAR Sumut, Togar Lubis didampingin beberapa anggotanya.

Siang itu, bantuan yang diberikan tidak sepenuhnya uang. Setengah uang bantuan tersebut sebelumnya dibelanjakan untuk membeli makanan dan minuman serta obat-obatan yang mengandung protein dan gizi tinggi berupa 20 kaleng susu, 1 kotak besar susu Milo, Roti sari gandum dan susu, Kacang Ijo, Gula putih dan Gula Merah untuk bubur, Vitamin Scoots Emulsion dll bernilai nominal Rp500 ribu.

Ketika menyerahkan bantuan, tidak lupa Togar Lubis memberitahu orang tua Zefri, perihal asal muasal bantuan tersebut. Penyerahan bantuan juga disaksikan Kepala Desa Jaring Halus, Salim.

Seperti diberitakan sebelumnya, Zefri merupakan anak kedua dari 4 bersaudara pasangan Anisah (30) dan Zulkifli (34). Sejak 6 tahun terakhir Zefri kekurangan gizi. Untuk sampai ke tempat tinggal Zepri harus menempuh perjalanan lewat laut dengan menumpang boat di penyeberangan Batang Buluh, Desa Tanjung Ibus, Secanggang. Sekitar 48 menit terapung-apung di atas air, sampailah di Desa Jaring Halus yang mayoritas penduduknya adalah nelayan.

Pada POSMETRO MEDAN, Anisah menyebutkan, paska pemberitaan beberapa waktu lalu, pemerintah setempat memang langsung memberikan perhatian, sekaligus memberikan saran agar membawa Zedri ke Puskesmas.

Hanya saja, dia dan suaminya tetap merasa terbebani. Pasalnya, mereka harus mengeluarkan biaya sedikitnya Rp10 ribu tiap kali ke Puskesmas. Belum lagi, pihak Puskesmas menyarankan agar membeli resep ke apotik. “Kami nggak ngerti cara membeli resep,” ketusnya singkat. (darwis)

5 Tanggapan

  1. kasian kali tu para bocah ko bsa kayak gitu….
    siapa yg salah orang tua apa amak????

    itu faktor kemiskinan apa orang tua yg malaz..????

  2. saya malu sbg wni….
    knp orang kayk gni ga pernah d tanggapai…
    dmn mata pemerintah….

  3. Oji!!klo lu rs mlu bntulah sdrd kt.

  4. saya memang sudah pernah ksna…
    tapi saya tidak melihat kalau di sana itu banyak terdapat anak” yg kurang giji…

    tips saya mereka itu harus berdiri sendiri..
    dan mereka harus bisa membuat tempat mereka itu sebagai tempat pariwisata….
    kalau memang mau ikuti tips saya …?
    mudah-mudahan pasti desa mereka tidak akn seperti ini lagiii…^_^

  5. saya setuju.. dan saya sebagai penduduk desa jaring halus saya berjanji suatu saat nanti saya akan membangun desa jaring halus.. agar menjadi desa yang maju.. yang tidak kalah dengan desa lain.. amiiinnn…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: